kakak-kakak,
selama saya kecimpung di pramuka, saya sering melihat begitu banyak seorang 
pembina gudep adalah guru sekolah tempat gudep berada. seorang mabigus otomatis 
seorang kepsek. proses pemilihannya pun kadang tidak melalui mugus. menurut 
saya, udh melenceng jauh dr AD/ART atw udh ad perubahan atw AD/ART fleksibel 
sifatnya. maaf, saya bukan mau memancing debat kusir kepanjangan, bukan pula 
obsesi terselubung jadi pembina gudep. hanya mo tanya, emang harus gitu ya, 
mabigus = kepsek, bigus = guru? ini sepertinya berlangsung udh lama, jd kalo 
boleh tahu apakah ada asal-muasal kejadian sehingga hal ini terjadi. sapa tau 
ada peraturan yg melandasi hal itu. 
terima kasih ats pnjlasannya.

best regard,
megi p




      
________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke