Sebenarnya Gus dur dengan kondisi phisiknya yang gak begitu sempurna, kurang 
pantas jadi Presiden; tapi ternyata beliau juga melaksanakan tugas dan tanggung 
jawabnya cukup BAIK; atau relatif baaik lah. Hanya saja biasa oraang yang 
relatif agak jujur di NKRI ini sering DICULASIN. Tapi mungkin juga naiknya GD 
tempo hari , adalah dengan cara yang kurang baik juga; yaitu nyerobot yang 
seharusnya Megawati !


--- In [email protected], Muskitawati <muskitawati@...> wrote:
>
> Jabatan seorang presiden dimanapun didunia akan merupakan catatan sejarah 
> penting bagi perkembangan dan kemajuan negara ybs.  Demikianlah dengan Gus 
> Dur seorang ulama Islam yang terbesar di Indonesia, bahkan di Asia.  
> Pemujanya di-mana2 bukan hanya yang umat Islam saja tetapi juga umat agama 
> lain mengaguminya sebagai ulama yang pluralistik.  Gus Dur pandai bergurau, 
> pandai bergaul, disukai di-mana2, seorang pendidik teladan, dan yang penting 
> beliau ini rendah hati, jujur, blak2an bicara apa adanya.
> 
> Paradox dan kontrast dengan Suharto yang juga jadi presiden dengan cara2 
> curang, culas, licik, kotor, main culik, main bunuh dan semua kerjaan kotor 
> lainnya yang belum pernah anda dengar sekalipun sudah pernah dikerjakan oleh 
> Suharto ini.  Bapak Suharto ini benar2 koruptor besar, koruptor agung, yang 
> sebelum matinya pun sudah dihadapkan kemuka pengadilan, tapi anak buahnya dan 
> bekas mereka2 yang beruntung selama beliau berkuasa ternyata mati2an berjuang 
> dengan jalan yang kotor juga berhasil membersihkan nama beliau, dicabut semua 
> tuduhan, dinyatakan bersih dan tidak bersalah hingga matinya pun dianggap 
> pahlawan bangsa.
> 
> Jadi meskipun Suharto lebih kotor dari Gus Dur, tapi sejarah mencatat Gus Dur 
> lebih buruk dari Suharto.  Karena Gus Dur dipecat dari jabatan ke 
> presidenannya sebelum jatuh tempo, baru jadi presiden satu setengah tahun, 
> terpaksa dipecat dan Megawati yang waktu itu jadi wakilnya akhirnya naik jadi 
> presiden memenuhi sisa waktu yang harusnya dijalani oleh Gus Dur.
> 
> Gus Dur dipecat karena memerintahkan tukang pijatnya untuk mengambil uang 
> tabungan milik pegawai Bulog yang disimpan di koperasi Bulog.  Gus Dur 
> ketangkep basah jelas sangat memalukan meskipun jumlahnya kecil yang dicolong 
> ini sekitar $6 milyard rupiah, tapi memalukan.
> 
> Begitulah ulama imam besar Gus Dur yang punya kemaluan yang kecil, tidak tahu 
> malu, betul2 memalukan umat karena Gus Dur wakil Islam pertama yang berhasil 
> jadi presiden.  Seharusnya NU membubarkan diri dan membentuk partai baru atau 
> organisasi baru katimbang mempertahankan organisasi yang sudah tercela, 
> ternoda, dan dicemoohkan dalam catatan sejarah bangsa ini.
> 
> Itulah sebabnya SBY menolak memasukan Gus Dur sebagai calon pahlawan 
> nasional, karena sangat memalukan harga diri bangsa ini kalo sampai yang 
> dibanggakan sebagai pahlawannya adalah seorang maling yang ketangkap basah 
> sewaktu mencuri uang tabungan milik bawahannya.
> 
> > Wahyu Suluh <wahyusuluh@> wrote:
> > "Jangan pernah minder menjadi
> > pembantu. Karena di mata Allah, 
> > derajat kita sebagai manusia 
> > sama," ujar Said, dalam siaran
> > persnya.
> 
> Betul jangan minder jadi pembantu, TAPI yang lebih penting lagi, jangan 
> sombong kalo jadi juragan, jangan sombong kalo jadi pejabat, dan jangan korup 
> kalo jadi presiden.
> 
> Jadi maling dan jadi pembantu derajatnya dimata Allah tidak sama, biarpun 
> jabatannya presiden, karena kalo jadi maling uang tabungan pegawai Bulog 
> derajatnya jadi sangat rendah, memalukan dan memang harusnya malu meskipun 
> ternyata Gus Dur tidak malu.
> 
> Ingat ya, sejarah RI sudah mencatat bahwa ketua NU yang pertama kali yang 
> jadi presiden yaitu Gus Dur di pecat MPR gara2 kepergok korupsi nyolong uang 
> tabungan pegawai BULOG yang disimpan di Koperasi Bulog.
> 
> Jadi pembantu tidak perlu malu, tapi jadi presiden yang dipecat gara2 tukang 
> pijetnya disuruh nyolong tabungan pegawai BULOG, maka itu betul2 harus malu 
> karena memang memalukan dan malu2in, apalagi jadi ketua NU yang juga sesepuh 
> NU yang harusnya dijadikan teladan !!!
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke