Tidak salah jika film "The Bourne Legacy" mendapat ekspektasi tinggi dari para 
fans trilogi Jason Bourne ( "The Bourne Identity" , "The Bourne Supremacy" dan 
"The Bourne Ultimatum" ). Pasalnya, film keempat ini berhasil memuaskan para 
moviegoers (termasuk yang bukan fans Jason Bourne sekalipun) dengan berbagai 
adegan action yang menegangkan sekaligus mendebarkan di sepanjang filmnya.

"The Bourne Legacy" menceritakan perjuangan keras dan ekstrim agen "Operation 
Outcome", Aaron Cross (Jeremy Renner), melarikan diri dari kejaran agen CIA, 
Eric Byer (Edward Norton). 

CIA ingin membunuhnya karena dampak peristiwa yang ada di film "The Bourne 
Ultimatum", yaitu Jason Bourne yang meninggalkan sebuah aib bagi CIA.

Ternyata tidak hanya ada satu lembaga rahasia yang menghasilkan agen seperti 
Bourne. Masih ada lagi lembaga lain dan bahkan lebih besar dari apa yang 
diceritakan di "The Bourne Ultimatum". CIA pun memutuskan untuk menutup 
"Operation Outcome" dan menggantinya dengan "Operation Treadstone". Untuk 
menghilangkan jejak, Byer mulai membunuhi para agen "Operation Outcome" dengan 
memberi sebuah obat khusus. Dalam pelariannya, Aaron dibantu oleh dokter 
cantik, Marta Shearing (

Rachel Weisz). Marta adalah dokter yang membantu menciptakan para agen 
"Operation Outcome".

Hampir 135 menit penonton dibuat tegang dengan adegan action keren Jeremy 
Renner (pemeran Clint Barton/Hawkeye di film "

The Avengers") yang dikejar-kejar oleh CIA. Bisa dikatakan sutradara Tony 
Gilroy berhasil membuat adegan action seperti baku tembak atau kejar-kejaran 
menjadi tidak membosankan di keseluruhan film Universal Picture ini. 
Sebaliknya, penonton seakan-akan disihir untuk penasaran dan ingin mengikuti 
setiap adegannya.

Penggemar setia 

Matt Damon tak perlu kecewa karena karakter Jason Bourne ditampilkan di film 
walau hanya sekilas. Produser Frank Marshall dan Patrick Crowley juga membawa 
nuansa Asia karena melibatkan Manila, Filipina, untuk lokasi syuting adegan 
Aaron dan Marta pergi ke laboratorium untuk memutus ketergantungan Aaron pada 
obat biru. Namun kabarnya, penonton Filipina dibuat kecewa karena pengambilan 
gambar film ini diambil di kawasan San Andres yang lebih banyak menampilkan 
sisi kumuh dan padat penduduk negara mereka.

Salah satu adegan yang paling sulit dilupakan adalah kejar-kejaran antara 
Aaron, Marta dan agen LARX-03 yang diperankan aktor keturunan Taiwan-Jepang, 
Louis Ozawa Changchien. LARX-03 adalah agen pembunuh tanpa kenal ampun yang 
ditugasi menghabisi Aaron dan Marta di Manila. Penonton bakal dibuat berdegup 
kencang saat mereka kejar-kejaran di atas genteng-genteng rumah penduduk, 
hingga aksi kebut-kebutan menggunakan motor dan mobil di jalan raya.

Tidak ada salahnya memilih "The Bourne Legacy" sebagai tontonan akhir minggu 
Anda. Namun pastikan dulu apakah rekan anda pecinta genre action atau tidak, 
karena mayoritas film ini dipenuhi adegan action yang keren dan mendebarkan.

Charles Asiku
[email protected]
[email protected]
pin: 21EF6D92
Surabaya




Powered by Telkomsel BlackBerry®

------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke