Diskriminasi Islam terhadap wanita telah mendapatkan protest, kutukan, dan 
tekanan politik dari seluruh dunia sebagai pelanggaran HAM yang berat yang 
bergaung pada IOC (International Olympic Games Committe) di London.  Selama  
beberapa Olympic sebelumnya, Arab Saudia hanya mengirimkan atlit2 pria saja 
karena ajaran Islam melarang wanita untuk berpartisipasi dalam pertandingan 
olahraga.  Sikap keras kepala para ulama Islam Arab Saudia sekarang mendapatkan 
tekanan yang lebih keras lagi, melarang semua partisipasi laki2 Arab Saudi 
untuk ikut serta dalam pertandingan2 di Olympiade London 2012 apabila 
wanita-nya tidak di ikut sertakan.

Sikap tegas IOC London terhadap diskriminasi Islam terhadap wanita telah 
menimbulkan perdebatan seru masyarakat Arab Saudi menentang para ulamanya yang 
membuat kuatir kerajaan akan meningkat menjadi pemberontakan terbuka seperti 
yang sedang berlangsung di negara2 tetangganya.

Setelah perdebatan hebat antara masyarakat menentang ulama di Arab Saudi 
menentang ajaran Islam yang melarang wanita bertanding disemua bentuk olahraga, 
akhirnya untuk pertama kalinya pihak ulama bersedia memberi kelonggaran, bahwa 
wanita Arab Saudia dibolehkan bertanding olahraga dengan persyaratan mengenakan 
hijab atau jilbab yang sesuai dengan ajaran Islam.  Keputusan para ulama Arab 
Saudi telah mendapatkan sambutan hangat dari organisasi2 olahraga diseluruh 
dunia yang mengharapkan participasi Arab Saudi untuk mengirimkan juga atlit2 
wanitanya.

http://www.huffingtonpost.com/huff-wires/20120727/oly-jud-saudi-headscarf/ 

http://www.csmonitor.com/World/Olympics/2012/0727/Saudi-Olympic-athlete-hit-by-judo-head-scarf-ban-Safety-or-discrimination-video 


Untuk memenuhi persyaratan IOC London 2012, kerajaan Arab Saudi mengirimkan 
atlit2 pria bersama dua atlit wanita untuk bidang olah raga Judo dan sprinter 
400 meter.

Setelah BERHASIL dengan susah payah IOC London memaksa, menekan dan membujuk 
kerajaan Arab Saudia untuk mengirimkan atlit wanitanya atau sama sekali akan 
dilarang partisipasinya, ternyata kembali timbul masalah bagi atlit Judo wanita 
Arab Saudia ini, Federasi Judo Internasional melarang dengan tegas tidak bisa 
di-tawar2 lagi bahwa hijab atau jilbab dilarang dikenakan dalam pertandingan 
Judo.  Para official berusaha memberi dakwah2 dan pengarahan tentang ajaran 
Islam kepada para pimpinan Federasi Judo Internasional ini, namun tidak 
mendapatkan response, hanya dikatakan bahwa Olympic Games bukan tempat dakwah 
untuk menyebarkan agama Islam !!!

Keputusan tidak bisa berubah atau diubah karena pertandingan Judo adalah "arena 
perkelahian yang brutal" yang menggunakan "piting", "cekik", dan "bantingan", 
bertentangan dengan ajaran islam, jadi tidak ada prinsip "Lil Alamin" yang 
dianut dalam Islam.  Oleh karena itu, hijab atau jilbab akan membahayakan 
pemakainya karena lawan akan mencekik leher si pemakai jilbab dengan jilbab 
yang dikenakannya itu sendiri.  Atas dasar2 inilah, panitia pertandingan merasa 
bertanggung jawab atas keselamatan peserta pertandingan ini.  Allah tidak akan 
mampu melindungi umatnya dalam pertandingan Judo ini, tidak akan ada keajaiban, 
tapi yang ada adalah ancaman maut bagi peserta yang mematuhi perintah Allah ini.

Panitia pertandingan Judo makin menguatirkan peserta Arab Saudi ini setelah 
mendapatkan informasi bahwa peserta wanita Arab Saudi ini baru belajar Judo 
selama dua tahun dan sama sekali belum mencapai ban hitam (black belt) seperti 
yang dipersyaratkan secara minimal oleh panitia pertandingan.  Peserta Judo 
wanita Arab Saudi sudah didiskualifikasi oleh panitia pertandingan karena tidak 
memenuhi banyak persyaratan sebelum bertanding.

Jadi yang bisa disimpulkan disini, Arab Saudia bukan mengirimkan  atlit2nya 
untuk bertanding olah raga di Olympiade, mereka hanya menyalah gunakan arena 
Olympiade ini untuk berdakwah menyebarkan agama Islam yang lil alamin.  Mereka 
tidak memahami jiwa Olympiade tapi mereka ingin memaksakan mengubah jiwa 
Olympiade dengan keimanan Syariah Islam karena kegagalan dalam teror2 jihad 
sebelumnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke