> Abbas Amin <abas_amin08@...> wrote:
> ilmuwan itu seratus tahun kemudian
> masih belum bisa membuktikaan tidaak
> adanya tuhan.

Ilmuwan sudah final membuktikan "tidak adanya Tuhan" 200 tahun yang lalu.  Oleh 
karena itulah negara agama segera dihapuskan dan diganti dengan negara sekuler.

Rahasia ini kemudian dimanfaatkan Amerika setelah perang dunia kedua usai 
dengan memaksa Inggris memerdekakan semua jajahannya untuk dijadikan negara2 
Syariah Islam yang tujuannya tentunya mengeduk keuntungan se-besar2nya dengan 
memanfaatkan kepercayaan muslimin tentang adanya "Allah".

Jadi jangan salahkan Amerika kalo sekarang di Timur Tengah terjadi pembantaian 
besar2an antara sesama muslimin hanya karena mereka mempercayai adanya Allah.

Jadi bukti2 tidak adanya Tuhan memang sengaja dirahasiakan, dan merahasiakan 
hal ini bukanlah dosa meskipun akibatnya merugikan mereka yang mempercayainya.  
Karena percaya adanya Tuhan adalah hak sama sekali tidak dipaksa.  Sama 
artinya, merugikan diri sendiri adalah hak azasi tidak bisa disesalkan.

Ingat, agama itu adalah bisnis bilyunan dollar bagi Amerika. Ambillah contoh 
naik haji, kemana semua uang itu mengalirnya ???  Itulah yang kita kenal "God 
Bless America..."

Ny. Muslim binti Muskitawati.














> 
> --- On Thu, 24/5/12, Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...> wrote:
> 
> From: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...>
> Subject: [proletar] Re: tentang pasrah...
> To: [email protected]
> Received: Thursday, 24 May, 2012, 3:04 PM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>     
>       
>       
>       
> 
> 
> 
> Orang rasional "bisa hidup dalam ketidakpastian dan ketidaktahuan' sambil 
> mencari kepastian  atau menunggu ilmuwan menemukan kepastian.....
> 
> 
> 
> Orang awan yang rasional misalnya sedang menunggu hasil penelitian ilmuwan 
> yang sedang menguji valid tidaknya teori tentang God's particle dengan LHC di 
> Jenewa.. 
> 
> 
> 
> Sedangkan orang beragama menipu diri mereka sendiri dengan melahap omongang 
> orang primitif yang tidak berbukti..
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@> wrote:
> 
> >
> 
> > Tentang pasrah:
> 
> > 
> 
> > orang beragama, bisa pasrah, namun mereka rata-rata bakalan tetap berdoa 
> > kepada kekuatan supernatural, pasrah mereka saya kira so so, 
> > setengah-setengah...
> 
> > 
> 
> > sedangkan seorang atheis fisikalis akan bisa mengalami pasrah total tanpa 
> > doa, karena pengetahuan yang mendalamnya atas watak-watak partikel yang 
> > uncertainty....
> 
> > 
> 
> > tidak heran Feynman pernah mengatakan 'saya bisa hidup dalam ketidakpastian 
> > dan ketidaktahuan'....
> 
> > 
> 
> > 24 may 2012
> 
> > 
> 
> > @ws
> 
> >
> 
> 
> 
> 
> 
>     
>      
> 
>     
>     
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke