Masih banyak kaum muslimin dan ulama2 muslim memprotes kalo ada penghina Islam 
dilindungi berdasarkan HAM.  Mereka tidak mengerti bahwa HAM memberi kebebasan 
kepada setiap orang apapun agamanya untuk memuja atau menghina agama apa saja 
selama mereka mempercayainya atau menghinanya.

Kebebasan berpendapat itu berlaku dua arah bukan cuma satu arah saja, hal 
inilah yang tidak diajarkan dalam Islam, hal inilah yang merupakan kekurangan 
dalam ajaran Islam, hal inilah yang merupakan cacat ajaran Islam yang paling 
parah.  Bahwa, mempercayai dan tidak mempercayai adalah sama2 kepercayaan yang 
berada dalam ruang lingkup kebebasan beragama itu sendiri.

Jadi ajaran Islam yang cuma satu arah itu sama artinya bisa pergi tidak bisa 
pulang, sama artinya cuma menyembah allah dilarang menyembah setan.  Padahal 
ajaran Buddha, system Demokrasi, dan semua ajaran2 moral yang tinggi selalu 
harus dua arah, kalo boleh menyembah Allah, maka harus juga boleh menyembah 
setan.  Itulah sebabnya, ajaran Islam selalu konflik dengan siapa saja bahkan 
juga dengan dirinya sendiri.  Seperti Menteri Agama yang rusak pikirannya 
karena menganggap cara berpikirnya yang salah dianggap benar dan normal.  Di 
Jatim sang Menteri memerintahkan MUI untuk memberitakan bahwa Islam Syiah 
adalah sesat, tetapi kepada MUI di Jakarta sang Menteri memerintahkan untuk 
memberitakan bahwa Islam Syiah itu tidak sesat.  Sementara otaknya simpang siur 
menyusun berita yang membingungkan para pengikutnya, sang Menteri memerintahkan 
agar semua penganut Syiah di Sampang di Isolasi, dimasukkan ke camp disebuah 
pesantren agar berubah tidak lagi percaya
 kepada Syiah.  Padahal kalo memang Syiah itu benar tidak sesat, lalu kenapa 
para penganutnya di Sampang harus di Isolasi ???  Harus dimasukkan kedalam camp 
pengungsi ???  Harusnya pelaku2 terornya lah yang ditangkap bukan malah 
korbannya yang di ungsikan dipaksa meninggalkan rumah dan harta bendanya untuk 
dijarah penganut yang sejalan dengan sang menteri.

Bukan cuma menteri agama yang pikirannya awut2an, bahkan Raja Arab Saudia yang 
merupakan Caliph kaum Sunni telah mengajukan proposal Syariah untuk disyahkan 
UU pelarangan terhadap penghinaan agama.  Oleh sekjen UN proposal Syariah ini 
menjadi tanda tanya, karena alQuran dan Islam penuh dengan penghinaan terhadap 
agama penyembah berhala, sebaliknya, belum pernah ada agama penyembah berhala 
yang menghina agama Islam.

Jadi oleh Ban Ki Moon lebih dulu ditanyakan kepada Caliph Islam Sunni ini, 
bahwa kalo UU pelarangan penghinaan terhadap agama ini disyahkan, maka hukuman 
apa yang harus saya jatuhkan kepada agama Islam, muslimin dan alQuran-nya ???  
Kalo anda menyembah dan memuliakan Allah, lalu kenapa penyembah berhala harus 
dilarang menyembah dan memuliakan patung2nya ???  Kalo anda boleh menghina 
patung2 mereka, lalu kenapa anda harus marah dan menghukum para penyembah 
berhala yang menghina Allah dan nabi2nya ???  Ingat lhooo... kata Ban Ki Moon, 
bahwa saya bangsa Korea dimana nenek moyang saya dan saya juga penyembah 
berhala yang sering anda hina itu, padahal saya belum pernah menghina Islam, 
bahkan banyak bangsa Korea diculik dan dibunuh di Arab gara2 bukan Islam.

Kemudian pembicaraan dan usul2 caliph Islam Sunni ini digelar diruang tertutup 
dimana hasilnya cuma jadi bahan tertawaan sehingga sang caliph Islam sunni yang 
dimuliakan Allah malah tidak bisa dimuliakan dalam sidang ini.  Ban Ki Moon 
ketok palu, semua negara didunia menolak usul Caliph Islam sunni ini dengan 
suara bulat, bahkan pemimpin Islam Syiah pun menertawakannya bukan mendukung 
usul sesama Islamnya juga.

Ada kaya ada miskin, ada bagus dan ada jelek, ada perempuan dan ada laki2, ada 
Allah dan ada Setan, semuanya ini memang harus berpasangan tidak boleh dilarang 
karena sama2 merupakan kebutuhan yang tidak terpisahkan.  Allah tidak ada 
buktinya, Setan juga tidak ada buktinya, kalo harus menyembah Allah dilarang 
menyembah setan, maka orang lain boleh menyembah setan dan dilarang menyembah 
Allah dan begitulah kira2 HAM dan Demokrasi ditegakkan berdasarkan keadilan dan 
keseimbangan yang tidak berat sebelah.

Jadi kalo anda anggap Islam dari Allah dan agama lain dari setan, maka dimana 
letaknya kesalahan kalo umat yang bukan Islam meyakini bahwa Islam itu dari 
setan dan agama lainnya dari Allah.  Atau dimana salahnya kalo ada yang 
menganggap Allah itu sama dengan setan ???  Semuanya tidak ada buktinya, bebas 
berpendapat dan bebas mempercayainya selama tidak mengganggu pihak lain yang 
bertentangan dengan anda.

Demikianlah ajaran Islam mutlak salah karena menganggu pihak lainnya yang 
bertentangan kepercayaan dengan mereka umatnya.  Jadi Raja Arab sebagai caliph 
Islam Sunni mengajukan RUU Internasional untuk melarang menghina Islam tapi 
dihalalkan menghina agama lainnya seperti peghinaan2 yang penuh dalam ayat2 
alQuran yang mereka hafalkan setiap harinya.  Ini salah ya...  ini namanya 
agama kebencian, agama terror, dan agama pembantaian.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke