sakit hati ya Plik?
ya iyalah....

sakit hati nya bukan karena isi tulisan nya kan???
tapi cara nya Reza yg gentle, ngomong langsung to the point kepada diri anda 
seorang...
bukan clingak clinguk noleh kiri kanan, minta dukungan....

kalo kita nimpuk orang, terima resiko di timpuk balik,
cuma cara nimpuk ada yg anggun, ada yg norak....


--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:
>
> 
> Dia tanya item abu yagna tinggal di Indonesia dan yang tidak pernah ketemu 
> saya tentang "kekuatan saya ngentot selama 45 menit"
> 
> Betul-betul pertanyaan sedng yang keluar dari kontol yang menderita 
> peremature ejaculation.
> 
> Selanjutnya saya ulang menyampaikan:
> 
> 
> 
> Sekedar megingatkan: Orang tua rezameutia itu dungu kayak anjing
> 
> Dan saya tambahkan: ternyata keadaan rezameutia itu lebih gawat dari yang saya
> sangka semula: dia juga menderita premature ejaculation.
> 
> Jadi nggak heran hidupnya begitu sengsara.
> 
> ----
> 
> 
> Orang tua rezameutia yang dungu kayak anjing, seperti juga orang tua
> peserta
> mailing list ini yang beragama Islam kayak Dipo, johny-indon,
> ndeboost, PAREWA
> PAREWA, Roman Proteus, Tawang dll. tidak sanggup memberikan pendidikan
> yang
> memadai kepada anaknya yang tentu saja jadi dungu kayak anjing seperti
> orang
> tuanya dan berpengetahuan dangkal kayak comberan dimusim kemarau di
> Jakarta.
> 
> Bayangin, begitu cetek pengetahuan rezameutia itu hingga Afrika
> Selatan
> dikatakannya negeri bule, bahasa Inggerisnya juga acak-acakan hingga
> dia tidak
> tahu apa arti kata legendary.
> 
> Kesanggupannnya juga terutama terbatas ngomong tentang sepak bola dan
> musik dan,
> menurut Suryana tukang jilat pantat orang Islam, ngedongeng..
> 
> Disamping itu orang tua rezameutia yang memang dungu kayak anjing itu
> juga
> membiarkan anaknya yang memang suka mikir pake kontol itu menjadikan
> buku taik
> anjing al-Mushaf susunan orang Arab primitif sebagai kitab suci.
> 
> rezameutia juga tidak dilatih oleh orang tuanya yang memang
> dungu-dungu kayak
> anjing itu memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk
> berfikir
> kritis.
> 
> Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang
> sekelilingnya.
> 
> Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan
> taik angat:
> diajar untuk melahap apa yang dikatakan orang sekelilingnya dan kayak
> bebek, dia
> suka ikut apa yang dilakukan orang lain, tanpa mikir, seperti naik
> haji sembari
> muter-muter kayak orang gila disekeliling Kaabah dan nyambit setan
> yang nggak
> ada di padang pasir sono.
> 
> Selanjutnya...
> 
> Di abad ke XXI ini, berkat kemajuan teknologi, rezameutia juga punya
> akses ke
> internet dan sempat
> melihat
> kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain
> di
> internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya
> berdasarkan
> kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman
> berdasarkan
> omong
> kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif.
> 
> Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan
> untuk
> mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung
> dihadapan
> kenyataan itu: groggy.
> 
> Dia jadi gila.
> 
> Gila dan lantas kalap.
> 
> Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta.
> 
> Karena saya bercerita bahwa saya pernah mengisap ganja satu kali, maka
> saya
> difitnhnya junkie.
> 
> Dan karena saya menurutkan nasehat berbagai lembaga kesehatan di Eropa
> yang
> menganjurkan orang untuk mengikuti diet mediteranian yang antara lain
> terdiri
> dari dua atautiga gelas anggur tiap hari maka saya difitnahnya
> alkoholik.
> 
> Berbeda dengan orang Islam lain yang juga sudah pada jadi gila,
> rezameutia
> memang bersedia menjalani terapi.
> 
> Tapi hasilnya tetap saja sama: rezameutia tetap saja cuma bisa memakai
> kontolnya
> buat berfikir dan buah fikirannnya, tidak mengherankan, tetap saja
> terutam
> najis seperti fitnah dan dusta.
> 
> Kasihan saya melihatnya
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@> wrote:
> >
> > atau ngomong tentang jilatin pantat dan kontol.
> > 
> > kan kalian berdua paling demen ngomongin jilatin pantat dan kontol.
> > 
> > hehehe...
> > 
> > anyway, saya udah tanya sama si item tentang kekuatan anda ngentot selama 
> > 45 menit tapi si item diem aja, tidak membantah dan tidak mengiyakan.  si 
> > item sebagai banci sialan mengikuti persis seperti policy nya clinton 
> > tentang gay, 'don't ask don't tell'.
> > 
> > seharusnya anda membujuk si item dungu  bahwa omongan anda tentang ngentot 
> > 45 menit adalah benar dan bukan kibulan belaka.  segeralah anda perintahkan 
> > si item dungu untuk mendukung omongan anda.
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> > >
> > > 
> > > Atau tentang harga taksi yang paling mahal didunia..
> > > 
> > > Ya begitulah kerja manusia bertabiat nista lagi menjijikkan yang tidak 
> > > peduli dengan penderitaan manusia  lain.
> > > 
> > > 
> > > --- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote:
> > > >
> > > > Mendingan ngomongin musik, sepakbola dan panti pijat, bukan?
> > > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke