Saya akan menanggapi permasalahan yang anda tanyakan

Makaliwee wrote:
>
> Yth, rekan-rekan semua...
>
> Kantor saya sudah mencoba beberapa mesin absensi
> dengan metoda finger scan. Ada yang bagus (kriteria:
> pelacakan cepat, hanya perlu finger scan tanpa input
> ID karyawan) namun butuh maintenance per 3 bulan
> karena papan lacaknya (tempat jari ditempel, sekitar
> 2x1 cm) mudah rusak/buram sehingga tidak berfungsi.
> Setiap kali maintenance kira-kira Rp 300 ribu,
> sehingga kurang-lebih Rp 100rb/bulan per satu mesin.
>
Kenapa ada maintanance per 3 bulan sekali, kalo saya berpendapat itu 
akal2 vendor agar kelangsungan hidup vendor terebut perusahaan anda yang 
biayai
nggak munafik saya juga akan berfikiran seperti itu jika saya menjadi 
vendornya.

> Kelihatannya mesin absensi (saat ini) tidak optimal
> (dari segi finansial berbanding jumlah karyawan). Jika
> untuk pemakaian absen karyawan kantoran di bawah 100
> orang rasanya masih layak. Namun untuk absen karyawan
> pabrik yang jumlahnya ribuan? Pasti kita membutuhkan
> banyak mesin sehingga antrian absen tidak terlalu
> panjang, sehingga karyawan yang datang nyaris
> terlambat, tidak menjadi terlambat karena antrian.
>
Memang butuh beberapa Finggerscan jika ingin diterapkan ke banyak 
karyawan. logikanya :
jika proses FS berjalan rata2 10 detik coba aja 60 detik (1 menit) 
dibagi 10 detik = 6 karyawan
asusmsi 5 detik untuk ketik IDnya 5 detik untuk FSnya
jadi kalo 6 orang karyawan untuk absen butuh waktu 1 menit jadi kalo 
diasusmsikan jam absen sbelum jam masuk kantor tiba kira2 30 sebelum jam 
masuk kantor
atau 20 menit waktu yang dibutukan karyawan untuk absen jadi bisa 6x20 = 
120 orang karyawan pada satu mesin FS

jadi kalo ada 1500 orang kita butuh mesin absensi 1500/120 = 12,5 atau 
13 mesin absensi

bayangkan jika hal ini terjadi  jika 1 absensi harganya 5.000.000 x 13 = 
65.000.000 untuk investasi FS

> Saya berencana membuat sendiri mesin absen untuk
> pabrik yang hanya terdiri dari scanner TANPA tombol
> input ID. Scanner-scanner ini akan saya sambungkan ke
> komputer yang bertindak sebagai server (database dan
> aplikasi).  Namun ada beberapa hal yang belum saya
> ketahui, sekiranya rekan-rekan (please) dapat
> memberikan pencerahan kepada saya:
Sekarang solusinya bagai mana ?
jika ingin tetap menggunakan FS system solusinya ialah mengurangi waktu 
proses FS

ada 2 pilihan penyelesaiannya

1. proses FS tidak menggunakan ID untuk absensinya (direct Database)
    kelebihan :
    proses ini akan menghilangkan waktu pengimputan ID pada proses FS
    kekurangan :
    proses ini akan banyak menimbulkan masalah jari yang menurut kita 
identik tidak sama pada setiap orang ternyata pada proses FS kemungkinan 
tertukar dengan orang lain sangat besar 
    proses scanner FS lebih lama dari pada menggunakan ID karena dia 
akan looping ke database untuk mencari data yang sesuai.
    Logika :
    Pengurangan waktu 5 detik
    rata2 proses scanning FS berambah 3 (kira2) detik jadi 5+3 = 8 detik 
untuk proses Scanning FS
    jadi 60 detik / 8 detik = 7.5 atau 8 orang karyawan per menit jadi 
kalau 20 menit = 8x20 = 160 orang
    jadi 1500/160 orang = 9,3 atau hanya butuh 9 mesin Absensi
    jadi biaya yang dibituhkan 9 x 5000000 = 45.000.000

2. proses FS mengunakan ID namun proses pengetkan diganti dengan Barcode 
(Combination FS & Barcode)
    Kelebihan :
    proses in akan mengurangi waktu penginputan ID pada proses FS
    setiap karyawan mempunyak Kartu identitas sersendiri (atau dapat 
digabungkan dengan katu karyawan)
    kekurangan
    Infestasi tambahan untuk setiap mesin FS yaitu mesin Slot barcode 
(harga estimasi Rp. 1.000.000)
   
    Logika :
    Proses FS memakan waktu 5 detik dan proses barcode kira2 2 detik 
jadi rata2 proses FS 5+2 = 7
    jadi 60 detik / 7= 8,5 atau 9 orang/menit  jadi kalau 20 menit  9x20 
= 180 orang 
    jadi 1500/180 = 8,3 atau butuh 8 mesin absensi
    jadi biaya yang dibutuhkan 8 x 5000000 = 40.000.000 + 8 x 1000000 = 
48 juta

Dari logika2 diatas saya belum melakukan survai langsung yang saya 
pernah coba dari kedua solusi tersebut dikantor saya
yang lebih optmal yaitu dengan menggukankan pilihan ke dua karena 
ternyata waktu proses FS lebih cepat dengan penggunaan FS sebanyak 6 
buah yang aktiv dari (9 yang saya sediakan)  dengan karyawan sekarang 
membengkak hingga 2000 karyawan

dan maintenance alat saya selama ini hanya mengganti 2 FS (yang rusak) 
itupun karena disebabkan faktor manusia yang 1 ketumpahan air dan yang 
satu pecah karena ada karyawan iseng yang menggetok dengan palu
kantor saya sudah pakai sejak tahun 2003 (sejak masih UareU yang 
Vertical  sampai yang  UareU 4000B) namun semuanya sudah diganti dengan 
yang terbaru yaitu UareU 4000B
dan masalah maintanance sekarang tinggak kita yang bisa menjaganya 
dengan baik dan dapat dilakukan sendiri juka lensa kotor hanya tinggal 
melekatkan isolasi ke lensanya, hanya itu maintenancenya
yang sulit malah maintenanace PC untuk medianya.

namun memang erlu pengembangan disisi applikasi nya karena memang saya 
develop sendiri applkasinya

Pengalam saya banyak waktu proses terbuang di sisi karyawan seperti :

1. karyawan lupa akan IDnya
2. waktu mengetik kadang terburuburu jadi salah ketik
3. waktu melakukan slot barkode kada2 ada karyawan yang susah memasukan 
kartu ke slotnya
4. waktu proses scanning FS kadang2 ada jari yang kering atau kotor
5. Dll... masih banyak lagi human errornya .

nah sekarang gimana kita meminimalkan human error tersebut


Kesimpulan :

tindakan yang diambil dalam optimalisasi FS tidak berbeda jauh masing2 
ada kekurang dan kelebihan
sekarang tinggak diambil keputusan yang tepat untuk melaksanakan 
optimalisasi FS


> 1. Scanner finger itu apa? Seperti infrared device
> (biasa)?
kalau menurut saya ya scanner seperti biasa namun tergolong high speed 
scanner yang menyekan minyak2 dari jarikita yang tertempel di lensanya
dan menghasilkan gambar yang akan dicocokan ke database register
> 2. Algoritma penyandian dan pelacakan sidik jari.
>
tapi emang susah cari algoritmanya soalnya anda harus cari cara untuk 
membaca gambar (soalnya alat sensor Finggerscan sebenarnya bukan sensor 
tapi semacam High Speed scanner)
kemudian memisahkan antara warna gelap dan terang (blak an whit) 
kemudian cari garis2 yang dimaksudkan untuk di tandai dalam beberapa 
kode, nah sudah kita dapet kodenya maka jika ada gambar (image) fingger 
disamakan dengan kondisi titik2 yang kira2 mendekati kode tersebut.

Contoh:

sebuah image (kalo di finggerscan namanya template)
setelah di cari titik2nya terdapat hasil :

bentuk A (garis singgung) ada 19
bentuk B (Bentuk V) ada 5
bentuk C (bentuk Y) ada 12
bentuk D (bentuk lain) ada 14

anggap saja kodenya A19B5C12D14

nah ketika jari anda di letakkan ke sensor maka
sensor akan langsung menghitng titik2 yang ada dijari
maka hasillnya :

bentuk A (garis singgung) ada 17
bentuk B (Bentuk V) ada 8
bentuk C (bentuk Y) ada 13
bentuk D (bentuk lain) ada 10

maka terbentuk kode A17B8C13D10

nah jika dibandingkan jumlahnya kalo masih di atas 90% maka jari 
tersebut dianggap Valid
jika sebaliknya tidak (ini tergantung dari kitanya mau menentukannya 
berapa persen dia valid)

Nah kira2 gitu deh alogaritmanya
untuk teknisnya kira2 butuh lebih dari 20 lembar A4 untuk jelasiinya 
pake VB 6.0
dam emang butuh banyak OCX dan DLL yang dipakai
> Terima kasih banyak.
>
> Regards,
> Makaliwee
>
>
Semoga membantu..... mencerhkan anda..





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Most low income households are not online. Help bridge the digital divide today!
http://us.click.yahoo.com/I258zB/QnQLAA/TtwFAA/k7folB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Untuk keluar dari millis ini, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Programmer-VB/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke