Di Indonesia juga orang2 gelap muslimin dari Afghanistant, Irak, Pakistant dan 
Nigeria semuanya ditangkapi dipenjara Immigrasi.  Tapi mereka ditangkap bukan 
karena beragama Islam, bukan karena mereka muslim, tapi mereka ditangkapi 
karena masuk secara gelap, dan banyak dari mereka melakukan tindakan kriminal.

Dunia Islam selalu memelintir permasalahan, pengusiran Rohingya dipelintirnya 
sebagai mengusir muslim, sebagai memusuhi Islam.

Rohingya diusir bukan karena mereka muslim dan beragama Islam, mereka diusir 
karena mereka memberontak mau mendirikan negara tersendiri sebagai pemberontak 
separatis.  Dan mereka terbukti penyusup2 dari negara tetangga tanpa surat2 
masuk secara gelap.

Jadi tidak benar bahwa surat2 mereka dicabut, tidak pernah ada surat yang bisa 
dicabut karena bisa dibuktikan.

UN dan dunia internasional dituduh muslimin dan dunia Islam sebagai tidak 
berbuat apa2, padahal dunia Internasional sudah mengirim team pemeriksa 
disertai mengirimkan bantuan obat2an dan makanan, ternyata belum satupun yang 
ditemukan disana memang penduduk Myanmar, mereka berbahasa Arab, tidak mengerti 
bahasa dan budaya Myanmar, mereka memang orang asing masuk tanpa surat.  
Siapapun yang mengaku Rohingya tapi memiliki bukti surat2 yang syah seperti 
akte kelahiran, ktp dan lain2 akan diberi perlindungan oleh pemerintah Myanmar 
sendiri dan juga oleh UN.

http://www.republika.co.id/berita/internasional/asean/13/05/07/mmf3gs-presiden-myanmar-saya-akan-tegakkan-hak-umat-islam

Presiden U Thein Sein bersumpah untuk melindungi pemeluk agama Islam dan 
kelompok minoritas di negaranya tersebut.  Tapi Rohingya bukanlah kelompok 
minoritas.  ''Mengenai Rohingya, saya akan mengambil tanggung jawab untuk 
menegakkan hak-hak dasar umat Islam,''

Jadi orang2 Rohingya akan dilindungi hak beragama Islamnya tapi bukan 
dilindungi sebagai immigrant gelap.  Jadi harus dibedakan.

Jadi dalam release berita, presiden Myanmar dengan tegas mengulangi bahwa hak 
muslimin dilindungi di Myanmar, tapi muslimin itu bukanlah penyusup gelap yang 
menyerang rakyat dan negara.  Presiden Myanmar juga menegaskan, orang2 Rohingya 
itu bukan bangsa atau etnis Myanmar, jadi bukan muslimin Myanmar yang 
dimaksudkan.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: prole...@egroups.com
Subscribe   :  proletar-subscr...@egroups.com
Unsubscribe :  proletar-unsubscr...@egroups.com
List owner  :  proletar-ow...@egroups.com
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    proletar-dig...@yahoogroups.com 
    proletar-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    proletar-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Reply via email to