Nah itu die...kenapa GUSDUR tidak membawa POLISI dan melaporkan polisi...
kenapa...?  karean pahalawan kesiangan.....

Saya denger ada problem kesulitan itu,  tapi saya tidak check.. tapi yang
jelas bagi saya silahakn bawa maslah itu ke (PTUN kali?)  buat ngaduin
PEMKOT, bukannya malah mengkristenkan orang.. anda baca tulisan Saudara
YEsaya hari ini kristenisasi di Indramyu...
Saya masih banyak lagi..di Garut, tukang becak juga diperlakuan sama agar
memperoleh  pengobatan gratis oleh rumah sakit bethesda... disana... disitu
sama pernha berdialog langsung dengan objek.. makanya saya tahu...

yang jelas bagi saya hukum harus dijunjung tinggi. tidak ada
tapi-tapian..siapa melanggar wajib dilaporkan dan dihukum .... tidk peduli
apa statusnya ... yang melanggar mesti dihukum.....

OK...?





"croissantpolos" <[EMAIL PROTECTED]> on 11/03/2004 07:55:10 AM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:    [EMAIL PROTECTED]
cc:

Subject:    [proletar] Re: Hasil bertapa #1 : SEDIH




Anda ini memang tidak mau melihat kenyataan, adanya kekerasan yg
dilakukan FPI.

Apa gunanya Banser di muktamar dan istighotsah? Apa gunanya hansip
dan satpam? Untuk menjaga keamanan dong, bukan untuk menyerang FPI.
Look, jika ada muslim, yg melihat orang lain dizolimi, lalu datang
membantu, selama tidak dengan kekerasan, adalah sangat baik. Betul ga
Cahyo?

Polisi berdiam diri, anda tidak percaya? Kalo saat kejadian kalah
jumlah, memang masuk akal. Tapi setelah penembokan 3 hari pun tidak
ada action sama sekali. Ketika Gus Dur datang, tembok itu baru
dirobohkan aparat.

Tindakan anti hukum apa yg dilakukan orang katolik ciledug?
Mereka beribadah di dalam gereja 'ilegal'. Menuruti nasihat anda,
mereka sedang bersabar menanti lebih dari 12 tahun untuk beribadah di
gereja. Rasanya mereka harus lebih sabar.

--- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> Saya cuma mau komentarin Banser.. banser itu tidak ada dasar
hukumnya....
> itu fakta... Polisi berdiam diri... saya tidak percaya... mungkin
yang
> dimaksud polisi ketika terjadi pada puncak keributan (karena
barangkali
> kalah jumlah),
>
> Saya yakin bisa didatangkan polisi lebih banyak untuk penjagaan
selama masa
> kritis ini., bukankah banser diturunkan beberapa hari paska puncak
> keributan..?????  yang telah jelas dasar hukumnya  mengerahkan
POLISI
> daripada ngerahin banser yang tidak ada dasar hukumnya.... banser
itu cocok
> kalau dikerahin selama NU ber istighosah atau muktamar.....
>
> Harap anda bersikap adil... tidak ada tindakan yang anti-hukum bisa
> mendukung tegaknya hukum....
> isu yang lain mungkin terkover di postingan ttg lampiran...
>
> Salam......
>
>
>
>
>
> "croissantpolos" <[EMAIL PROTECTED]> on 10/29/2004 11:54:16 AM
>
> Please respond to [EMAIL PROTECTED]
>
> To:    [EMAIL PROTECTED]
> cc:
>
> Subject:    [proletar] Re: Hasil bertapa #1 : SEDIH
>
>
>
>
> --- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:
> >
> > Saudara Croissanpolos yang baik....
> > Justru ketika otot dikedepankan munculah kekerasan dan itu
kemudian
> > pahlawan kesiangan seperti Gusdur menjadi contoh yang tidak
> elegan... ini
> > negara hukum.. kenapa tidak patuhi hukum.. silahkan dia ajukan
> somasi ke
> > DPR atau adukan ke Polisi dan kerahkan aparat hukum untuk
melakukan
> > tugasnya ... itu lebih adil... lalu dengan cara ngerahkan banser
> itu apa
> > dasar hukumnya...? tidak ada khan..?! .
>
> Gus Dur itu tidak ujug2 mengerahkan banser. Dia datang mau bantu
> dialog. Bansernya ditugaskan untuk menjaga. Jadi sebenarnya
> sukarelawan satpam/hansip. Tidak ada kekerasan oleh Banser. Banser
> tidak menyerang siapa-siapa.
>
> Proses hukum sudah jalan, via pemda, Komnas Ham. Tentunya proses
> dialog antar masyarakat akar rumput jauh lebih penting daripada
> segalanya. Melepas benci dan sakit hati jauh lebih penting dari
> sekedar berhasil menghukum seseorang di pengadilan bukan?
>
>
>
> Katakanlah Sang Timur melanggar
> > hukum,  FPI  membalas tidak berdasarkan hukum, lalu dibalas dengan
> tindakan
> > anti hukum juga oleh Gusdur.....? lalu kapan akan berakhir
tindakan
> anti
> > hukum itu..??
> >
>
> Sang Timur memang melanggar hukum karena beribadah (bukan ber-
anarki).
> FPI jelas melanggar hukum dengan anarki.
> Gus Dur tidak melanggar hukum apapun, dan juga tidak ada anarki
> banser.
>
> Tindakan hukum sudah dilakukan namun belum membawa hasil. Belum ada
> action dari aparat.
>
>
> > Saya tidak ingin mulai start dari siapa yang salah karena saya
> tidak punya
> > legitimasi hukum disitu.. lalu saya hanya bisa menyarankan untuk
> memulai
> > dari diri sendiri mematuhi hukum dan bertindak sabar serta patuh
> hukum agar
> > tidak muncul kekerasan dan segala potensi anti hukum itu.... kalau
> untuk
> > mengukur skala aksi sehingga menimbulkan besaran reaksi.. tidak
ada
> skala
> > apapun. akhirnya saling klaim merasa diri paling dirugikan...
> padahal
> > mungkin kita yang ternyata bertindak lebih parah.... bukankah kita
> > dikaruniai telinga 2 dan mulut satu.. artinya kita haruslah lebih
> banyak
> > mendengar daripada berbicara.... lebih banyak menghitung diri.....
> >
>
> Anjuran untuk sabar adalah mulia.
> Saya rasa umat gereja di Sang Timur juga sedang bersabar karena
tidak
> bisa beribadah mingguan, sementara menunggu izin yang sudah 12 tahun
> tidak keluar itu.
>
> Mendengar adalah anjuran mulia juga. Jadi izinkanlah yayasan
> menyelesaikan soal jalan masuk. Izinkanlah mereka meyakinkan bahwa
> tidak ada kristenisasi disitu. Biarlah dicari dulu faktanya ada
> berapa orang muslim yg convert ke katolik disitu. Dan yg lebih
> penting, jika ada, apakah mereka 'dikristenisasi' (disupermisasi),
> seperti tuduhan yg diteriakkan.
>
>
> > "fakta2" yang saudara tuliskan ada mungkin benarnya mungkin juga
> fitnah...
> > saya sendiri masih bersikap hati2 menilai info yang masuk mengenai
> hal
> > ini...  katanya ada gereja dibakar ternyata tidak sama sekali..
> berikut
> > saya sampaikan 2 attachment opini lain dari penduduk setempat...
> ttg klaim
> > 9000 warga katholik itu juga sepertinya dikover oleh opini ini...
>
>
> Dari awal berita resmi bukanlah pembakaran gereja. Berita pembakaran
> gereja berasal dari koran republika. Kompas menyebutkan penyerbuan
di
> kala misa berlangsung, penghancuran papan nama, dan penembokan jalan
> masuk. Pihak sekolah telah mengakui cidera janji soal jalan masuk.
> Setelah itu sekolah sudah berjanji menyelesaikannya. Tapi yg
> diteriakkan bukanlah soal jalanan, tapi soal kristenisasi dan
> keberatan atas ibadah di gereja.
>
> Gereja katolik mempunyai policy jelas untuk pembangunan gereja.
Tidak
> bisa di ruko, harus ada jumlah umat minimal 2000 orang, dll. MOhon
> pertimbangkan dulu data yang anda terima dan bandingkan dengan
> kondisi umat gereja.
>
>  saya
> > sendiri tidak setuju dengan kekerasan dan tidak mau menilai siapa
> yang
> > salah, yang penting tiap diri menjaga agar tidak berbuat salah
> dengan
> > melanggar hukum, .... andaikan ada pihak melanggar hukum janganlah
> dibalas
> > dengan melanggar hukum itu saja, balaslah dengan prosedur hukum
yang
> > disepakati bersama... jika kenyamanan bersama memang
diiddamkan....
> >
>
> That's very good cahyo. Artinya anda bilang, jangan membalas
> kejahatan dengan kejahatan. Jangan tampar dibalas tampar.
> Tapi mohon anda pertimbangkan kembali, apakah menempatkan penjaga
> keamanan sipil artinya melanggar hukum? Apakah harus pasrah saja
jika
> diserbu lagi? (sementara polisi berdiam diri?)
>
> Bagaimana dengan hak azazi untuk bebas beribadah?
> Apakah diperbolehkan beribadah di suatu tempat, sementara menunggu
> izin gereja yg sudah 12 tahun tidak keluar? Apa usul anda?
>
>
> > Kalau berbicara ttg Islam, tentu saya membela Islam yang
menegakkan
> > keadilan.. kalau ada Islam tidak menegakkan keadilan maka tidak
> akan saya
> > bela....   Kalau ada orang Islam yang tidak menegakkan keadilan,
> maka orang
> > itu memang perlu diajrain ttg Islam yang menegakkan keadilan
> > sesungguhnya...
> >
> > Terima kasih Saudara Croissantpolos atas sarannya, saya memang tak
> > henti-hentinya bertapa...
> >
>
> Baiklah. Anda cukup bijak sehingga tidak mendukung FPI yang
> mengedepankan anarki. Sekarang waktunya mendukung keadilan.
> Jadi harus merenung dan bertapa lagi, keadilan islam atau keadilan
> universal yang harus anda bela.
>
>
>
>
> > (See attached file: SIARAN PERS Sang Timur.doc)(See attached file:
> 2 warga
> > setempat.doc)
> >
> >
> >
> >
> >
> > "croissantpolos" <[EMAIL PROTECTED]> on 10/27/2004 08:22:31 AM
> >
> > Please respond to [EMAIL PROTECTED]
> >
> > To:    [EMAIL PROTECTED]
> > cc:
> >
> > Subject:    [proletar] Re: Hasil bertapa #1 : SEDIH
> >
> >
> >
> >
> > --- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:
> >
> > > Yang di dunia nyata juga tidak kalah nyentriknya, penyalah-
gunaan
> > SKB,
> > > perijinan, lalu diperingatkan tapi tidak menggubris malah
> > seenaknya,  yang
> > > ngasih peringatan tidak sabaran dan tidak menempuh jalur hukum
> yang
> > > disepakati bersama , lalu adu otot, kemudian ngadu kemana2
sambil
> > memfitnah
> > > telah terjadi kebakaran,   kemudian muncul pahlawan kesiangan
> > dengan unjuk
> > > otot juga..... weleh...weleh... mau jadi apa kalau otot melulu
> yang
> > > diduluin.....
> > >
> >
> > Jadi musti jelas dulu apa itu SKB 3 menteri. Kenapa izin bangun
> > gereja butuh waktu sampai 20 tahun. Ada 9000 umat katolik disitu.
> > Adakah orang islam pernah mempertanyakan itu?
> >
> > Bagaimana caranya beribadah sebelum izin gereja itu keluar? Apakah
> > harus berkumpul di rumah2 orang (dan mengganggu tetangga)? Apakah
> > harus blokir jalanan? Sewa bioskop? Apa harus sembunyi2 ibadah di
> > gua2 dan kuburan?
> >
> > Bagaimana caranya orang islam di negeri barat beribadah jika
masjid
> > belum ada? Bukankah mereka juga menggunakan ruang serba guna?
> Namanya
> > serba guna, tentu harusnya berguna juga untuk ibadah. Orang
kristen
> > memang MELANGGAR HUKUM, dengan "seenaknya" saja BERIBADAH di ruang
> > serbaguna.
> >
> > Lalu, siapa yang kira2 memulai kekerasan, adu otot? Nyerbu SLB,
> maksa
> > biarawati tandatangan dengan paksa, ngancurin papan, nakut2in
murid
> > dan orang tua, terus masang tembok? Well, ternyata mereka
menamakan
> > diri Forum Pemuda Islam. Mereka adalah wajah seram ISLAM. Mereka
> juga
> > MELANGGAR HUKUM, dengan kekerasan.
> >
> > Siapa yang anda sebut pahlawan kesiangan itu? Dia datang tidak
untuk
> > adu otot. Dia menenangkan warga yg ketakutan. Dia menghampiri
masjid
> > di situ untuk berdialog dengan islam disitu. Simpatik dan damai
> > bukan? Karena tidak ada kesepakatan, sementara FPI tetap
mengancam,
> > Polisi diam saja, Gus Dur menawarkan keamanan via Banser. Gus Dur
> > tidak  mau kerukunan beragama rusak karena kekerasan yg dilakukan
> FPI.
> >
> > Bertapalah lagi, apakah anda akan berpihak pada "ISLAM" atau
> > pada "KEADILAN"? Sebab anda sudah selangkah lebih maju dari
lainnya.
> > Anda sudah paham, kekerasan akan melahirkan kekerasan baru. Jangan
> > berhenti Cahyo.
> >
> > Selamat bertapa lagi.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Post message: [EMAIL PROTECTED]
> > Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> > Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> > List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> > Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > __
> > This email has been scanned for Viruses and Spam.  For more
> information
> > please contact your local Information Security representative.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > __
> > IMPORTANT NOTICE:
> > This email may be confidential, may be legally privileged, and is
> for the intended recipient only.
> > Unauthorised access, disclosure, copying, distribution, or
reliance
> on any of it by anyone else is prohibited and may be a criminal
> offence.
> > Please delete if obtained in error and email confirmation to the
> sender.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> __
> This email has been scanned for Viruses and Spam.  For more
information
> please contact your local Information Security representative.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> __
> IMPORTANT NOTICE:
> This email may be confidential, may be legally privileged, and is
for the intended recipient only.
> Unauthorised access, disclosure, copying, distribution, or reliance
on any of it by anyone else is prohibited and may be a criminal
offence.
> Please delete if obtained in error and email confirmation to the
sender.






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links









__
This email has been scanned for Viruses and Spam.  For more information
please contact your local Information Security representative.









__
IMPORTANT NOTICE:
This email may be confidential, may be legally privileged, and is for the intended 
recipient only.
Unauthorised access, disclosure, copying, distribution, or reliance on any of it by 
anyone else is prohibited and may be a criminal offence.�
Please delete if obtained in error and email confirmation to the sender.


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke