Ya saya sebagai anggota milis sangat berterima kasih atas infonya meski bukan masalah vb. toh saya ga merasa terganggu dengan berita ini. itung2 jadi tahu. yang penting kita tetep fokus d vb.Asal jgn sampai menggeser topic aja.itung2 intermezo.dan yang penting pesan ini bukan untuk keperluan pribadi.
--- In [email protected], "Toni Rahayu" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Ok, mas liung > Saya seorang programmer, saya mengikuti milis yang hanya membahas VB saja(tidak > milis lain), saya makan, minum, beli baju dari VB, tapi saya saya sangat > berterimakasih atas orang yang mau memberikan informasi ini, untuk kebaikan dan > kehati-hatian supaya kita tidak mengalami hal yang sama, saya anggap ini hanya > sedikit interaksi sosial dari komunitas program indonesia diluar bahasan poko > yaitu visual basic. > Saya kepikiran untuk merespon topik ini lewat japri, cuma saya gak tau mana > orang yang respek mana yang gak peduli mengenai topik ini, jadi saya coba > posting ke milis. > Saya tidak bermaksud menyerang mas liung, saya bahkan salut dan respek sama mas > liung atas dedikasi total terhadap VB. jadi saya berharap jangan diperpanjang > lagi masalah ini. > Salam buat semua programmer di milis ini, special thanks buat mas liung. > > Rgds > > > > > Liung Hartono <[EMAIL PROTECTED]> on 03/26/2007 02:26:35 AM > > Please respond to [email protected] > > To: [email protected] > cc: (bcc: Toni Rahayu/IT/domino_srv) > > Subject: Re: [Programmer-VB] Re: HATI - HATI ! Penipuan Kartu Kredit > > > > Terus, apa hubungannya sama VB ? > Please, sharing itu bagus, tapi tolong di tempat yang sesuai. Ini milis untuk > sharing soal > programming (VB). > Kalo mau sharing soal begini2an, mendingan kirim langsung ke orang2 yg anda > kenal, jangan via milis. > > Liung's > > Toni Rahayu wrote: > > > > > > > > > > Nambahin komentar nich, buat kepentingan bersama. > > Kasus ini pernah menimpa temen saya malaupun tidak 100% sama, besar kerugian > > uang sebesar Rp. 1.750.000,-, cara normatif dengan menyeret penerbit kartu > > kredit ke pengadilan akan sia-sia, begitu juga lapor ke YLKI hanya cape dan > > buang-buang waktu saja, cara yang paling efektif dan murah meriah adalah > > jangan > > bayar tagihan itu sebelum pihak bank menghapus atas tagihan uang itu, memang > > awalnya debt colector-lah yang terus melakukan teror lewat telepon, jelaskan > > kondisi yang sebenarnya kemudian tutup telepon jangan berdebat dengan > > mereka, > > biarkan mereka cape menghubungi kita, kalo mereka datang kerumah laporkan ke > > RT/RW, mereka biasa langsung kabur kalo kita libatkan orang ketiga. Akhir > > cerita, masalah ini menguap begitu saja, padahal temen saya masih punya > > tagihan > > diluar tagihan itu sebesar Rp 2.000.000,- yang juga turut menguap begitu > > saja, > > di luar pro kontra apa yang dilakukan temen saya, ada satu hal yang didapat, > > temen saya telah memberikan satu pesan kepada pihak bank, bahwa nasabah > > bukanlah > > suatu objek yang bisa diperlakukan sewenang-wenang. > > > > Rgds > > > > rifki harahap <[EMAIL PROTECTED] > > <mailto:vj_hacker_boy%40yahoo.com>> on 03/25/2007 03:00:30 PM > > > > Please respond to [email protected] > > <mailto:Programmer-VB%40yahoogroups.com> > > > > To: [email protected] <mailto:Programmer-VB%40yahoogroups.com> > > cc: (bcc: Toni Rahayu/IT/domino_srv) > > > > Subject: [Programmer-VB] Re: HATI - HATI ! Penipuan Kartu Kredit > > > > dunia perbankan indonesia memang tidak aman,bukan berati di hack tapi memang > > orang dalamnya sendiri yang membuka indentitas anda-anda semua, kalo teman2 > > tidak percaya silahkan tanya kepada agent2 asuransi yang berasal dari > > non bank > > dan para2 agent kartu kredit mereka semua memang memegang nama lengkap > > nasabah > > bank, alamat lengkap, no telp, dan jumlah total nilai uang anda > > > > jadi secanggih apapun alat atau software yang dibuat data2 tersebut akan > > tetap > > keluar ke publik tanpa anda ketahui > > > > tentang peneipuan kartu kredit yang dialami oleh sobat kita ini saran saya > > sebaiknya jangan memberikan identitas apapun kepada perusahaan manapun tanpa > > anda datang ketempat atau kantor tersebut > > > > segera ganti kartu mas dengan kartu dan no yang baru, dan seret penerbit > > kartu > > kredit tersebut ke mejahijau dan laporkan kepad YLKI , tapi jangan berharap > > banyak kepada perlindungan konsumen indonesia > > > > kalo mas tidak punya jabatan penting yang akan menyita perhatian publik yang > > terjadi hanya gigit jari, atau cara lainkumpulkan orang2 yang senasib > > sebanyak2nya maka mas akan terperhatikan dan mungkin akan mendapatkan uang > > diluar harapan mas yang diberikan oleh penerbit karu kredit tersebut sebagai > > uang tutup mulut > > > > hal tersebut juga pernah terjadi oleh saya > > > > mas saya cuma mau mengatakan "WELCOME TO THE REAL INDONESIA" > > > > > > > > > > > > > > > Toni Rahayu > PT. Omedata Electronics > IT Department > Hunting : (62-22) 6030805 Ext 121 > Faxs : (62-22) 6030896 > Homepage : http://toni.rahayu.tripod.com >
