http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/06/07/12051132/china.bantu.buka.pasar.bagi.pebisnis.indonesia
China Bantu Buka Pasar bagi Pebisnis Indonesia
Minggu, 7 Juni 2009 | 12:05 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Delegasi Sekretariat China ASEAN Expo (CAEXPO) akan
menggelar serangkaian seminar di Indonesia, pada 7-12 Juni guna
menyosialisasikan pameran dagang dan industri yang dikelolanya di kota Nanning,
China, kepada perusahaan Indonesia.
Dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (7/6), CAEXPO mengemukakan, program
promosi atas kerja sama antara Seketariat CAEXPO dan Badan Pengembangan Ekspor
Nasional (BPEN) tersebut akan diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta pada
9 Juni, Hotel JW Marriot pada 10 Juni, dan Hotel Bali pada 11 Juni.
Promosi ditujukan kepada perhimpunan, asosiasi industri atau perdagangan,
pengusaha maupun kalangan masyarakat yang berminat untuk mengikuti pameran
industri dan perdagangan keenam yang diselenggarakan CAEXPO di kota Nanning
tahun ini (tanggal belum ditetapkan).
Dalam acara road show tersebut, kepada para calon peserta akan diperkenalkan
konsep penyelenggaraan CAEXPO ke-6, termasuk informasi pameran, fasilitas
promosi, forum dan pelayanan serta kiat peserta pameran untuk mengatasi krisis
keuangan global yang terjadi saat ini.
Berkat promosi serupa yang dilakukan Sekretariat CAEXPO untuk mempromosikan
Pameran Dagang dan Industri kelima tahun lalu (CAEXPO ke-5) di Kota Jakarta,
Surabaya, Bandung, dan Pontianak, 40 dari 300 perusahaan Indonesia yang
mengikuti promosi ambil bagian dalam acara tersebut.
Arena promosi perdagangan dan industri China-ASEAN yang diselenggarakan CAEXPO
di kota Nanning setiap tahun merupakan salah satu dari empat pameran yang
mendapat prioritas tertinggi dari Pemerintah China dan dinilai sebagai dasar
penting bagi upaya untuk memajukan kerja sama perekonomian antara China dan
negara-negara ASEAN termasuk Indonesia..
Indonesia telah mengikuti CAEXPO sejak pertama kali pameran dagang dan industri
ini diselenggarakan (sejak 2004) dan sudah ketiga kalinya menggunakan paviliun
(anjungan) tersendiri yang dapat memuat 122 stan berstandar internasional.
Ekspor Indonesia ke China antara lain berupa produk pertanian, makanan,
kerajinan tangan, dan sumber daya pertambangan terus meningkat, dan menurut
catatan, pada 2008 berhasil menggaet devisa sekitar 134,9 juta dollar AS,
antara lain berkat keikutsertaan perusahaan Indonesia dalam pameran tahunan
CAEXPO.
EDJ
Sumber : Ant
[Non-text portions of this message have been removed]