--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote: > > > Bebek... > > Itulah budaya Indonesia. >
ini kan seperti menepuk air di dulang kena muka sendiri. ketika taon 60-an anda datang ke eropa generasi bunga sedang berkembang. si jusfiq langsung dah kayak bebek, ngikutin temen2 bulenya ngeganja, minum alkohol seperti layaknya orang kulit putih pada saat itu. biasalah, seperti tipikal orang kampung yang langsung ke eropa. culture shock! sekarang, bule temen2nya udah sober, straight up, si jusfiq malahan terjerumus jadi junkie dan alkoholik sampe tua bangka kayak gini. dan bahkan yang lebih menyedihkan, si jusfiq rela menjual diri untuk dipiara perempuan. kesian... > Ikut melestarikan kesalahan nenek moyang yang telah ikut-ikut menjadikan > tahayul orang Arab priamitif sebagai agamanya... > > Ikut-ikut ide nasionalis fascist Soekarno... > > Ikut-ikut... menononton pertandingan sepak bola antara kesebelasan negeri > Eropa sono (saya ingat istilah Bruno Etienne yang bukunya sedang saya baca: > "sepak bola, opium rakyak yang baru).. > > Ikut..ikut... > > Dan tidak punya fikiran sendiri. > > > --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@> wrote: > > > > > > > > perubahan mindset yg dinamis dan berkesinambungan, yg sifatnya tidak > > terjajah pemikiran-pemikiran masa lalu, tapi sifatnya kreate pemikiran > > untuk peradaban masa depan yg lebih baik... > > > > saya melihat orang indonesia cenderung suka melestarikan pemikiran masa > > lalu seperti agama dan pancasila, di facebook, saya telah menulis, bahwa > > ketika pancasila dianggap sebagai sesuatu yg final sbg grondlslag > > philosophy, maka itu menutup peluang generasi masa depan indonesia membuat > > grondslag philosophy yg > > lebih baik lagi... > > > > kalau saya punya perspektive, mohammad kreate suatu pemikiran dan ideologi > > yg termaju di zamannya, > > > > begitu pula Ir. Soekarno menggali pancasila yg ketika itu memang merupakan > > suatu perpaduan budaya timur dan budaya barat (setelah aufklarung) > > > > dan menurut saya adalah, kesalahan generasi apabila justru mengkultuskan, > > atau terjajah oleh pemikiran-pemikiran lama seperti pemikiran Mohammad di > > abad 6 atau Ir Soekarno, > > > > generasi muda harus punya karakteristik sendiri sesuai zaman, dan dituntut > > untuk membuat visi/pemikiran baru terus menerus yg berkesinambungan > > (permanent mindset revolution) > > > > +++++++++++ > > > > Manusia merdeka, pada hakekatnya, saya rasa adalah manusia yang sudah tidak > > terjajah oleh suatu pola pikir/keimanan/mindset/paradigma/weltanschauung > > masa lalu... > > > > namun manusia merdeka pada hakekatnya adalah manusia yang tegak, menatap > > kedepan, dan menciptakan visi baru/pemikiran baru untuk peradaban masa > > depan yang lebih baik dan humanis...dan ini berlangsung secara > > berkesinambungan (permanent) > > > > tugas generasi penerus bukanlah melestarikan atau terjajah oleh > > pemikiran/paradigma lama, tapi ia harus menciptakan pemikiran baru untuk > > peradaban yg lebih baik...(breakthrough peradaban) > > > > > > --- In [email protected], "arra_s" <arra_s@> wrote: > > > > > > > > > sekali lagi saya tanya, > > > jadi yg cocok buat bangsa indonesia itu apa? > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
