Saat ini di tanah air sedang heboh buah-buahan impor asal Israel, khususnya
jenis kurma dan jeruk. Alhasil anggota Dewan Perwakilan Rakyat kebakaran
jenggot meminta pemerintah tegas memperbaiki kekeliruan itu. Indonesia
sampai saat ini tidak mengakui keberadaan Israel. Meski ada beberapa pihak
main belakang guna memasukkan produk Negeri Zionis itu.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) per 7 Agustus 2012 lalu, dua di
antara sembilan jenis buah impor terbesar diminati konsumen Indonesia
berasal dari Israel.

Juni lalu, 20,6 ton buah kurma senilai USD 191.300 asal Israel masuk ke
Indonesia. Sedangkan April lalu jeruk jenis Shantang sebanyak 0,666 ton
dengan nilai USD 709 ribu diimpor pengusaha dalam negeri.

Bidang pertanian Israel maju pesat dan menguasai hampir seluruh pangsa
pasar di dunia tidak alam waktu singkat. Tidak pernah terbayang di benak
para imigran Yahudi mereka harus meninggalkan segala kenikmatan telah
dibangun di seluruh belahan dunia berdatangan dan dihadapkan pada kenyataan
Tanah Yang Dijanjikan tandus. Alhasil mereka harus putar otak guna mencari
cara bertahan hidup. Mereka lalu menggarap wilayah itu sekuat tenaga.

Dahulu mereka hidup berdampingan dengan warga Arab-Palestina. Tetapi
lantaran ladang mereka sering diserang oleh suku Baduin, para petani itu
pun membentuk komunitas Kibbutz dan Moshav. Setelah Negara Israel berdiri,
gantian mereka meneror dan merampas ladang serta perkebunan warga
Palestina.

Kibbutz adalah sebuah komunitas pertanian. Semua anggota kibbutz tinggal
bersama dalam satu tempat mirip barak tentara. Mereka menggarap ladang
bersama-sama dan hidup kolektif. Sementara Moshav adalah wilayah perkebunan
milik pribadi, tetapi tetap dalam satu wilayah perkampungan.

Saban hari mereka mencangkul, membajak, serta menanami tanah mereka yang
tandus dengan harapan akan membawa berkah buat mereka di kemudian hari.
Jangan bayangkan hal itu dilakukan dengan peralatan modern. Saban dicangkul
yang ditemui hanyalah pasir dan batu.

Mereka lalu membuat sistem irigasi terpadu buat pengairan perkebunan dan
ladang mereka terbentang dari wilayah utara sampai selatan. Maklum saja
iklim di Timur Tengah panas bukan main. Musim hujan pun hanya terjadi pada
September sampai April.

Hasil unggul pertanian Israel meliputi 40 jenis buah, di antaranya jeruk,
anggur, lemon, alpukat, pisang, apel, ceri, plum, strawberi, pir, dan buah
pome. Berkat penelitian dan teknologi, mereka mampu menghasilkan buah
dengan kualitas nomor satu dan tampak menarik jika dilihat. Bahkan kini
mereka sedang mengembangkan tanaman ganja tidak memabukkan buat kepentingan
medis.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke