Group A :
Banyak pengamat telah memposisikan sbg group terlemah, diisi dua
tim juara kualifikasi yakni Rusia dan Yunani. Maka peluang lolos
terbesar ada pada kedua tim untuk mengatasi Ceko yg harus melewati
babak play off maupun memupus keuntungan tuan rumah, serta memiliki
keuntungan jadwal berupa Yunani versus Rusia pada lagi terakhir dgn
hasil kompromi jika sudah menabung nilai sebelumnya. Strategi ini
dibutuhkan karena akan bertempur hidup mati di babak berikutnya,
siapapun juara atau runner up dari Group B.

1. Rusia, The Reds Army (FIFA #013). Sebagai juara perdana dari
awal turnamen Euro di tahun 1960 saat masih bernama Uni Soviet,
namun selalu gagal dalam 8 kehadiran setelahnya. Rusia dikenal
sbg kesatuan tim yg mengandalkan mental baja, namun faktor usia
akan menghambat reputasi tsb.
Kapten: Andrey Arshavin, berusia 32 tahun yg dianggap "habis"
oleh Arsenal namun kembali bersinar di klub Zenit St Petersburg
lantas diberi kepercayaan oleh pelatih Dick Advocaat. Selain Rusia
memiliki amunisi berstamina dahsyat lewat predator Pavel Pogrebnyak
dan Roman Pavlyuchenko, juga bersiaplah membidani kelahiran talenta
eksplosif dari CSKA Moscow yakni Alan Dzagoev.

2. Yunani, Tim Para Dewa (FIFA #015). Merupakan juara Euro 2004
sbg tim kejutan dgn mengalahkan Portugal 2 – 1 di laga pembukaan,
untuk kembali memukul Portugal di partai final 1 – 0. Selain
merupakan peristiwa langka sepanjang sejarah, kesuksesan Yunani
telah menjadi simbol strategi tim secara kolektif dan menjadi
legenda ala spartan.
Kapten: Giorgos Karagounis, pemain senior 36 tahun andalan klub
Panathinaikos yg juga terlibat dalam kesuksesan 2004. Diharapkan
oleh pelatih Fernando Santos dapat memberi teladan dan suntikan
bagi tim yg masih saja minim pemain bintang namun pernah memberikan
berkah manis di kiprah terakhirnya.

3. Republik Ceko (FIFA #027). Pecahan negara Cekoslowakia yg sudah
rajin mengikuti ajang Euro sejak awal, serta sejak kemerdekaan Ceko
tahun 1993 tak pernah absen bahkan mencapai final tahun 1996.
Kapten: Tomas Rosicky, sempat diragukan karena faktor cidera.
Namun pelatih Michal Bilek tetap meyakini gelandang senior Arsenal
ini bersama Milan Baros yg pernah menjadi top skorer Euro 2004
dan jadi andalan Liverpool kini Galatasaray, ditunjang kematangan
Petr Cech di bawah mistar.

4. Polandia, The White Eagles (FIFA #062). Merupakan tim dgn
ranking FIFA paling rendah padahal pernah dua kali menjadi tim
terbaik ketiga ajang Piala Dunia. Faktor yg mungkin dipertimbangkan
sbg tuan rumah yg otomatis mendapat fasilitas "wild card", walau
secara turnamen Euro baru pertama kali terlibat sepanjang sejarah
yakni tahun 2008. Selain keuntungan factor tuan rumah, Polandia
berpotensi mengejutkan karena mewakili pasukan yg dianggap paling
muda untuk pertarungan tensi tinggi.
Kapten: Jakub Blaszczykowski, gelandang dari klub Borussia Dortmund
yg dianggap paling berpengalaman oleh pelatih Franciszek Smuda,
melebihi popularitas Wojciech Szczesny sbg kipper utama Arsenal
maupun talenta Robert Lewandowski sbg kunci sukses Borussia
Dortmund musim ini.

#1: Rusia
#2: Yunani



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke