Binatang langka yang namanya si Debil alias item idiot abu makin ngawur saja 
gonggongannya ! makin berisik makin bikin kuping pengeng.
Benar gonggongan yang ruarrr binasa !

--- In [email protected], itemabu2 <itemabu2@...> wrote:
>
> Apa pejihad2 Islam tukang bunuh dan tukang merkosa itu adalah korban?
> Bukan sama sekali.
> 
> Apa orang2 islam di milis ini yg jadi bajingan tukang ngefitnah itu
> adalah korban? Bukan jg.
> 
> Apa orang2 Islam itu begitu dungunya sampe mereka ga tau apa yg mereka
> lakukan krn mereka udh jadi zombie idiot? Ga jg, mereka sadar apa yg
> mereka lakukan, tp mereka tetap melakukan kejahatan.
> 
> Jadi mereka bukan korban, tp bajingan keparat.
> 
> Di satu pihak, ada sebagian orang Islam yg jadi korban spt cewek Islam
> yg ditindas dan dianiaya, tp di lain pihak ada orang Islam yg emang
> bajingan. Dan bisa aja misalnya cewek Islam yg udah jadi korban
> itilnya dipotong dan suka disiksa lakinya tp jadi tukang bantai jg.
> 
> Jadi ga bisa bilang orang Islam adalah korban krn nabinya bejad. Tiap
> orang hrs tanggung jawab sendiri atas perbuatan masing2, bukan cari
> kambing hitam.
> 
> Apa salah nabinya shg orang Islam melakukan pedophilia atau merkosa di
> negara barat? Lalu, ybs ga dihukum sementara orang lain dihukum.
> Itulah yg tjd di barat.
> 
> 
> 
> On 4/11/13, Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...> wrote:
> >
> > Sekali lagi: saya senang dengan apa yagn ditulis oleh Pro Book ini:
> >
> > "Kita jangan membenci Muslim, sebab mereka cuma korban. Mereka begitu
> > karena
> > nabinya. Mereka bejat dan jahat juga karena nabinya. Kita seharusnya merasa
> > iba dan kasihan kepada Muslim.
> >
> > --- In [email protected], Pro Book <probook6460@> wrote:
> >>
> >> Densus 88 Dikecam, Polri: Kami Juga Ingin Masuk Surga
> >>
> >> Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar diskusi publik bertema
> >> "Memberantas Terorisme Tanpa Teror dan Melanggar Hak Azasi Manusia".
> >> Video
> >> kekerasan Densus 88 pun diputar. Apa jawaban Polri?
> >>
> >> Acara ini digelar sebagai kelanjutan dari laporan Ketua PP Muhammadiyah,
> >> Din Syamsuddin, ke Mabes Polri atas temuan video berisi kekerasan pada
> >> terduga teroris yang diduga dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88.
> >> Sebelumnya, Komnas HAM sudah memastikan bahwa video tersebut adalah asli.
> >>
> >> "Terorisme yang sering disebut 'extraordinary crime against humanity',
> >> tidak ada akarnya dalam Islam. Saya kira ini yang patut dibicarakan. Kita
> >> menentang pemberantasan terorisme dengan cara tidak melakukan teror,"
> >> ujar
> >> Din dalam diskusi tersebut di kantor pusatnya, di Jalan Menteng Raya No
> >> 62,
> >> Jakarta Pusat.
> >>
> >> Di sela-sela diskusi, diputar video kekerasan yang diduga dilakukan oleh
> >> Densus 88, salah satunya menampilkan penangkapan Wiwin Kalahe, terduga
> >> teroris Poso yang ditembak setelah menyerah pada 22 Januari 2007 silam.
> >>
> >> Meski beroperasi secara luas, Densus 88 belakangan memfokuskan operasi di
> >> Solo dan Poso, yang disebut sebagai markas teroris. Tokoh Islam Poso,
> >> Adnan
> >> Arsal, menyebut bahwa kotanya bukan sarang para penebar teror.
> >>
> >> "Kenapa tiba-tiba mengarah ke Poso sebagai sarang teroris? Kami tidak
> >> menerima itu. Polisi juga memberantas teroris dengan melakukan teror.
> >> Polisi yang seperi ini harus dibersihkan dari negara ini," kata Adnan.
> >>
> >> Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani, menyebut pihaknya tengah
> >> menyelidiki
> >> video tersebut.
> >>
> >> "Kita sedang melanjutkan pemeriksaan atas temuan. Sudah bukan masanya
> >> lagi
> >> menanggulangi terorisme dengan cara-cara kekerasan seperti itu," ujarnya
> >> dalam kesempatan yang sama.
> >>
> >> Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi
> >> Humas
> >> Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, pun memberikan jawaban. menegaskan
> >> bahwa
> >> Densus 88 bukan menarik pelatuk tanpa alasan.
> >>
> >> "Densus 88 tidak bertugas untuk membunuh. Hakekat ancamannya memang layak
> >> digunakan senjata api. Ini merupakan penegakkan hukum," kata Boy.
> >>
> >> "Terhadap video itu, itu dinyatakan oleh Pak Kapolri, memang itu adalah
> >> bagian kegiatan kepolisian di sana. Apabila memang ada kekeliruan, kita
> >> juga tidak ingin menutupi kesalahan. Kami ini, polisi, juga ingin masuk
> >> surga," tambah Boy.
> >> _________________________________________________________________________________________________________________________________
> >> Kuwaiti royal prince Abdullah al-Sabah Islam adalah penyakit kanker ganas
> >> diperadaban dunia modern.
> >>
> >> Kita jangan membenci Muslim, sebab mereka cuma korban. Mereka begitu
> >> karena
> >> nabinya. Mereka bejat dan jahat juga karena nabinya. Kita seharusnya
> >> merasa
> >> iba dan kasihan kepada Muslim.
> >>
> >>
> >> [Non-text portions of this message have been removed]
> >>
> >
> >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke