Batagur, sebelumnya ucapkan mohon ma'af lahir bathin, minal aidin wal faidzin.
Sebenarnya ingin juga berbincang-bincang dengan teman-teman di milis ini, karena rasanya memang sudah lama kita tak bincang-bincang. Tetapi saat ini saya sedang sangat sibuk dengan pekerjaan di kantor, sehingga tak ada cukup waktu yang dapat saya sisihkan untuk diskusi kita. Saya selalu berupaya mengikuti prinsip; "hari ini harus lebih baik dari kemarin, esok harus lebih baik dari hari ini", tetapi anda, dan juga beberapa debaters di milis ini sepertinya punya prinsip: "hari ini harus lebih jahat dari hari kemarin, esok harus lebih jahat dari hari ini". Karena itu saya tidak lagi bisa menyisihkan waktu untuk meladeni orang-orang yang makin tolol dan makin bebal yang sepertinya sudah kerasukan setan-iblis. Tentang pertanyaan-pertanyaan anda itu, ini bukan promosi, anda beli dan baca saja sendiri buku "Sejarah Tuhan" karya Karen Armstrong tersebut, dan check sendiri halaman 18 dan 19 yang saya postingkan itu. Ordernya basa dilakukan via on-line di situs www.ekuator.com. Tetapi supaya anda tidak sia-sia bertanya, ini saya kutip sedikit lagi dari buku tersebut: Muhammad adalah seorang jenius yang sangat luar biasa. Tatkala wafat pada tahun 632, dia telah berhasil menyatukan hampir semua suku Arab menjadi sebuah komunitas baru, atau ummah. Dia telah mempersembahkan kepaa orang-orang Arab sebuah spiritualitas yang secara unik sesuai dengan tradisi mereka dan yang membukakan kunci bagi sumber kekuatan yang besar sehingga dalam waktu seratus tahun mereka telah mendirikan imperium sendiri yang luas membentang dari Himalaya hingga Pirenia, dan membangun sebuah peradaban yang unik. Namun, ketika Muhammad duduk berdoa di gua kecil Hira selama masa ibadahnya pada bulan Ramadhan tahun 610, dia tidak membayangkan kesuksesan fenomenal seperti itu. Sebagaimana kebanyakan orang Arab, Muhammad percaya bahwa Allah, Tuhan Tertinggi dalam keyakinan Arab kuno, yang namanya secara sederhana berarti "Tuhan", identik dengan Tuhan yang disembah oleh orang-orang Yahudi dan Kristen. Dia juga percaya bahwa hanya seorang nabi dari Tuhan ini yang akan mampu memecahkan masalah masyarakatnya, tetapi tak sedikit pun terbetik dalam pikirannya bahwa dirinyalah yang akan menjadi nabi itu. (Sejarah Tuhan (c) Karen Armstrong, 1993, p.190) Solusi yang paling populer ditawarkan oleh para fuqaha dan ahli hadis yang berupaya untuk kembali kepada idealisme Muhammad dan khulafa' al-rasyidun. Ini mengakibatkan pembentukan hukum syariat, undang-undang serupa Taurat yang didasarkan pada Al-Quran serta kehidupan dan ucapan Nabi. Pada saat itu telah beredar sejumlah besar tradisi lisan dan ucapan (Hadis) dan perbuatan (Sunnah) Muhammad dan para Sahabatnya. Tradisi-tradisi ini telah dikumpulkan selama abad kedelapan dan kesembilan oleh sejumlah editor. Yang paling terkemuka di antara mereka adalah Islamil Al-Bukhari dan Muslim ibn Al-Hijjaj Al-Qusyairi. Karena Muhammad diyakini telah berserah diri secara sempurna kepada Allah, dia menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari kaum Muslim. Meneladani cara Muhammad berbicara, mencintai, makan, membersihkan diri, dan beribadah, dapat membantu kaum Muslim untuk menjalani kehidupan yang peka terhadap keilahian. Dengan menjalani hidup seperti Nabi, mereka berharap untuk mencapai ketundukan batin Nabi kepada Allah. Maka ketika seorang Muslim mengikuti sunnah dengan saling Mengucapkan "Assalamu'alaikum" (semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu) sebagaimana yang biasa dilakukan Nabi, ketika mereka bersikap baik terhadap binatang, menyantuni anak yatim dan fakir miskin, berbuat baik dan jujur dalam pergaulan mereka dengan orang lain sebagai tindakan yang meneladani Nabi, mereka menjadi ingat kepada Allah. Tindakan lahiriah ini tidak dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan hanya sebagai sarana untuk mencapai takwa, "kesadaran akan Allah" yang diterangkan dalam Al-Quran dan dijalani oleh Nabi, berupa ingatan yang tak henti-hentinya kepada Tuhan(zikir). Banyak perdebatan di sekitar kesahihan Sunnah dan Hadis: sebagian diantaranya dianggap lebih autentik daripada yang lain. Akan tetapi, sesungguhnya persoalan keabsahan historis dapat dikesampingkan jika dihadapkan dengan fakta betapa efektifnya tradisi-tradisi itu, yang telah terbukti mampu menghasilkan rasa sakramental tentang yang ilahi dalam kehidupan jutaan umat Muslim selama berabad-abad. (Sejarah Tuhan (c) Karen Armstrong, 1993, p.221-222) Untuk tahu seluruh isinya, silahkan anda beli saja sendiri. Sekali lagi, ini bukan promosi buku, tetapi mari kita dengarkan pandangan yang benar dari orang yang integritasnya diakui oleh orang- orang yang punya integritas tingkat dunia. Semoga Allah SWT, membukakan pintu hidayah bagi anda dan teman-teman yang masih mengingkari Allah dan Nabi, dan semoga Allah memberikan cahaya yang membimbing anda sekalian ke jalan orang-orang yang telah Allah berikan nikmat dan kemenangan. Salib Bening - P7K --- In [EMAIL PROTECTED], batara guru <[EMAIL PROTECTED]> wrote: lalu, apa "kesaksian" karen armstrong ttg islam? allah islam tiap hari mendatanginya? tiap hari bermimpi ketemu muhammad yg tdk bisa dipalsukan oleh setan? ----- Original Message ----- From: salib_bening To: [EMAIL PROTECTED] ; dialog-islam- [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; islam- [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] Sent: Saturday, December 04, 2004 8:27 AM Subject: [islamkristen] Kesaksian Karen Armstrong Dikutip dari buku Sejarah Tuhan, p.18-19, Penerbit Mizan, terjemahan dari: A History of God (c) Karen Armstrong, 1993: Yesus Kristus, yang lebih sering dibicarakan orang Kristen ketimbang "Tuhan" itu sendiri, tampaknya cuma merupakan figur historis murni yang terjalin erat dengan masa lalu. Saya juga mulai punya keraguan besar terhadap doktrin gereja. Bagaimana mungkin mengetahui dengan pasti bahwa manusia Yesus merupakan inkarnasi Tuhan dan apa arti kepercayaan itu? Apakah Perjanjian Baru benar- benar mengajarkan doktrin Trinitas yang rumit � dan sangat kontradiktif � itu atau, ebagaimana banyak aspek keimanan lainnya, merupakan hasil buatan para teolog berabad-abad setelah wafatnya Yesus di Yerusalem? Akhirnya, dengan penuh penyesalan, saya meninggalkan kehidupan di biara, dan, segera setelah terbebaskan dari beban kegagalan dan ketakmampuan yang mengendap dalam diri saya, saya pun merasakan betapa keimanan saya kepada Tuhan diam-diam menyurut. Dia tak pernah mengunjungi hidup saya walaupun saya telah mengerahkan segenap usaha terbaik untuk memungkinkan hal itu dilakukan. Kini, saya tidak lagi mereasa berdosa dan mencemaskannya. Dia terlalu jauh dari kemungkinan untuk menjadi suatu realitas. Akan tetapi, perhatian saya kepada agama teruse berlanjut. Saya merancang sejumlah acara televisi mengenai sejarah awal Kristen dan hakikat pengalaman keagamaan. Semakin saya mempelajari sejarah agama, semakin saya mendapat pembenaran akan keraguan yang telah ada dalam diri saya sebelumnya. Doktrin-doktrin Kristen yang pernah saya terima dengan tidak kritis ketika kecil ternyata memang buatan manusia, yang telah dikonstruksikan selama berabad-abad silam. Sains tampaknya telah mengesampingkan Tuhan Pencipta dan para sarjana biblikal telah membuktikan bahwa Yesus tidak pernah mengklaim dirinya suci. --------------------------------- Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download Messenger Now --- End forwarded message --- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $4.98 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
