Si Ulil itu gua rasa ga lbh dr Islam oportunis model ayub_yahya, pinpn
atau habe, begitu di bawah syariat iblis, mereka semua akan langsung
piara jenggot dan ngembat anak ingusan spt sunnah nabi.



On 3/27/13, ajeg <[email protected]> wrote:
>
> Yang mau lu omongin di sini apanya plik,
> ulilnya, hukumnya, kumpul-kumpulnya, apa mental
> keoknya?
>
> Cobalah kasih kejutan sesekali.
>
>
> --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:
>
>> Teman akrab saya Liem SL mengirim link ini:
>>
>> http://news.fimadani.com/read/2013/03/23/ulil-abshar-abdala-hukum-islam-kadaluarsa-tak-perlu-dipakai-lagi/
>>
>> Ulil Abshar Abdala: Hukum Islam Kadaluarsa, Tak Perlu Dipakai Lagi
>>
>> March 23, 2013 5:51 pm | Nasional
>>
>> Ulil Abshar Abdala: Hukum Islam Kadaluarsa, Tak Perlu Dipakai Lagi
>> tempo.co
>>
>> Di antara pro kontra soal `Pasal Santet' dan `Kumpul Kebo' dalam
>> RUU KUHP, politisi Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla,
>> koordinator Jaringan Islam Liberal, menuding beberapa pasal dalam
>> hukum Islam memang sudah kedaluwarsa dan tidak sesuai dengan zaman.
>>
>> Melalui akun Twitter @ulil, aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL)
>> itu menegaskan bahwa hukum Islam yang sudah tidak sesuai dengan
>> zaman, tidak perlu dipakai lagi. "Beberapa pasal dalam hukum Islam
>> memang  sudah kedaluwarsa dan tak sesuai dengan zaman. Jadi ndak
>> perlu dipakai lagi."
>>
>> Menurut Ulil, umat Islam tidak perlu malu untuk mengakui dan
>> belajar dengan dunia Barat, karena saat ini dunia Islam terpuruk.
>> "Dulu dunia Islam maju, Barat terpuruk. Sekarang terbalik. Ndak
>> usah malu mengakui dan belajar," tulis @ulil.
>>
>> Ulil juga menyebut sejumlah keburukan dunia Islam sehingga
>> mengakibatkan mundurnya dunia Islam. "Contoh jelek dari dunia
>> Islam: Syiah-Sunni bunuh-bunuhan gara-gara saling anggap sesat,"
>> tulis @ulil.
>>
>> Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Ustadz
>> Bachtiar Nasir menilai komentar Aktivis JIL Ulil Abshar Abdalla
>> terkait tudingan bahwa pasal dalam hukum Islam sudah kadaluwarsa
>> dan tidak sesuai zaman dalam kicauannya di twitter sebagai statemen
>> manusia yang bermental pecundang.
>>
>> "Kicauan Ulil Abshar itu adalah perkataan orang yang bermental
>> kalah. Lidahnya dibimbing oleh otak dusta," kata Da'i yang juga
>> Pembina Ar-Rahman Qur'anic Learning (AQL) di depan sejumlah
>> jurnalis Muslim, di kantornya Jakarta, Kamis (21/3/2013).
>>
>> Alumnus Universitas Madinah ini menceritakan, Hirohito, setelah
>> Hirosima dan Nagasaki dibom oleh Amerika, berkata, bahwa kedua bom
>> itu tidak terlalu besar bagi dia. Senjata terbesar adalah perkataan
>> mereka, `Wahai Jepang, menyerahlah!'
>>
>> Kata Ustadz Bachtiar, kalau Jepang sampai mendengarkan kata-kata
>> itu, berarti Jepang betul-betul kalah. "Nah, perkataan Ulil seperti
>> itu, ini tidak akan pernah bisa membangun peradaban Indonesia. Dan
>> dari perkataan orang seperti ini selamanya kita tidak akan pernah
>> bisa besar dan selalu bermental kalah," tandasnya, pada Ar Rahmah
>> Media.
>>
>> Redaktur: Shabra Syatila
>>
>
>
>


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke