________________________________
From: Musik hari Ini <[email protected]>
Saya juga setuju, sebaiknya bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar
itu, hanya untuk 'kelas internasional' di Perguruan Tinggi saja agar
mahasiswa asing yang hanya paham berbahasa inggris dari berbagai negara, bisa
kuliah di kampus-kampus Perguruan Tinggi di Indonesia.
-------------------------------------
bagaimana kalo dibalik bro...?
Sejak SD, SMP, SMU sdh sekolah di RSBI.. lulus dr SMU lanjut kuliah di LN
--------------------------------------
Kalau SMP atau SMA sudah memakai bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar,
emangnya untuk apa? gagah-gagahan dengan istilah RSBI? Pada prakteknya,
kelas-kelas RSBI itu juga tak effektif, karena guru-gurunya juga punya
kemampuan berbahasa asing yang pas-pasan, apalagi muridnya. Yang terjadi
kemudian adalah, daya serap mata pelajaran anak-anak RSBI itu sangat
rendah sekali bila dibandingkan siswa yang non-RSBI. Itu artinya, metode RSBI
itu tak effektif untuk pembelajaran anak-anak SMA, karena faktor
bahasa asing yang mereka gunakan itulah, guru dan murid-muridnya sama
payahnya memahami isi buku yang berbahsa Inggris. Makanya anak-anak RSBI itu
banyak yang nilainya rendah di ujian nasional (UAN), bahkan untuk
nilai bahasa inggrisnya sekalipun!
-------------------------------------------------
disinilah amburadulnya....
pemerintah ngijinin sekolah international... tapi DIKNAS msh nuntut
siswa2-nya ngikutin UAN (Ujian Akhir Nasional).. hasilnya jelas amburadul.
buku2 pelajaran sekolah RSBI banyak import dr singapore... tapi soal2 UAN
diambil dr buku2 terbitan lokal
Soal kemampuan bhs inggris-nya guru2 yg pas2-an, 30% benar..tapi masyarakat
juga sdh selektif... dan sekolah seperti itu (swasta) udah mulai bangkrut
Sebagai masukan :
Di Pakanbaru ato Jambi... para pejabat diknas pemda setempat sudah mulai
memberlakukan
peraturan, semua sekolah2 di daerah tsb semua siswanya harus bisa baca
al-quran...
Tinggal pilih...
________________________________
From: Richan S <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, April 25, 2012 4:51 AM
Subject: Re: [proletar] Bahasa Inggris Dilarang di Sekolah Internasional !!!
buku-buku ilmu pengetahuan terbaru umumnya berbahasa inggris.
diterjemahkan ke bahasa indonesia mungkin 3 s/d 5 tahun berikutnya atau
bahkan tidak pernah diterjemahkan sama sekali.
manual book teknologi terbaru, tercanggih dst umumnya bahasa inggris.
coding applikasi komputer, gejet dll juga basisnya bahasa inggris.
partitur musik juga lagu2 bahasa inggris. lagu bahasa indonesia biasanya
pake not angka saja, atau cume andalin filing enggak diketahui not
baloknya hehe
semua turis umumnya berbahasa inggris haha
dst..msh banyak.
mau digiring kemana generasi ini?
rs
On 25/04/2012 3:59 PM, muskitawati wrote:
>
> Bahasa Inggris Dilarang di Sekolah Internasional !!!
>
> Melarang Bahasa Inggris disekolah Internasional sama halnya dengan
> melarang alQuran di mesjid.
>
> http://us.news.detik.com/read/2012/04/25/124018/1901077/10/bahasa-indonesia-vs-bahasa-inggris-di-persimpangan-jalan?9922032
>
> Artinya, kalo dimesjidpun alQuran dilarang, apalagi diluar mesjid.
> Karena memang alQuran itu dibaca, dipelajari, didakwahkan ditempat
> utamanya adalah Mesjid, jadi kalo dilarang di Mesjid sama artinya
> dilarang disemua tempat.
>
> Demikianlah, bahasa Inggris dilarang disekolah Internasional sama
> artinya bahasa Inggris akan dilarang disemua sekolah.
>
> Gara2nya cuma satu, yaitu bahasa Arab yang diusulkan menjadi bahasa
> asing utama untuk diajarkan disemua sekolah di Indonesia telah
> ditolak, terutama ditolak oleh orang2 yang bukan beragama Islam.
> Akibatnya agar bahasa Arab bisa diterima, tidk ada taktik yang lebih
> jitu daripada melarang dulu bahasa Inggris disekolah Internasional.
>
> Larangan ini nantinya akan bergema disemua sekolah publik dan swasta
> bahkan juga pemerintahan dimana bahasa Arab akan diganti sebagai
> pengisi hilangnya bahasa Inggris.
>
> Hal ini jelas disambut gembira oleh orang2 keturunan Arab dan semua
> ulama yang ngerti sedikit2 bahasa Arab, karena dengan diwajibkan
> belajar bahasa Arab, mereka yang keturunan Arab akan panen untuk
> bekerja jadi guru bahasa Arab pengganti guru2 bahasa Inggris yang
> dipaksa jadi pengangguran.
>
> Memang sekarang makin susah cari kerja, jadi kalo enggak pake akal2an
> begini bisa mati kelaparan dong.
>
> Kebijaksanaan pelarangan bahasa Inggris yang tidak bijaksana ini
> memang sudah lama direncanakan, karena tindakan ini hanyalah susulan
> tentang keharusan anggauta legislatif bisa baca dan mengerti alQuran.
>
> Semua negara2 Islam rame2 belajar bahasa Inggris agar bisa cari
> kerjaan, sebaliknya di Indonesia malah melarang bahasa Inggris agar
> bisa digantikan dengan bahasa Arab.
>
> Lagi pula doktor2 lulusan IAIN yang ahli bahasa Arab dan ahli agama
> Islam dilarang mengajarkan agama Islam di Arab sebaliknya IAIN malah
> mengundang dan menggaji orang2 Arab untuk mengajar agama Islam di IAIN.
>
> Sebenarnya bahasa Inggris mutlak untuk cari kerja, dan ini disadari
> oleh orang2 Arab disana. Jelas lebih berat bagi muslim di Indonesia
> kalo diharuskan juga belajar bahasa Inggris.
>
> Orang Arab cukup berbahasa Arab dan bahasa Inggris, jadi kalo orang
> Indonesia, selain harus bisa berbahasa Indonesia, berbahasa Arab,
> ditambah lagi bahasa Inggris, jelas konyol kalo harus bisa tiga
> bahasa, padahal orang Arab sendiri cuma dua bahasa.
>
> Kenapa bahasa Indonesia tidak dipaksakan kepada orang2 Arab agar
> mereka semuanya diharuskan bisa berbahasa Indonesia sehingga tkw2
> disana bisa meningkatkan derajatnya jadi guru bahasa Indonesia.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/