Coba membantu.... Buat tabel seperti berikut :
Master Barang - Kode Barang - Nama Barang - Hpp - Satuan Terkecil (Satuan untuk stok, sebenarnya boleh ngak disimpan krn bisa diambil di tabel Satuan Barang dgn nomor urut 1, tapi kalau sering di akses, disimpan saja biar cepat) Master Satuan - Kode Satuan - Nama Satuan Satuan Barang - Kode Barang (PK) - Kode Satuan (PK) - Kode Satuan Konversi - Nilai Konversi - Nomor Urut (Untuk bantu agar cepat cari susunanya, user di minta isi sesuai urutan dari paling kecil sampai paling besar atau boleh dibalik) - Harga Jual Contoh : Rokok Barang Bungkus 12 1 Rp Rokok Bungkus Slop 10 2 Rp Rokok Slop Karton 24 3 Rp Rokok Karton (empty) 1 4 Rp Sugianto wrote: > > Kepada para pakar perancang database yang terhormat, mohon bantuannya > nih. > > Saya lagi merancang suatu database untuk pembelian, penjualan dan > inventory. > > Kira2 gambarannya sebagai berikut : > > Misalnya contoh rokok yang satuannya terdiri dari slop, bungkus dan > batang. > > 1 slop rokok terdiri 10 bungkus, dan 1 bungkus rokok terdiri dari 12 > batang. > > > > Pertanyaan saya adalah : > > > > 1. Pada saat pembelian satuannya adalah slop. > > 2. Pada saat penjualan bisa terdiri dari slop, bungkus dan batang > dengan harganya masing2. > > 3. Bagaimana merancang databasenya yang benar dan tepat untuk > kebutuhan saya ini sehingga pada akhir dari transaksi baik dari > pembelian maupun penjualan bisa mengetahui sisa stock baik dari satuan > slop, bungkus maupun batang. >
