Hehehe... moral cerita adalah jilat aja pantat anggota DPR spy kalo korupsi bisa dibebaskan oleh anggota DPR. =============== Goyim tolol cara berpikir elu ampuradul mirip anak2 muda yang ketagihan Onani.
________________________________ From: itemabu2 <[email protected]> To: [email protected] Sent: Saturday, February 2, 2013 5:18 PM Subject: Re: [proletar] Re: Obrolan ringan dengan teman seangkatan anggota DPR " teman saya bercerita betapa dia berhasil membebaskan teman seangkatan lain yang jadi petinggi BUMN dari jeratan kasus korupsi. Yang sebenarnya sudah melakukan korupsi adalah bekas atasannya dengan nilai beberapa ratus milliar rupiah sementara teman seangkatan saya hanya kecipratan 100 juta rupiah saja, tapi dia yang menjadi sasaran karena dia yang tanda tangan tender proyek." ... Moral cerita, jangan cari musuh dan perbanyak teman karena kadang teman bisa menyelamatkan anda saat dalam kesulitan." Hehehe... moral cerita adalah jilat aja pantat anggota DPR spy kalo korupsi bisa dibebaskan oleh anggota DPR. Berapa duit yg didpt oleh anggota DPR unt ngebebaskan koruptor? On 2/2/13, Teddy S. [email protected]> wrote: > Komentar orang dogol yang malas cari informasi. > Seorang pengecut ynag tidak berani mengeluarkan uneg-unegnya pada seorang > anggota DPR yang merupakan wakil rakyat. > > Untuk Indonesia, istilah korupsi hanya berlaku untuk suatu kasus antar > pejabat pemerintah dan fihak swasta. Tidak ada istilah korupsi untuk kasus > antar fihak swasta. > > Gua sejak tahun 1995 sudah bermukim di Sydney dan tidak punya kaitan bisnis > dengan Indonesia. Jadi bagaimana mungkin gua bisa korupsi? > > Dogol kok dipiara. > > > > --- In [email protected], itemabu2 wrote: >> >> Hehehe... teman lu anggota DPR itu berbangga bisa ngebebasin temannya >> yg korupsi, bisa cerita kasus suap dll, bukannya ikut ngebongkar >> praktek korupsi. >> >> Dan lu malahan kaing2 spy piara teman kayak gitu spy kalo lu korupsi >> dan ketangkep, maka ada yg bisa ngebebasin lu. >> >> Moral cerita lu itu adalah piara teman, spy lu bisa korupsi rame2 dgn >> aman. >> >> Jadi jelas tampang asli lu. >> >> >> >> On 2/2/13, Teddy S. wrote: >> > Ada orang-orang tertentu di milis ini yang demikian alergi dengan >> > anggota-anggota DPR dan ini tidak bisa disalahkan. Yang luar biasa >> > dungunya >> > tentunya adalah orang yang tidak berani menyatakan uneg-unegnya secara >> > langsung kepada sang wakil rakyat. >> > >> > Kemarin malam saya ketemuan lagi dengan teman seangkatan yang jadi >> > anggota >> > DPR di Sydney. Kali ini dia datang secara pribadi untuk mengantarkan >> > putrinya yang baru saja lulus S1 dari UI untuk mengikuti program S2 di >> > salah >> > satu universitas di Sydney. Kebetulan putrinya ini dulu juga kelahiran >> > Perth >> > saat mana teman saya dulu sedang menyelesaikan program doktornya di >> > sana. >> > >> > Kunjungan singkat ini juga dimanfaatkannya untuk mengunjungi beberapa >> > universitas di Sydney dan sekitarnya dalam upaya mengadakan kerja-sama. >> > Diakuinya ini memang suatu program G to G. >> > >> > Saat saya jemput dari Central station dia terlihat begitu sederhana. Dia >> > dan >> > putrinya langsung saya bawa untuk menikmati ayam bakar Arab "El >> > Jannah". >> > http://www.eljannah.com.au/ >> > Tentu saja ini dijamin halal. >> > >> > Saya masih ingat sewaktu membawa teman seangkatan lain yang jadi >> > petinggi >> > suatu BUMN ke El Jannah beberapa waktu yang lalu. Betapa saat itu >> > matanya >> > jadi mendadak terbelalak meilhat kemolekan gadis-gadis cantik berdarah >> > Lebanon yang datang untuk makan dengan hanya mengenakan 'hot pants' >> > yang >> > sangat minim. Tentunya ini suatu pemandangan yang sangat biasa buat >> > saya. >> > >> > Saat kemarin kami tiba di El Jannah, tempat makan sudah seperti jadi >> > semacam >> > PBB saja karena mungkin tiap bangsa sudah terwakili untuk duduk makan >> > si >> > sana. Saat diaudit 7 tahun yang lalu saja El Jannah sudah mampu menjual >> > sebanyak 8000 ekor ayam bakar per hari dengan harga jual per ekor A$ 10 >> > untuk 'take away' dan A$ 20 untuk 'eat in'. Jadi nilai omzet penjualan >> > El >> > Jannah diatas A$ 100.000 per harinya. >> > >> > Perjalanan cukup panjang dan sebagiannya kena macet dari Central station >> > ke >> > El Jannah di Granvile ini menjadi tidak terasa karena teman saya >> > bercerita >> > betapa dia berhasil membebaskan teman seangkatan lain yang jadi >> > petinggi >> > BUMN dari jeratan kasus korupsi. >> > >> > Yang sebenarnya sudah melakukan korupsi adalah bekas atasannya dengan >> > nilai >> > beberapa ratus milliar rupiah sementara teman seangkatan saya hanya >> > kecipratan 100 juta rupiah saja, tapi dia yang menjadi sasaran karena >> > dia >> > yang tanda tangan tender proyek. >> > >> > Saat saya bilang ikuti saja aliran dananya, teman saya bilang tidak >> > bisa >> > karena semuanya dibayar secara tunai. Belum lama ini memang terbetik >> > berita >> > ada orang yang tertangkap dengan uang satu koper di Jakarta. Jadi dalam >> > hal >> > ini teman saya dengan bantuan partainya bisa bertindak untuk melindungi >> > teman seangkatan yang lain dari obyek pemerasan banyak fihak. >> > >> > Teman saya bilang jangan sampai masuk penjara di Indonesia karena >> > bisa-bisa >> > disodomi di sana. Taktik-taktik busuk yang dilakukan aparat demikian >> > memuakan dan bertujuan hanya satu, UUD, ujung-ujungnya duit. >> > >> > Saat saya sebut nama seseorang dari partainya yang belum lama ini >> > terjaring >> > operasi narkoba. Dia langsung bilang, oh si X sudah bayar 10 milliar >> > rupiah >> > untuk membebaskan diri. Wow! >> > >> > Jadi memang benar bahwa segala sesuatu masih bisa diatur di Indonesia >> > selama >> > anda memiliki uang atau kekuasaan atau bahkan keduanya. Indonesia masih >> > belum berubah, hanya para pelakunya saja yang sudah berganti. >> > >> > Teman saya juga menceritakan betapa janggalnya alur cerita kasus >> > kecelakaan >> > yang melibatkan putra Hatta Rajasa. Mau pulang dari daerah Tebet ke >> > Kemang >> > lewat Jagorawi? Saya bilang kenapa wartawan tidak ada yang mau memuat >> > beritanya dengan dilengkapi peta wilayah Jakarta hingga banyak orang >> > akan >> > langsung bisa melihat kejangggalannya? >> > >> > Kejanggalan lainnya menurutnya adalah korban yang ditabrak dari >> > belakang >> > oleh BMW X5 yang dikendarai oleh putra Hatta Rajasa tersebut. Bagaimana >> > mungkin korban yang duduk paling belakang dalam Daihatsu Luxio tersebut >> > bisa >> > terpental ke belakang saat mobil tersebut ditubruk dari belakang? >> > >> > Rupanya, kadang-kadang hukum Fisika tidak berlaku di Indonesia. >> > >> > Moral cerita, jangan cari musuh dan perbanyak teman karena kadang teman >> > bisa >> > menyelamatkan anda saat dalam kesulitan. >> > >> > >> > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
