Pak Ambon (siapa ya sebenarnya nama aslinya...) yth,
Kalau suku yang mayoritas Kristen memang 'wajib' pasang family name (marga/fam).
Sebelum kristenisasi, belum ada.
 
Orang Jawa juga sebetulnya ada trah, namun karena tak ada kewajiban dari negara 
untuk pasang nama marga (trah), ya tak dipakail. Aku pikir ini mengganggu 
tertib administrasi kependudukan.
 


Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Orang-orang Jawa yang dibawa oleh Belanda atau datang sendiri ke Maluku pada 
abad 17 dan 18, diharuskan memiliki nama marga. Karena umumnya mereka hanya 
mempunyai satu nama, maka nama yang dimiliki nama muka atau nama marga 
[keluarga] atau juga ada kalanya diberikan nama keluarga sesuai  tempat dari 
mana berasal. Misalnya namanya Nardi berasal dari Semarang, namanya menjadi 
Nardi Semarang. Turun temurunnya mempunyai nama marga Semarang.

Pada masyarakt perbudakan dan feodal purba, penduduk kelas lapisan bawa 
hanya mempunyai satu nama. Ini justru membedakan antara A, B dan C. Mereka 
ini hanya mempunyai satu nama karena tidak memiliki hak ahliwaris. Agaknya 
hal ini berlaku di banyak negeri.

----- Original Message ----- 
From: "Suryana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, January 14, 2005 6:43 PM
Subject: Re: [proletar] Apalah arti sebuah nama?


>
> Pemakaian nama marga di Indonesia memang secara tidak langsung dilarang,
> karena harus dimaklum mBah Soe tidak memiliki nama marga ( ini yang aku
> tahu ).
> Dan juga dengan adanya pemakaian nama marga bisa mengakibatkan pendataan
> penduduk lebihb mudah di hitung, karena dengan adanya pemakaian nama marga
> secara tidak langsung akan ada klan marga, dan ini 'kurang' disukai oleh
> pemerintahan masa lalu.
> Dan yang paling penting dengan tidak adanya nama marga, maka secara tidak
> langsung akan lebih memudahkan brainwash mengenai asal usul nenek moyang
> sendiri.
>
> sur ( aku masih keturunan ke 24 dari marga ayahku )
>
> ----- Original Message -----
> From: "radityo djadjoeri" <[EMAIL PROTECTED]>
>
>>
>> Apalah arti sebuah nama?
>>
>> Kelihatannya aneh buat sebagian kita, namun artikel di bawah ini menarik
> untuk
>> dicermati. Apakah popularitas nama Mohammed pertanda populasi muslim
>> di Inggris kian meninggi?
>>
>> Bagaimana di negeri kita? BPS mustinya juga menyigi trend penggunaan
>> nama di Indonesia. Misal kita jadi tahu, pada 2004 lalu nama apa yang
> terpopuler dipakai orang  tua untuk memberi nama bayinya. Kita juga bisa
> tahu nama-nama yang
>> 'tersingkir', alias tidak lagi diminati masyarakat. Berapa orang sih
>> di Indonesia yang pakai nama Soeharto? Berapa orang yang pakai nama
>> Megawati?
>>
>> Mustinya juga, pemerintah mengeluarkan peraturan bahwa nama keluarga
>> (family name) atau dikenal sebagai marga/trah itu sifatnya wajib.
>> Kenapa masyarakat Batak, Manado, Maluku dan sebagainya. Padahal nama
>> keluarga itu amat penting, tak cuma untuk pendataan penduduk, tapi
>> juga untuk pengisian paspor, data di internet, dan sebagainya.
>> BPS mustinya lebih inovatif. Soalnya pas ke kantor BPS, kerap
>> saya lihat dengan mata kepala sendiri, begitu banyak karyawan yang
>> kurang kerjaan. Mereka seolah makan gaji buta, padahal mereka bergelar
>> sarjana, dari S1 hingga doktor. Bukannya kerja, mereka malah sibuk
>> ngerumpi, jualan, mengunyah makanan seolah tak ada hentinya, ada yang
>> menyulam, dan sebagainya. Itukah ciri pegawai negeri?
>> Kantornya sebenarnya megah, gedung-gedung bertingkat, namun jorok dan
>> tak terawat. Yah, tipikal kantor pemerintah dan BUMN..bisa bangun
>> megah tapi akhirnya tak dirawat. Penyakit yang tak sembuh-sembuh
>> sejak zaman Orba.
>
>
>
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
> 



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 



---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke