lagian banyak kok orang2 opensource di indonesia... cuman biasanya, yang bener2 opensource orangnya jadi sibuk ngoprek komputer sendiri, jadi nggak keliatan di permukaan hehe
kok enak mau nggaji murah..
kasian kan programmer2...
udah mikir capek2 [defensive mode On] haha...
emang kan kalo mau punya programmer hebat harus seimbang sama uang yang dikeluarkan... masa barang mahal dihargain murah... kasian kannnn....
johan max <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kelemahan utama sw open source <swos> (well sepanjang
saya tahu sich) adalah :
1. sulitnya mencari lembaga sertifikasi.
Hal ini berakibat untuk mengetahui apakah seseorang
"bisa" suatu swos hanya bisa dilakukan dengan 2 hal
yaitu percaya gitu aja atau test secara manual. kalo
di test secara manual itu berarti :
a. biaya ditanggung oleh perusahaan perekrut
b. bagaimana dengan kualitas test
- kedalaman test
- umur dari test (bahan untuk katakanlah win 3.1
nggak layak untuk mengetes win2k)
- kriteria si pelamar layak
c. siapa yang harus mengetest (pegawai mana yang harus
mengetes)
2. Kesiapan pasar tenaga kerja.
Mau pake SWOS itu berarti ada 2 kemungkinan yaitu
a. mencari tenaga kerja yang bisa SWOS
b. melatih tenaga kerja agar bisa SWOS
Mencari tenaga kerja bisa SWOS :
banyak nggak tenaga kerja yang bisa SWOS ?
Jika tidak banyak berarti persaingan ketat bo. Artinya
saya harus nawarin gaji lebih agar orang yang bisa
SWOS datang ke perusahaan saya. Atau saya harus
menyewa perusahaan head hunter yang bagus. Ini juga
duit. Alternatif lain saya nunggu sampai ada yang bisa
SWOS dan mau digaji murah. Tapi itu bisa berarti
pangsa pasar saya dimakan sama orang (pesaing saya
tidak nggangur dan nunggu saya kan).
tambahan lagi orang yang punya kemampuan biasanya kutu
loncat (di indonesia loh).
Melatih tenaga kerja :
Ini jelas duit (waktu latihnya kan pelatih harus
digaji). Lalu apa langsung bisa optimum. Ketika orang
tidak terbiasa maka kinerjanya rendah (dia mesti
beljar). Kinerja rendah katakanlah 80% sementara
dibayar tetap 100%. Rugilah.
Mending kalo loyal kalo nggak loyal kumaha,
Tiap kali merekrut baru kan harus ngelatih (boros bo)
3. Open source mewajibkan secara implisit orang yang
mau belajar terus menerus. Ini bukan budaya kita.
--- irwan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ikutan rebukan,
> Sebagai pengguna mikocok maupun open source,
> pertimbangan saya yang lebih utama dalam memilih
> adalah "solusi yang di berikan".
> Bila penggunaan open source lebih baik, mengapa
> tidak kita gunakan open source, atau sebaliknya.
> Atau di lain kasus bila cara campur-aduk lebih
> bagus...kenapa engga pakai "es campur"
> saja....mikocok + escampur hemmm segerrrr?
> (database di open source; middle dan frontend pake
> mikocok)
> Sekali lagi, berikan solusi terbaik untuk end-user.
> salam.
Bukan ke end user. Ke perusahaan.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Yahoo! Mail
Bring photos to life! New PhotoMail makes sharing a breeze.
Wahana Programmer Groups Links
<*> Untuk mengunjungi sponsor milis ini, klik link berikut:
http://wahanaprogrammer.net
<*> Untuk menghubungi owner milis ini, kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Konsultasi pemrogramman bisa chat disini:
Yahoo! Messenger: wahanaprogrammer
SPONSORED LINKS
| Programmer | Indonesia | Basic programming language |
| Computer programming languages | Programming languages | Java programming language |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Programmer-VB" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
