Tradisi halal bihalal adalah salah satu tradisi unik, disamping tradisi mudik, yang hanya ada di Indonesia dalam merayakan Idul Fitri. Tradisi halal bihalal ini di mulai sejak jaman Presiden Soekarno ketika mengundang pemuka masyarakat agama, birokrat pemerintah membuka Open House di Istana Negara.
Presiden Soekarno mengundang pemuka agama, birokrat negara, dalam Open House hanya menyangkut masalah kepraktisan belaka, dalam menghemat waktu, tenaga, dan biaya, maka disebutkanlah kata 'halal bihalal' (sama2 halal). Setelah itu, tradisi halal bihalal ini menjadi tradisi yang tahun depannya dilakukan oleh para birokrat di seluruh Indonesia, keluarga besar, pedagang, dan bahkan tradisi halal bihalal ini makin meluas dengan meliputi seluruh elemen masyarakat dalam merayakan Idul Fitri secara kolektif. Tradisi halal bihalal ini biasanya berupa kumpul bareng saling memaafkan, ramah tamah, dan makan bersama. Instansi pemerintah dan perusahaan swasta juga mengadakan halal bihalal yang pesertanya merupakan lintas agama karena silaturahim merupakan ibadah sosial diantara sesama manusia. Secara fisik halal bihalal merupakan sambungan dari silaturahim dalam menyambung tali kerabat diantara sesama keluarga, teman, dan dan saling memaafkan dengan berjabat tangan. Seperti diketahui, silaturahim adalah salah satu ibadah sosial antar manusia yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Secara spiritual, halal bihalal ini adalah kesempatan untuk saling memaafkan diantara sesama manusia (hablum minanas), karena kesalahan diantara sesama manusia hanya dapat dimaafkan oleh sesama manusia juga. Setelah hubungan spiritual antara manusia dengan memohon ampunan dosa kepada Tuhan (hablum minallah). Maka tradisi halal bihalal, yang saling memaafkan sesama manusia ini, sekaligus merupakan keseimbangan antara hablum minallah dan hablum minanas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan halal bihalal adalah suatu kegiatan positif yang lebih mengarah kepada mempererat tali silaturahim antar sesama manusia karena pesertanya adalah lintas agama, dibandingkan dengan kegiatan ritual agama saja. ==== [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
