Halah Mus dikira aku lupa po dulu Amerika kewirangan ketika mau nyelamatin sandra AS di Iran,malahan helikopter AS do tabrakan karepe dewe.Sejak itu AS pikir2 dulu kalau mau nyerang Iran sebab ternyata Drone AS dg mudah diplinteng (ketapil) oleh Ahmadinejat.Syiah memang mungsuhan dg Sunny tapi bukan berarti Hizbollah gelem rangkulan dg Israel.Dulu Tank Markava sudah banyak yg dihancurkan oleh Hizbullah,akirnya mundur teratur.
Tawangalun. --- In [email protected], Muskitawati <muskitawati@...> wrote: > > Republik Islam Iran ini adalah ciptaan Amerika yang dengan sengaja menggusur > Raja Syah Pahlevi yang bersahabat dan sangat dekat hubungannya dengan raja > Arab Saudia caliph Sunni dulunya. Raja Syah Pahlevi pun dulunya sengaja > diangkat Amerika untuk memerangi Islam Syiah dinegaranya sendiri sehingga > Khomeini ter-kencing2 lari ke Perancis. Lalu kenapa Khomeini sengaja > dilindungi Amerika dan sekutunya ??? Padahal Raja Syah Pahlevi dulu hampir > berhasil membunuh mati Khomeini yang jadi musuhnya itu, tapi Khomeini > diselamatkan CIA untuk mengasingkan diri di Perancis. Kesempatan waktu > itulah raja Arab Saudia membantai umat Syiah di-mana2 sehingga keseimbangan > kekuatan Islam berada mutlak di kaum Sunni. > > Demikianlah, demi keamanan dunia, Amerika terpaksa memaksa Syah Iran Pahlevi > mengundurkan diri dan mengundang Khomeini kembali ke Iran untuk membentuk > Republik Islam dan Revolusi Islam yang dengan otomatis menimbulkan perang > besar antara Irak-Iran melalui kedua pemimpin Islam yang berlawanan yaitu > Sadam Hussein dan Khomeini. Dua2nya hancur tidak ada yang menang meskipun > Iran sempat kalah, tentara Irak sempat membumi hangus sebagian wilayah Iran, > namun kemudian secara rahasia Khomeini dibantu Amerika. > > Demikianlah dua paragraph diatas sekedar mengingatkan kaum muslimin, bahwa > Iran bukanlah musuh Amerika, bukanlah ancaman bagi Amerika, dan sekarang > terbukti sudah bagaimana pecah kerusuhan diseluruh Timur Tengah dan di Arab > yang kesemuanya merupakan hasil dari keimanan kaum Syiah yang berjuang > mengembalikan kejayaannya dimasa lalu. > > Agar pengaruh Iran dan Islam Syiah bisa makin meluas, maka Amerika sengaja > menciptakan sandiwara nuklir Iran yang se-olah2 menjadi ancaman dunia. > Padahal maksudnya hanya mempromosikan Iran untuk me-nakut2i Islam Sunni yang > se-olah2 dibantu Amerika. > > Sudah berapa belas tahun Iran melakukan perang dingin kepada Amerika dan > Israel tanpa pernah kedua pihak saling bentrok. Malah yang bentrok itu > justru sesama islamnya. Iran, Israel dan Amerika saling mengancam selama > belasan tahun tidak pernah konflik, sebaliknya negara2 Arab yang tidak pernah > konflik mendadak perang saudara yang baru disadari adalah ulah dari > penyusupan2 umat Syiah inilah yang berada disemua front2 kekacauan disemua > negara2 Sunni ini. > > Jadi Assaad didukung Iran dengan senjata, dan pemberontaknya didukung Amerika > dan aliansinya cuma dengan makanan dan obat2an. Jelas para pemberontaknya > kalah, korban juga jatuhnya luar biasa tapi dunia tidak ada yang perlu turun > tangan mendamaikannya, biarkanlah mereka saling membunuh, dan keduanya saling > ber al taqya membohongi lawannya. > > Menag di Indonesia bilang syiah tidak sesat, tapi di Jatim ditumpas karena > dianggap sesat. Demikianlah caranya ber-pura2 tapi tetap saling membantai > jalan terus tidak ada halangannya demi Islam, demi Allah, dan demi Sorga yang > cuma angan2 saja. > > Jadi apakah Amerika mengadu domba ??? tentunya tidak ya, yang mengadu domba > itu Allah, yang mengadu domba itu AlQuran yang berisi wahyu Allah, dan > Amerika hanyalah mengamankan perintah Allah yang tukang adu domba ini. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
