> Metode Pemurtadan Mutakhir : Penyusupan Kitab
> Kristen di Rumah Islam Oleh : Fakta 22 Feb, 05 -
> 12:40 pm
> 
> 
> Teologi Musang Berbulu Ayam - tetap berlangsung dan
> akan terus berlangsung, Busana Muslim, Kaligrafi
> kristiani, buku Bibel berwajah Islam dan pendidikan
> Kristen berkedok Sufi itu hanyalah sekelumit sampel
> untuk membuktikan bahwa Gerakan Kristenisasi
> berkedok Islam itu benar-benar realita dan bukan
> isu. Berbagai cara dan tipu daya ditempuh oleh
> musuh-musuh Islam agar umat Islam tak memiliki
> komitmen yang tinggi terhadap agama, kitab suci dan
> Tuhannya. 
> 
> Cara kasar melalui penjajahan yang memboncengi misi
> 3M: Military (militer), Merchanary (perdagangan) and
> Missionary (Penginjilan), sudah tidak asing lagi di
> telinga kita. Karena bangsa kita adalah saksi
> sejarah objek misi 3M yang dilakukan oleh penjajah
> Belanda dan negara Eropa lainnya.
> 
> Jalur liberalisasi agama yang membiayai para tokoh
> untuk dicuci otaknya (brain wash) untuk menyebarkan
> faham liberal pun bukan rahasia umum lagi di tanah
> air. Mereka diper­alat untuk
> me­murtad­­kan umat Islam murtad
> perlahan-lahan, sehingga merasa Islam tapi
> idealismenya non Islam; menentang syariat Islam;
> menafsir­kan kitab suci menurut metodologi kafir
> sehingga bisa meng­halal­kan apa yang
> diharamkan oleh Allah dan mengharamkan apa yang
> dihalalkan oleh Allah. 
> 
> Sekarang, ada jalur lain yang sedang gencar
> dilakukan untuk menyusupkan kitab Kristiani ke dalam
> otak kaum Muslimin. Jika kita tidak waspada, maka
> tanpa sadar, kitab Kristiani akan masuk ke dalam
> rumah kita dan meracuni keluarga kita. 
> 
> Kaligrafi Kristiani Dijual Bebas 
> Bisa dipastikan, hampir tak seorang pun umat Islam
> yang tidak menyukai kaligrafi Islam yang memuat
> ayat-ayat tertentu dari Al-Qur�an. Misalnya,
> kaligrafi khat Arab bacaan Allah, Allahu Akbar,
> Muhammad, Basmalah, ayat Kursi, surat Al-Fatihah,
> dll. Ini adalah hal yang baik dan perlu
> dilestarikan. Sebab memajang ayat-ayat dengan
> tulisan indah di rumah adalah salah satu ekspresi
> kecintaan kepada Al-Qur�an. 
> 
> Tetapi, untuk kaligrafi model satu ini �dan
> kaligrafi lainnya yang sejenis� kaum Muslimin jangan
> tertipu oleh musang berbulu ayam. Sebab kaligrafi
> ini pun indah dan dijual bebas di berbagai toko
> buku. Kaligrafi melingkar ukuran setengah meter
> persegi ini bagian tengahnya bertuliskan �abana�
> yang berarti �bapa kami�. Dalam teologi Kristen,
> kata ini berarti Allah (Allah Bapak). Bila dibaca
> dengan teliti, maka bacaan yang lengkap adalah
> �abana alladzi fis-samawati....dst�. 
> 
> Tanyakanlah kepada ustadz yang hafal Al-Qur�an, ayat
> tersebut ada di surat apa dan ayat berapa? Pasti
> ustadz tersebut akan geleng-geleng kepala seraya
> menjawab bahwa itu bukan ayat Al-Qur�an. Jawaban ini
> tepat sekali, karena kaligrafi ini bukan Al-Qur�an,
> tapi ayat Bibel, tepatnya Injil Matius pasal 6 ayat
> 9-13 yang terjemah Indonesianya demikian: 
> 
> �Karena itu berdoalah demikian: Bapak kami yang di
> sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu,
> jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
> Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang
> secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami,
> seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah
> kepada kami; dan jangan­lah membawa kami ke
> dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada
> yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan
> dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.
> Amin.� 
> 
> Entah sudah berapa banyak kaum Muslimin yang
> menghiasi rumah­nya dengan ayat Bibel berupa
> kaligrafi kristiani tersebut, mengingat kaligrafi
> itu dijual di seluruh Indonesia. Padahal sebutan
> �Bapak Kami� kepada Allah adalah kesalahan besar
> yang bertentangan dengan Al-Qur`an surat Al-Ikhlash
> 1-4. 
> 
> Penyusupan Bibel Berwajah Islam 
> Di berbagai toko buku baik Islam maupun umum, buku
> Mutiara Hikmah Nabi Sulaiman ini dipajang di rak
> kisah para nabi Allah, sederet dengan Shirah Nabi
> Muhammad, Qishshul Anbiya, dan lain-lain. 
> 
> Isinya pun tak ada yang istimewa, hanya berupa
> puisi-puisi tentang kehidupan, dunia, keadilan,
> kebenaran dan cinta. Tetapi, bila tidak teliti, maka
> buku ini akan diyakini oleh pembaca sebagai hikmat
> peninggalan Nabi Sulaiman. Padahal, sama sekali
> bukan!! 
> 
> Kita bisa mengatakan buku ini sebagai Bibel berkedok
> Islam, karena petunjuk sinopsis di halaman sampul
> belakang (back cover). Di situ ditulis sebagai
> berikut: 
> 
> �Nabi Sulaiman bersajak mengenai banyak hal, dari
> pepohonan sampai hewan. Ia menggubah tiga ribu
> pepatah dan seribu lima nyanyian. Sebagian dari
> pepatahnya dimuat dalam buku Mutiara Hikmah Nabi
> Sulaiman dan balam buku Alkhatib, sedangkan sebagian
> dari nyanyiannya dimuat dalam buku Syirul Asyar.
> Sebagai tulisan yang diilhamkan Allah, Hikmah Nabi
> Sulaiman terhisab ke dalam jenis tulisan puisi yang
> segolongan dengan kitab Zabur. Tulisan ini telah
> diterjemahkan ke dalam ratusan bahasa: bahasa
> Inggris, Perancis, Cina, Arab, Rusia, Spanyol dan
> masih banyak lagi. Mutiara Hikmah Nabi Sulaiman
> pertama kali diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu
> (cikal-bakal bahasa Indonesia pada tahun 1733 di
> Jakarta. Terbitan yang ada di tangan Anda sekarang
> merupakan pemutakhiran dari terjemahan tahun 1912
> oleh WG Shellebear, yang ditulis dengan huruf
> Jawi-Arab dan dicetak serta diterbitkan di
> Singapura.� 
> 
> Dari kutipan di atas, ada dua pentunjuk kuat bahwa
> buku ini adalah Bibel bergaya Islam. Pertama,
> Istilah Alkhatib dan Syirul Asyar adalah nama kitab
> Perjanjian Lama (Old Testament) dalam Alkitab
> (Bibel), Kitab Suci Kristen. Kedua istilah Alkitab
> masa 1960 ke bawah ini, sekarang sudah tidak dipakai
> lagi, diganti dengan kata yang lebih populer, yaitu
> �Kitab Peng­khotbah� dan �Kitab Kidung Agung.� 
> 
> Kedua, nama Shellebear yang disebut-sebut sebagai
> pener­jemah pertama buku ini ke dalam bahasa
> Melayu. Nama lengkap­nya adalah William
> Giddle­stone Shella­bear, seorang perwira
> tentara Inggris yang juga seorang missio­naris
> kelahiran tahun 1863. Tahun 1866 ia ditugaskan ke
> Singapura sebagai komandan pasukan Melayu yang
> menjaga pelabuhan di sana. Tahun 1890 ia pensiun
> dari tugasnya dan mulai bekerja sebagai missionaris
> Metodist. Tekadnya untuk menyebarkan Bibel ke dalam
> bahasa Melayu begitu tinggi. Maka dengan bantuan
> beberapa anggota Gereja Metodist, Shellabear mulai
> menerjemahkan beberapa bagian Bibel ke dalam bahasa
> Melayu. Maka dia merintis penerbitan Kristen yang
> diberi nama Penerbit Metodis (sekarang disebut
> Penerbit Malaya). Shellabear tidak sendiri
> menerbitkan Bibel ke dalam bahasa Melayu. Ia
> bekerjasama dengan Uskup Hose dari Gereja Anglican
> dan WH Gomes dari The Society for the Propagation of
> the Gospel. 
> 
> Jelaslah, bahwa buku Mutiara Hikmah Nabi Sulaiman
> yang bergaya Islam itu sebenarnya bukan bacaan
> Islam, melainkan terjemah Bibel bergaya Islam. Umat
> Islam harus tahu itu, jangan tertipu oleh kulit. 
> 
> Pendidikan Kristen Berkedok Tasawuf 
> Siapapun orangnya, ketika menjadi seorang ayah atau
> ibu, pasti mendambakan agar anak-anaknya kelak
> menjadi anak-anak yang shalih-shalihah. Satu-satunya
> langkah yang ditempuh adalah pendidikan anak secara
> Islami yang efektif dan tepat. Untuk mendukung ini,
> maka buku adalah andalan utamanya. Buku adalah guru
> yang tak pernah marah. 
> 
> Tapi, bila sudah di toko buku, Anda jangan tertipu
> oleh buku-buku liberal dan buku sesat yang
> terkontami­nasi faham Kristen. Contohnya adalah
> buku �Metode Mendidik Anak Secara Sufi dari
> Kandungan Hingga Remaja� tulisan Inayat Khan, tokoh
> Sufi asal India. 
> 
> Dengan judul yang menarik dan gaya bahasa yang
> menggelitik, buku ini memang enak dibaca. Tapi
> jangan tertipu, sebab banyak racun akidah di
> dalamnya. Dalam buku bertajuk Pendidikan Sufi itu
> setebal 166 halaman itu, Inayat Khan mengajarkan
> pendidikan anak dari kandungan hingga remaja dengan
> berbagai tahap. Setiap tahapnya disesuaikan dengan
> ayat-ayat dalam kitab Kejadian (Bibel) tentang
> peristiwa kejatuhan Adam dari Taman Eden. 
> 
> Racun yang paling berbahaya adalah ketika Inayat
> Khan memberikan resep pendidikan anak tentang
> pengenalan kepada Tuhan. Menurutnya, pendidikan
> ketuhanan yang terbaik bagi anak adalah Konsep
> Trinitas Kristiani, bahwa Tuhan itu dikenal dengan
> tiga oknum Tuhan Bapak (Allah), Tuhan Anak (Yesus)
> dan Tuhan Roh Kudus: 
> 
> �Ajaran Kristen adalah memberi umat manusia gambaran
> ideal tentang Tuhan, Tuhan sebagai Bapa di Surga.
> Dan apa alasannya? Alasannya adalah bahwa hal itu
> memungkinkan. Bahkan anak kecil pun dapat memahami
> gagasan tentang: Bapa, Bapa di Surga, Bapa yang
> sebenarnya� (halaman 51). 
> 
> Pendidikan Kristen ber­kedok Sufi dalam buku
> tulisan Inayat Khan ini semakin terbukti dengan
> pengakuannya pada halaman 77, bahwa pendidikan anak
> yang diterapkannya adalah konsep Bibel: 
> 
> �Di masa kecillah jiwa bersifat responsive, dan jika
> keidealan-Tuhan (God Ideal) ditanamkan kepada anak,
> pada saat itulah maka orang tua atau wali telah
> melakukan apa yang dikatakan Yesus, �Pertama sekali
> carilah olehmu kerajaan Tuhan... dan segala sesuatu
> ini akan ditambahkan kepadamu.� Kita memberi anak
> langkah awal di jalan Tuhan; dan itu pelajaran
> pertama yang harus diberikan di masa kecil.� 
> 
> Dari kutipan Injil Matius 6:33 ter­sebut, tidak
> bisa dipungkiri bahwa buku Sufi ajaran Inayat Khan
> itu adalah Pendidikan Kristen berkedok Sufi. 
> 
> Teologi Musang Berbulu Ayam 
> Kaligrafi kristiani, buku Bibel berwajah Islam dan
> pendidikan Kristen berkedok Sufi itu hanyalah
> sekelumit sampel untuk membuktikan bahwa Gerakan
> Kristenisasi berkedok Islam itu benar-benar realita,
> bukan isu. Mereka melakukan misi itu sesuai dengan
> teologi Paulus dalam Bibel: 
> 
> �Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti
> orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang
> Yahudi. 
> 
> Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat
> aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum
> Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah
> hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka
> yang hidup di bawah hukum Taurat. Bagi orang-orang
> yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi
> seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum
> Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum
> Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus,
> supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup
> di bawah hukum Taurat. 
> 
> Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti
> orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan
> mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah
> menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin
> memenangkan beberapa orang dari antara mereka� (I
> Korintus 9: 20-22). 
> 
> Dalam aplikasinya, untuk menginjili orang Yahudi,
> harus berpura-pura seperti Yahudi, kepada Ahli
> Taurat harus menyamar seperti Ahli Taurat. Lantas,
> dalam praktik­nya, kepada umat Islam harus
> berkedok Islam. Maka umat Islam harus menyadari
> ancaman dan bahaya misi itu! MAG 
> 
> (Dicuplik dari Majalah Tabligh Edisi Desember 2004)


Kunjungilah www.swaramuslim.net untuk mengetahui berita-berita serta 
artikel-artikel terbaru tentang Islam

Untuk subscribe ke milis sabili kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk unsubscribe dari milis sabili kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]




Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
Children InternationalWould you give Hope to a Child in need? �Click Here to 
meet a Girl
And Give Her Hope�Click Here to meet a Boy
And Change His Life Learn More

---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sabili/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 




Kepada kaum muslimin/muslimah saya berwasiat : Mencari seribu satu alasan untuk 
memaklumi orang lain adalah cara melatih diri agar berprasangka baik kepada 
orang beriman dan waspada terhadap orang zhalim, kafir dan musrik
                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Make Yahoo! your home page   

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke