Mang Ayub, alhamdulillah di Indonesia sampai sekarang perempuan masih bebassekolah, menjadi apa saja kalau mereka mampu. Dengan semakin merebaknya pengaruh aliran Wahabi di tanah-air tercinta(disertaikucuran jutaan dollar setiap tahunnya), banyak Muslim dan banyak pemimpin kita yg tergiur dan menjadi fanatikun Muslim.
Salah satu dampak ke-fanatikun-an Muslims (misalnya di sudan, di Pakistan, di Mesir, Bangladesh, dst.) ialah penindasan thdp kaum perempuan. Kalau bangsa Indonesia (termasuk kaumlelaki, pemuda dan pemudinya) terlalai dan mau dibrainwashed oleh aliran Islam Keras, maka perempuan kita semakin dipojokkan. Aliran Wahabi dan antek2 dungunya menginginkan perlakukan thdp perempuan spt yg biasa dilakukan di Semenanjung Arabia di abad ke-7. Perempuan Indonesia apapun agamanya selalu menikmati kebebasan yg tidak pernah dialami perempuan Arab. Ingat pejuang2 perempuan tidak saja dlm dunia pendidikan atau sosial tapi bahkan dlm perang melawan penjajah (Cut Nyak Dien). Sedangkan di banyak negara Islami termasuk Saudi Arabia baru sebulan lalu perempuan dibolehkan naik sepeda! Mereka masih ditdak boleh nyetor mobil. Mereka masih tidak boleh keluar rumah tanpa ditemani seorang muhrim. Mereka tidak dibolehkan bekerja! Perempuan Indonesia selama beratus tahun bebas bekerja membangun ekonomi keluarga. Mereka boleh bersekolah dan sesudah tamat boleh bekerja sampai batas kemampuan mereka. Benar, kita semua harus berbangga bhw kita pernah punya Presiden perempuan. Banyak menteri negara perempuan dan ribuan guru dan dosen perempuan. Di Angkatn Bersenjata Indonesia boleh berbangga ada banyak perwira bahkan pilot perempuan! Aku ingat 3 orang academisi perempuan Indonesia bahkan dicalonkan untuk turut menjadi astraunot! Kebebasan dan keistimewaan kaum perempuan Indonesia ini akan dikikis habis kalau kita biarkan aliran Wahabi dan antek2nya yg MINDER takut sama perempuan dibiarkanmenginjak2 hak azasi kaum perempuan Indonesia. Aku sudah berkali2 mengunjungi Daulat Al KLhaleej dan bertemua dengan banyak perempuan di sana: mahasiswa (di Doha, misalnya) banyak pengusaha perempuan yg sangat merindukan kebebasan kaum perempuan di Indonesia dan Asia pada umumnya. Penindasan dan pelecehan kaum perempuan itu sudah ribuan tahun dipraktikkan di antara bangsa Arab sejak zaman Jahiliyah. Sayangnya Islam tidak merombak kekejian ini justru meresmikannya dengan memasukkan aturan2 pelecehan perempuan dlm Al Qur'an. Ayu bangsa Indonesia jangan mau ditipu ajaran yg menghina kaum perempuan. After all kaum perempuan merupakan kira2 50% dari bangsa kita. Kembangkan potensi mereka to the full demi kejayaan bangsa dan negara. Ingat ibu kalian dan adik kakak perempuan anda bisa menjadi korban kekejian ajaran Arab ini. Ayo Mang Ayub hormati kaum perempuan dengan tidak membatasi lingkup hiudp dan karya mereka. Gabriella ________________________________ From: ayub <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Sunday, 16 June 2013 7:08 PM Subject: Gareng = Gabriel & Hombreng.. [proletar] Mata harus ditutupi. bah!!.. kalian berdua ini mirip tokoh wayang punakawan bernama Gareng (gabriella & hombreng) yang satu kaki dan satu tangannya lumpuh (stroke??) tapi demen banget nyinyir mikirin keselamatan ksatria pandawa yang anatomi tubuh2-nya body building... ngga usah ber-tele2 ngasih peringatan kepada bangsa indonesia khususnya muslimah atas dampak ajaran Al Qur'an deh... (ngutip bible.. ngga perlu kawatir) gw tanya nih.. sukur kalo mampu jawab.. - di jaman sekarang ini, negara arab mana yg pernah dipimpin muslimah? - negara arab mana yang perempuannya pernah jadi direktur worldbank? jangan2 kalian berdua kawatir karena di indonesia pernah ada muslimah jadi presiden.. trus sok prihatin nasib muslimah indonesia gareng.. masih obsesi nasib muslimah disini ?? ________________________________ From: Gabriella Rantau <[email protected]> Mang Ayub, aku kirim artikel tsb sebagai peringatan kepada bangsa Indonesia, khususnya Muslim dan lebih khusus lagi Muslimah bhw kalau trend yg kini marak di Indonesia terus berlangsung, maka hal2 yg aneh2 spt ini, yg sangat melecehkan perempuan akan terjadi juga. Ajaran Islam dari sononya memang sangat memojokkan perempuan yg mnrt Al Qur'an dianggap tidak lebih dari binantang piaraan. Sayangny atau lebih tepatnya cilakanaya laki2 (Muslim) haqul-yakin akan ajaran spt ini. Muslimah sudah terlanjur dintimidasi oleh ayahnya bahkan oleh abang2nya dan ibunya pun yg sudah kehilangan self respect juga ngajarin anak2 perempuannya untuk menerima ajaran2 biadab yg menginjak2 martabat perempuan. Muslimah secara umum menderita Stockholm syndrome - yaitu justru bersimpati thdp penindas mereka! Gabriella PS FYI aku tidak sekedar kerja sbg TKW, pelayan Toko/rumah makan, lho! ________________________________ From: ayub <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Sunday, 16 June 2013 1:25 AM Subject: Re: [proletar] Re: Mata harus ditutupi. dua orang ini ada kesamaan kliatannya.. sama2 nyinyir yang satu hombreng.. satunya lagi cewe ber-titit urusan kerajaan saudi arabia di bawa2 kemari tuh maksudnya apa ?? susah emang.. kalo nyinyirnya bawaan orok biar lama tinggal di eropa.. usil, nyinyir.. demen ngegosip ngga bakalan hilang mudah ditebak.. lama tinggal di eropa bukan karena karier tapi sekedar ngadu nasib tinggal di indonesia diusir, dicurigai.. mending ke eropa, jadi pelayan toko-pun bisa hidup ________________________________ From: Bukan Pedanda <[email protected]> Edan. Islam itu emang edan. Ini salah satu beritanya yang lebih lengkap... http://www.dailymail.co.uk/news/article-2063143/Saudi-women-attractive-eyes-forced-cover-resolution-passed.html --- In [email protected], Gabriella Rantau <gkrantau@...> wrote: > > Kerajaan Saudi Arabia merencakan mengharuskan perempuan (yg sudah berburga) > menutupi matanya. Alasannya mata perempuan yg jeli bisa membuat laki2 > tertarik kpd perempuan. Silakan baca article di bawah ini. > > Gabriella > > > Saudi women with attractive eyes may be forced to cover even them up, if > resolution is passed > by News Editor : Jun 15, 2013 : 1 Comment > > * Islamic state fears effect of ‘tempting’ eyes on men > * Says it ‘has the right’ to issue repressive edict > > * Women must already cover their hair and wear full-length black cloak > Women with attractive eyes may be forced to cover them up under Saudi > Arabia’s latest repressive measure, it was reported yesterday. > > The ultra-conservative Islamic state has said it has the right to stop > women revealing ‘tempting’ eyes in public. > > A spokesperson for Saudi Arabia’s Committee for the Promotion > of Virtue and the Prevention of Vice, Sheikh Motlab al Nabet, said a > proposal to enshrine the measure in law has been tabled. > Women in Saudi Arabia already have to wear a long black cloak, > called an abaya, cover their hair and, in some regions, conceal their > faces while in public. > If they do not, they face punishments including fines and public floggings. > One report on the Bikya Masr news website suggested the > proposal was made after a member of the committee was attracted by a > woman’s eyes as he walked along a street, provoking a fight. > The woman was walking with her husband who ended up being stabbed twice in > the hand after the altercation. > Source: > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
