jika ini masalah ketidakjelasan perbatasan kenapa Marzuki Alie tidak mendukung 
hak interpelasi, dan tidak menuntut pemerintah untuk segera menyelesaikannya?
jangan-jangan ketua DPR menganggap masalah ini tidak penting.


--- Pada Jum, 27/8/10, Satrio Arismunandar <[email protected]> 
menulis:

Dari: Satrio Arismunandar <[email protected]>
Judul: [ppiindia] Marzuki Alie Dukung Kecaman Malaysia pada Pers Indonesia
Kepada: "news Trans TV" <[email protected]>, "kampus tiga" 
<[email protected]>, [email protected], "ex menwa UI 2" 
<[email protected]>, "HMI Kahmi Pro Network" 
<[email protected]>, "jurnalisme" <[email protected]>, 
"sastra pembebasan" <[email protected]>, "Pers Indonesia" 
<[email protected]>, "ppiindia" <[email protected]>, 
"nasional list" <[email protected]>, "technomedia" 
<[email protected]>
Tanggal: Jumat, 27 Agustus, 2010, 3:44 AM







 



  


    
      
      
      

                                

                        

                

                                

                    

                                     Marzuki Alie Dukung Kecaman Malaysia pada 
Pers Indonesia                           

                                Jumat,  27 Agustus 2010 16:16 WIB               
                

                                                                        

                                

                                

                        

                                

                                

                                        

                                                                167 
Dibaca  |  5 Komentar 

                                

                                

                                        

                                

                                

                        

                    

                                        

                                        

                    

                                        

                                        

                        

                      

                                                 RUMGAPRES/Abror/ip

                                        

                                         

                    

                                        

                                     JAKARTA--MI:

Ketua DPR Marzuki Alie mendukung kecaman Malaysia kepada pers Indonesia

yang dinilai memprovokasi keadaan sehingga konflik memanas antara

Indonesia dan Malaysia. 



Menurut dia, pers Indonesia hanya tertarik membuat berita yang menciptakan 
konflik satu sama lain.



"Dia hanya menyampaikan kebebasan pers yang cenderung memprovokasi.

Kita tahu lagi kalau pers lebih suka dengan berita yang bisa memancing

konflik satu sama lain," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat

(27/8).



Ia mengeluhkan pers tidak pernah memberitakan hal penting di DPR.

Ia meminta agar pers mengkoreksi diri dengan pernyataan Malaysia

tersebut.



"Kita tahu lagi bagaiman itu. Kita harus menyadari sendiri. Berita

di DPR saja yang penting-penting tidak diberitakan," cetusnya.



Ia sendiri menyangsikan Malaysia akan mau meminta maaf atas

tindakannya yang mengintersepsi aparat KKP yang sedang bertugas di

perairan Indonesia. Menurut dia, hal itu diakibatkan batas wilayah yang

belum jelas hingga sekarang. 



Ia sendiri cenderung tidak mendukung wacana interpelasi yang

digulirkan oleh sebagian anggota dewan karena dinilai tidak

mencerminkan keputusan DPR sebagai institusi. Ia hanya menunggu

realisasi dari wacana tersebut.



"Ini kan ketidakjelasan masalah perbatasan. Selesaikan dulu masalah

perbatasan. Kalau masalah perbatasan tidak jelas apa dia mau minta

maaf," sahutnya pesimistis. (Din/OL-3)

                



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  







[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke