Jadi berita2 paradoks yang controversial fatwa MUI Pusat vs fatwa MUI Jatim, 
tidak akan diedit lagi, tidak akan di update karena ke-dua2nya memang merupakan 
sikap kebijaksanaan pemerintah RI.  Hanya berbeda tujuan dari fatwa itu 
sendiri, yang penting untuk dikonsumsi umat islam didalam negeri dan dilain 
pihak perlu untuk konsumsi luar negeri.

Fatwa MUI Pusat perlu mengakui Islam Syiah dalam rangka berhubungan baik dengan 
pemerintah Iran yang telah banyak membantu RI dan juga menanamkan investasinya 
di Indonesia.

Lain dengan Fatwa MUI Jatim yang memang merupakan ideology yang dianut 
pemerintah dan umat Islam seluruh RI.  Hal ini terbukti bahwa MUI pusat 
mengirimkan sejumlah dana kepada MUI Jatim untuk mendidik mereka yang tersesat 
menjadi penganut Syiah agar bisa dipaksa mengikuti pendidikan dibeberapa 
pesantren NU agar kembali kejalan keimanan Sunni yang dianut pemerintah RI.

Jadi meskipun dari luar kelihatan terjadi pertentangan antara MUI Pusat dan 
Jatim, namun sebenarnya justru bukanlah pertentangan melainkan kerja sama untuk 
mempersatukan Islam Indonesia tetap pada akar ke Sunni an-nya.

> "GELORA45" <SADAR@...> wrote:
> Ketua DPR: Aliran Syiah Tidak Sesat
> MUI sudah mengeluarkan fatwa itu
> tidak sesat, maka persoalan sekarang
> adalah kenapa masih muncul konflik?
> Itu pasti sosialisasi keputusan MUI
> yang masih kurang. 

MUI pusat bilang tidak sesat, tapi MUI Jatim sudah keluarkan fatwa sesat.  
Solusinya diadu aja !!!

Ini berarti, agen2 Islam Syiah menguasai pusat, sementara agen2 Islam Sunni 
dari Arab menguasai MUI Jatim.

Iran tentunya lebih tahu siapa agen2 Arab yang anti-Syiah, catat2lah namanya 
karena nantinya khan bisa diculik seperti di negara2 Islam lainnya.

Soal bantahan MUI pusat hanyalah basa basi, hanyalah pura2, yaitu pura2 
mengakui lalu musuh lengah kita penggal dari belakang.  Ini sudah petunjuk 
alQuran kepada semua aliran Islam.  Sunni dan Syiah akan menggunakan strategy 
sunna nabi yang sama.  Tunggu tanggal mainnya, pertunjukkan belum selesai dan 
akan mempertunjukkan action yang lebih menggiriskan.

Ini bukanlah masalah sosialisasi melainkan masalah prinsip, masalah ideology, 
dan masalah keyakinan dipihak yang paling benar.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke