Jadi muslimin janganlah arogan sok jagoan mau menangnya sendiri, karena kalo di 
Sulawesi Utara  Gubernurnya beragama Kristen, maka kita biarpun muslimin tidak 
boleh merasa lebih tinggi dan lebih berkuasa dari Gubernur hanya karena 
Gubernurnya beragama Kristen dan kita yang muslimin diharamkan tunduk kepada 
Gubernur yang bukan Islam.

Demikian sama halnya dengan Gubernur di Kalimantan dimana Islam Dayak, Kristen, 
Hindu, Buddha, dan orang2 Melayu sudah terikat persaudaraan ribuan tahun saling 
tolong menolong, saling bantu membantu, dan saling menghormati agama dan budaya 
masing2.  Wajar2 aja kalo suatu waktu yang terpilih rakyatnya adalah Gubernur 
yang beragama Kristen, dan kita yang muslimin tetap harus patuh, mematuhi, 
hormat dan menghormati Gubernur-nya, bukan agamanya.  Artinya, biarpun 
Gubernurnya Kristen, tetap kita muslimin harus menghormati, mematuhi, dan 
melaksanakan perintah2 sang Gubernur, BUKAN perintah agama Kristen.

Jadi kalo di Sulut dan di Kalbar ada Gubernur Kristen, maka kita muslimin jadi 
anak buahnya yang harus manut, dan sebaliknya juga di Jawa dimana Gubernurnya 
Islam, ternyata umat Kristen, Hindu, Buddha, dan atheist juga sama menghormati, 
manut kepada Gubernur Islam ini karena dia jabatannya Gubernur, jadi bukan 
manut kepada Islamnya.

> "tawangalun" <tawangalun@...> wrote:
> Opo kamu kira kalau Gubernurnya
> Kristen lalu wong Islam disuruh
> nyembah Tuhan berkontol semua?
> silahkan kalau berani.

Jangan sombong, jangan arogan, jangan mentang2, dan jangan merasa paling 
mayoritas.  Karena muslimin yang Islam Tulen cuma kurang dari 10% bukan 
mayoritas, dan sisanya yang mayoritas itu adalah "Islam Abangan" yang adalah 
bukan Islam dan notabene tidak boleh ngaku2 Islam.

Karena kenyataannya, kalopun Gubernurnya Islam, tidak ada orang Kristen, Hindu, 
dan Buddha yang mau menyembah Allah maupun Muhammad.  Sebaiknya muslimin jangan 
sombong lebih baik saling membantu apalagi ekonomi Indonesia itu bukan ditangan 
muslimin melainkan ditangan non-muslimin.

Marilah jangan kita saling menghina, kita semua adalah satu bangsa, satu 
bahasa, dan satu tanah air yang tidak boleh diadu domba oleh agama manapun atau 
juga oleh orang2 Arab diluar sana.

Kerja sama khan lebih baik karena hasilnya bisa sama2 dinikmati semua orang.

Janganlah sebagai muslimin lebih dulu menyerang dengan hinaan2 kepada agama 
mereka, karena mereka pun bisa membalas dengan lebih menghina lagi dan kita 
pasti kalah kalo pertandingan menghina, karena nabi kita lebih hina daripada 
nabi mereka, Allah kita lebih hina dari Yesus mereka.  Apalagi, AlQuran khan 
mengajarkan kita bahwa kaum muslimin tidak boleh menyerang lebih dulu, dan kalo 
menyerang lebih dulu pasti kalah.

Demikian juga jangan kita menantang mereka duluan dengan pernyataan "silahkan 
kalo berani", tentu saja mereka pasti berani, terbukti mesjid yang kita 
hormatipun berani dibom mereka tanpa ragu sedikitpun.

Jadi kalo sampai terjadi kekerasan, kita muslimin pasti kalah, tapi sengaja 
dikasih menang pura2 padahal kita sudah babak belur bonyok kayak Hezbollah 
dikemplangin Israel pake ranjau dan roket2.  Jadi udah kita babak belur 
kemudian Israel mengumumkan di ring tinju bahwa yang menang adalah Muslim.  
Israel mengaku kalah padahal masih segar bugar.

Jadi kalo perangpun, muslimin pasti kalah, karena muslimin di Indonesia cuma 
kelihatan aja banyak tetapi mereka benci kepada Islam yang sudah menjarahi 
rumah mereka, biarpun mereka Islam seperti Syiah, Ahmadiah dan Kejawen, tetap 
mereka tidak mungkin membela kita.

Jadi, kalopun kita yang muslim ini meminta bantuan ikhwan2 dari Arab, Mesir dan 
Iran, maka mereka tidak akan pernah mau membantu karena mereka cuma mau cari 
untungnya sendiri dengan mencatut nama agama Islam yang dianggap mereka sebagai 
pemilik copyright dan kita meskipun sama2 muslimin cuma diperlakukan sebagi 
tukang catut nama agama Islam juga.

Jadi kalopun kita dibantu Arab, Mesir dan Iran, maka mereka akan dibantu oleh 
lebih banyak lagi yaitu seluruh bangsa2 didunia serta seluruh agama2 didunia.

Marilah kita ambil contoh "teror jihad"... semuanya dikejar, diburu, 
ditangkapi, ditembaki, dicurigai, dihina dan dipenjarakan di-mana2 dimuka bumi 
ini oleh semua negara2 didunia, oleh semua bangsa2 didunia, dan oleh semua 
agama yang ada didunia ini termasuk muslimin nya juga.

Makanya sabar, jangan mau menang sendiri akhirnya malah kalah sendiri.  kita 
tidak boleh menyerakahi dunia ini sendirian, tidak boleh hanya syariah Islam 
saja yang boleh ditegakkan, lebih baik kita berbagi, kapling dimuka bumi ini 
kita atur bersama juga untuk yang bukan Islam, lebih baik begitu caranya bukan 
katimbang kita serakahi malah tidak bisa hidup dengan damai.

Tunjukkanlah Islam sebagai agama damai yang bisa berdama, bisa mengalah dan 
juga bisa dikalahkan.  Jangan sombong dan jangan arogan karena Islam bukan 
satu2nya agama yang paling benar, apalagi juga banyak Islam2 lain yang tidak 
benar, dan Islam2 sesat yang malah lebih kuat daripada Islam yang kita anut.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke