Hehehe... tawangalun mau nyangkal bhw dia pernah nganjurin spy cino2 diperkosa 
spt kejadian thn 1998.






>________________________________
> From: Tawangalun <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Thursday, August 30, 2012 4:37 PM
>Subject: kebayang si uplik modar gak ada yg ngelayat, jadi jangan dogol jadi 
>orang. Re: [proletar] Makan Cokelat Jauhkan Pria dari Stroke + Jadi Orang 
>Jangan Galak-galak Kalau Tak Ingin Kena Stroke
> 
>
>  
>Yang berminat sekali mau merkosa Chinese itu ITEM ABU,padahal dia kalau 
>disuruh merkosa Marlene katanya bandulnya nunjuk jam 6.00 alias nunjuk kebawah.
>
>Tawangalun.
>
>--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:
>>
>> 
>> 
>> Suryana makin gila aja, setelah Tawang bilang dia pengen agar semua 
>> perempuan Tionghoa,artinya juga istri dan anak perempuan Suryana dipoerkosa..
>> 
>> Omongannnya juga jadi makin kaco.
>> 
>> --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@> wrote:
>> >
>> > 
>> > ----- Original Message ----- 
>> > From: "Sunny" <ambon@>
>> > >
>> > >
>> > > http://health.detik.com/?993301lifestyle
>> > >
>> > > Makan Cokelat Jauhkan Pria dari Stroke
>> > > Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
>> > > Kamis, 30/08/2012 15:22 WIB
>> > >
>> > > Jakarta, Cokelat sudah lama diketahui memiliki manfaat kesehatan yang 
>> > > luar 
>> > > biasa, diantaranya menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi 
>> > > kekebalan tubuh dan mencegah penuaan dini.
>> > >
>> > > Tak hanya berhenti sampai disitu, sebuah studi baru menemukan bahwa 
>> > > cemilan kesukaan anak-anak dan orang dewasa ini juga dapat menurunkan 
>> > > risiko penyakit stroke jika dikonsumsi dalam jumlah besar, terutama bagi 
>> > > pria.
>> > >
>> > > Untuk memperoleh kesimpulan itu, studi yang dipublikasikan dalam jurnal 
>> > > Neurology ini mengamati pola makan lebih dari 37.000 pria Swedia berusia 
>> > > 39-75 tahun. Partisipan juga ditanyai tentang berbagai jenis makanan dan 
>> > > minuman yang dikonsumsinya, terutama cokelat lalu mengulas rekam medis 
>> > > mereka selama 10 tahun belakangan.
>> > >
>> > > Hasilnya, risiko stroke pria yang mengonsumsi cokelat terlihat lebih 
>> > > rendah, terutama yang makan cokelat dalam porsi besar. Dalam studi ini, 
>> > > partisipan yang makan porsi cokelat terbesar yaitu sepertiga cangkir 
>> > > tiap 
>> > > minggunya berisiko stroke 17 persen lebih rendah dibandingkan partisipan 
>> > > yang tidak mengonsumsi cokelat sama sekali.
>> > >
>> > > Peneliti pun membandingkan temuan mereka ini dengan hasil studi-studi 
>> > > sebelumnya yang lebih banyak mengemukakan kaitan antara konsumsi cokelat 
>> > > dengan risiko stroke pada wanita saja.
>> > >
>> > > "Sementara studi lain seringkali mengamati bagaimana cokelat dapat 
>> > > membantu menjaga kesehatan kardiovaskular pada wanita, studi ini adalah 
>> > > yang pertama menemukan bahwa cokelat juga bermanfaat untuk mengurangi 
>> > > risiko stroke pada pria," ungkap salah satu peneliti dari Karolinska 
>> > > Institute di Stockholm seperti dilansir dari abcnews, Kamis (30/8/2012).
>> > >
>> > > Istimewanya, studi ini juga menemukan bahwa efek cokelatnya tak hanya 
>> > > didapatkan pada cokelat hitam karena justru 90 persen cokelat yang 
>> > > dikonsumsi partisipan dalam studi ini adalah cokelat susu. Padahal 
>> > > studi-studi sebelumnya lebih sering menekankan bahwa pengurangan risiko 
>> > > stroke itu dikaitkan dengan konsumsi cokelat hitam.
>> > >
>> > > Meski begitu, sejauh ini para pakar sepakat bahwa manfaat luar biasa 
>> > > dari 
>> > > cokelat itu berasal dari kandungan flavanoidnya yang bersifat 
>> > > antioksidan, 
>> > > anti-pembekuan darah dan anti-peradangan. Padahal flavanoid sendiri 
>> > > paling 
>> > > banyak ditemukan pada cokelat hitam.
>> > >
>> > > Dr. Roger A. Brumback, seorang profesor di bidang patologi, psikiatri 
>> > > dan 
>> > > neurologi dari Creighton University Medical Center yang tak terlibat 
>> > > dalam 
>> > > studi ini pun mengomentari, "Tak semua orang tahu bahwa cokelat susu itu 
>> > > bisa menurunkan risiko stroke. Lagipula tak semua cokelat dibuat dengan 
>> > > kandungan yang sama."
>> > >
>> > > Menurutnya, kelebihan cokelat hitam bila dibandingkan cokelat susu 
>> > > adalah 
>> > > flavanoidnya tidak diencerkan dan tidak tercampur dengan susu. Komposisi 
>> > > kakao atau cokelatnya pun mencapai 35 persen, sedangkan pada cokelat 
>> > > susu, 
>> > > cokelatnya tak lebih dari 10 persen. Justru kalau pasien diminta untuk 
>> > > mengonsumsi lebih banyak cokelat susu maka sama saja dengan memberinya 
>> > > dosis gula yang lebih tinggi.
>> > >
>> > >
>> > > ++++
>> > >
>> > > Ref:  Agaknya orang yang sering galak (marah-marah) mempunyai tekanan 
>> > > darah tinggi.
>> > >
>> > > http://health.detik.com/read/2012/08/30/074153/2002735/766/jadi-orang-jangan-galak-galak-kalau-tak-ingin-kena-stroke?l992204755
>> > >
>> > > Jadi Orang Jangan Galak-galak Kalau Tak Ingin Kena Stroke
>> > > AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
>> > > Kamis, 30/08/2012 07:41 WIB
>> > >  a..
>> > > Jakarta, Galak dan suka marah-marah tidak hanya membuat orang cepat tua 
>> > > dan dijauhi teman, tetapi juga mengganggu kesehatan. Penelitian 
>> > > membuktikan, orang yang galak lebih rentan kena stroke bahkan meski 
>> > > tidak 
>> > > merokok atau makan junk food.
>> > >
>> > > Dibandingkan orang-orang pada umumnya, seseorang yang memiliki sifat 
>> > > temperamental atau gampang marah dan tidak sabaran punya risiko 2 kali 
>> > > lebih tinggi untuk kena stroke. Peningkatan risiko ini hampir setara 
>> > > dengan kebiasaan merokok, yang juga merupakan faktor risiko pada 
>> > > serangan 
>> > > stroke.
>> > >
>> > > Para ilmuwan di Spanyol membuktikan hal itu setelah mengamati 150 orang 
>> > > dewasa yang mengalami serangan stroke, lalu membandingkannya dengan 300 
>> > > orang dewasa sehat dari lingkungan yang sama. Selain mencatat riwayat 
>> > > penyakitnya, para ilmuwan juga mengamati kepribadian para partisipan.
>> > >
>> > > Kepribadian yang buruk, dalam arti gampang marah dan tidak ramah 
>> > > dikaitkan 
>> > > dengan riwayat stres yang sifatnya kronis. Berbagai penelitian 
>> > > sebelumnya 
>> > > menunjukkan, stres kronis memang merupakan salah satu faktor risiko pada 
>> > > serangan stroke sperti halnya merokok.
>> > >
>> > > Namun yang mengejutkan dalam penelitian ini adalah, peningkatan risiko 
>> > > stroke pada orang pemarah hampir setara dengan kebiasaan merokok. Baik 
>> > > sifat pemarah maupun kebiasaan merokok, sama-sama bisa meningkatkan 
>> > > risiko 
>> > > stroke hingga 2 kali lipat.
>> > >
>> > > Selain karena merokok dan punya sifat pemarah, risiko stroke juga 
>> > > meningkat dengan adanya riwayat pengalaman traumatis atau emosional. 
>> > > Misalnya pad aorang yang pernah sangat berkabung dan gagal berdamai 
>> > > dengan 
>> > > perasaannya, risiko stroke bisa meningkat hingga 4 kali lipat.
>> > >
>> > > "Pola perilaku bisa menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan 
>> > > berbagai pemicu stres dalam hidup," kata Dr Jose Antonio Egido, ahli 
>> > > saraf 
>> > > dari San Carlos University Hospital yang mempublikasikan penelitian itu 
>> > > dalam Journal of Neurology, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis 
>> > > (30/8/2012).
>> > >
>> > >
>> > >
>> > >
>> > > [Non-text portions of this message have been removed]
>> > >
>> > >
>> > >
>> > > ------------------------------------
>> > >
>> > > Post message: [email protected]
>> > > Subscribe   : [email protected]
>> > > Unsubscribe : [email protected]
>> > > List owner  : [email protected]
>> > > Homepage    : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
>> > >
>> > >
>> > >
>> >
>>
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke