mus, gua sampe detik ini masih belum bisa lupa bagaimana 
amburadulnya bahasa inggris elu waktu berusaha menerjemahkan 
artikel ttg "air di mars" itu.
ini kejadian mungkin 10 tahun yg lalu, gua lupa persisnya.
lu juga waktu itu masih suka bolak balik pake id adipatiukur, 
pak ogah, bambang ekalaya, dll., pokoknya banyak bener dah kelamin lu.
waktu itu lu terpaksa gua tempelengin abis2an, soalnya ngawurnya 
ngga ketulungan sih.
sampe2 siapa tuh.. si gu yo nan atau si jd yg bilang sama 
gua supaya "memaafkan ketololan si mus", saking ngga teganya 
mereka liat lu jadi bulan2an gua.
gua lupa lagi waktu itu di milis prol atau apakabar, kalo disearch 
mestinya sih masih ada.

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Bahasa Inggris Dilarang di Sekolah Internasional !!!
>                                 
> Melarang Bahasa Inggris disekolah Internasional sama halnya dengan melarang 
> alQuran di mesjid.
> 
> http://us.news.detik.com/read/2012/04/25/124018/1901077/10/bahasa-indonesia-vs-bahasa-inggris-di-persimpangan-jalan?9922032
> 
> Artinya, kalo dimesjidpun alQuran dilarang, apalagi diluar mesjid.  Karena 
> memang alQuran itu dibaca, dipelajari, didakwahkan ditempat utamanya adalah 
> Mesjid, jadi kalo dilarang di Mesjid sama artinya dilarang disemua tempat.
> 
> Demikianlah, bahasa Inggris dilarang disekolah Internasional sama artinya 
> bahasa Inggris akan dilarang disemua sekolah.
> 
> Gara2nya cuma satu, yaitu bahasa Arab yang diusulkan menjadi bahasa asing 
> utama untuk diajarkan disemua sekolah di Indonesia telah ditolak, terutama 
> ditolak oleh orang2 yang bukan beragama Islam.  Akibatnya agar bahasa Arab 
> bisa diterima, tidk ada taktik yang lebih jitu daripada melarang dulu bahasa 
> Inggris disekolah Internasional.
> 
> Larangan ini nantinya akan bergema disemua sekolah publik dan swasta bahkan 
> juga pemerintahan dimana bahasa Arab akan diganti sebagai pengisi hilangnya 
> bahasa Inggris.
> 
> Hal ini jelas disambut gembira oleh orang2 keturunan Arab dan semua ulama 
> yang ngerti sedikit2 bahasa Arab, karena dengan diwajibkan belajar bahasa 
> Arab, mereka yang keturunan Arab akan panen untuk bekerja jadi guru bahasa 
> Arab pengganti guru2 bahasa Inggris yang dipaksa jadi pengangguran.
> 
> Memang sekarang makin susah cari kerja, jadi kalo enggak pake akal2an begini 
> bisa mati kelaparan dong.
> 
> Kebijaksanaan pelarangan bahasa Inggris yang tidak bijaksana ini memang sudah 
> lama direncanakan, karena tindakan ini hanyalah susulan tentang keharusan 
> anggauta legislatif bisa baca dan mengerti alQuran.
> 
> Semua negara2 Islam rame2 belajar bahasa Inggris agar bisa cari kerjaan, 
> sebaliknya di Indonesia malah melarang bahasa Inggris agar bisa digantikan 
> dengan bahasa Arab.
> 
> Lagi pula doktor2 lulusan IAIN yang ahli bahasa Arab dan ahli agama Islam 
> dilarang mengajarkan agama Islam di Arab sebaliknya IAIN malah mengundang dan 
> menggaji orang2 Arab untuk mengajar agama Islam di IAIN.
> 
> Sebenarnya bahasa Inggris mutlak untuk cari kerja, dan ini disadari oleh 
> orang2 Arab disana.  Jelas lebih berat bagi muslim di Indonesia kalo 
> diharuskan juga belajar bahasa Inggris.
> 
> Orang Arab cukup berbahasa Arab dan bahasa Inggris, jadi kalo orang 
> Indonesia, selain harus bisa berbahasa Indonesia, berbahasa Arab, ditambah 
> lagi bahasa Inggris, jelas konyol kalo harus bisa tiga bahasa, padahal orang 
> Arab sendiri cuma dua bahasa.
> 
> Kenapa bahasa Indonesia tidak dipaksakan kepada orang2 Arab agar mereka 
> semuanya diharuskan bisa berbahasa Indonesia sehingga tkw2 disana bisa 
> meningkatkan derajatnya jadi guru bahasa Indonesia.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke