email sampah... 


________________________________
 From: emmanuel Mehmet <[email protected]>
To: [email protected] 
Cc: [email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; Abbas Amin 
<[email protected]>; Alexander Edbert <[email protected]>; 
Gabriella Rantau <[email protected]>; Jhonny Research 
<[email protected]>; Kabarmu Kutunggu 
<[email protected]>; Richan S <[email protected]>; 
Slamet <[email protected]>; Tawangalun <[email protected]> 
Sent: Wednesday, August 29, 2012 9:35 AM
Subject: demo menuntut diperbolehkannya telanjang dada utk wanita.
 

NEW YORK (Reuters) - Sekitar duapuluhan wanita wanita bertelanjang dada 
di sebuah taman di New York City untuk melakukan aksi protes "Hari 
Telanjang Dada Nasional" karena ketidaksetaraan hak telanjang dada 
antara pria dan wanita.

Di taman itu juga ada pria-pria 
bertelanjang dada namun tak ada yang memperhatikan mereka. Panitia 
protes mengatakan bahwa ini adalah bukti kesenjangan.

Perempuan 
telanjang dada yang berkumpul menarik perhatian orang-orang di taman 
yang kemudian mengambil foto dan video dengan ponsel mereka.

"Tidak
 ada yang salah dengan puting perempuan," kata Karen Heaven, salah satu 
panitia protes tersebut, kepada kerumunan yang berkumpul di Bryant Park,
 Manhattan. Ia hanya mengenakan celana panjang putih dan tas selempang. 
"Anjing saya punya enam puting, saya punya dua, tapi saya bisa dipenjara
 karena mempertontonkan puting saya. Ini 2012--apa yang kita pikirkan?"

Di
 New York, perempuan tidak melanggar hukum saat bertelanjang dada di 
hadapan umum, namun hukum ini berbeda-beda di berbagai negara bagian 
Amerika Serikat. Heaven dan kolega-koleganya mengatakan bahwa 
diskriminasi ini melanggar hukum dan mereka ingin kesetaraan penuh.

Protes serupa dijadwalkan di sekitar 30 kota di Amerika Serikat dan 10 kota di 
dunia, kata para panitia.

Hari
 Telanjang Dada Nasional ini diperingati tahunan sejak 2007 oleh bekas 
wartawan olahraga mobil Rael, yang kemudian membuat agama bernama 
Gerakan Raelian setelah ia mengaku dikunjungi mahluk luar angkasa di 
taman gunung berapi Prancis. Menurut dia, mahluk luar angkasa itu 
memberi tahu bahwa kehidupan di Bumi diciptakan oleh ilmuwan luar 
angkasa, seperti tercantum di situsnya.

Meski begitu, referensi 
terhadap kehidupan yang diciptakan alien tak sampai pada kerumunan orang
 yang lebih banyak berfokus pada melihat dada wanita.

"Saya akan 
menunjukkan ini pada beberapa teman dan menghapusnya setelah beberapa 
hari," kata Rudy Sison, penduduk kota New York yang kebetulan berkunjung
 ke taman pada Minggu, sambil melihat-lihat foto dan video yang baru ia 
ambil di ponselnya. "Mereka telanjang dada."

Beberapa wanita malah membawa spanduk bertuliskan, "Hak Telanjang Dada Buat 
Semua".

Setelah
 pidato-pidato, seorang gitaris memimpin kerumuman orang untuk 
menyanyikan lagu The Beatles' "Let It Be" dan mengganti liriknya dengan 
"Let 'em breathe" atau 'biarkan mereka bernapas'.


Jangan melihat islam dari perilaku pemeluknya krn perilaku mereka seringkali 
tidak sesuai dgn ajarannya,lihatlah Islam dari ajarannya.Baca Al quran

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke