Tumben, KOMPAS yg biasanya teliti kali ini teledor muat beritanya

Tunjukkan 4 Rekening, Tina Talisa Bantah Dapat Aliran Dana dari MA


http://news.detik.com/read/2012/08/29/151145/2002241/10/tunjukkan-4-rekening-tina-talisa-bantah-dapat-aliran-dana-dari-ma?9911012


Jakarta Tina Talisa, perempuan cantik yang saat ini menjadi presenter Indosiar, 
mengadukan sejumlah media ke Dewan Pers. Tina menilai pemberitaan 
dirinya menerima aliran dana dari MA, salah seorang pimpinan Banggar 
DPR, merupakan berita bohong. Dia menunjukkan print out 4 rekening 
tabungannya. 

Di Dewan Pers, Tina Talisa diterima anggota Dewan 
Pers Agus Sudibyo dan Uni Lubis. Pertemuan Tina dengan Dewan Pers usai 
sekitar pukul 14.20 WIB, Rabu (29/8/2012). Saat pertemuan, Tina 
didampingi oleh Pemimpin Redaksi Indosiar Nurjaman Mochtar. 

Tina yang mengenakan pakaian blazer warna biru tua mengadukan empat media, 
yaitu Harian Kompas, Berita Kota, Warta Kota, dan Rakyat Merdeka. Tina 
menilai pemberitaan empat media terkait dirinya itu tidak memenuhi 
kaedah kode etik jurnalistik (KEJ). Salah satu alasannya, empat media 
itu tidak melakukan konfirmasi sama sekali ke Tina. Karena itu Tina 
meminta agar media-media tersebut meralatnya dan memohon permintaan 
maaf. 

Untuk memperkuat bantahannya bahwa pemberitaan di empat 
media itu bohong, Tina Talisa membawa bukti data rekening 4 tabungan 
yang ia miliki. Keempat rekening Tina itu adalah rekening di Bank Mega, 
BCA, Mandiri, dan HSBC Amanah. Data rekening itu diserahkan Tina secara 
resmi kepada Agus Sudibyo. 

"Saya membawa bukti data rekening 
tabungan saya di Bank Mega, BCA, Mandiri, dan HSBC Amanah. Tidak satu 
pun dari rekening-rekening itu yang disebutkan adanya aliran dana Rp 120 juta 
atau jumlah berapa pun, dan pada waktu kapan pun dari mantan 
pimpinan banggar DPR MA seperti disebutkan dalam pemebritaan beberapa 
media itu," kata Tina dalam keterangan tertulis yang ia sampaikan kepada 
wartawan. 

Sementara itu, menurut Uni Lubis, kepada Dewan Pers, 
Tina menyampaikan bahwa substansi berita-berita yang menyudutkannya itu 
sama sekali tidak berdasarkan fakta. Karena itu, Tina berharap Dewan 
Pers bisa meminta media-media tersebut meralat sekaligus membuat 
permintaan maaf atas kesalahan pemberitaannya.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke