LAGI, POLEMIK “TELANJANG”! ( II-Akhir )
   
  Saya sepakat jika asumsi saudara mencoba memberikan suatu kritisan tentang 
cara berpakaian minim ataupun cara berpakaian “trend dunia” saat ini, merupakan 
arahan industri-industri dunia, lalu mereka telah mengeksploitasi ekspresi 
kebebasan dan ke-kreatifitasan yang semu. Tetapi ada satu pertanyaan yang 
hendak saya pertanyakan, yaitu sebelum industri-industri dunia tersebut (lebih 
tepatnya jika saya katakan sebagai “produser trend” dan “germo trend”) eksis 
pada masa sekarang ini, lalu bagaimana juga dengan sistem liberalisasi pasar 
uang, pasar saham, pasar komoditas, dan pasar hasil pertambangan dan mineral; 
yang saat ini mampu mengontrol kehidupan manusia secara kronis, hingga 
mereproduksi sistem masyarakat yang akhirnya menjadi masyarakat uang? Apakah 
harus dikeluarkan seperangkat aturan yang mengatur masyarakat (semacam “kontrol 
budaya”) agar masyarakat tidak terbudaya dengan uang? Bukankah itu ambiguitas 
tentunya?! Sedangkan, ada suatu sistem yang telah mereposisi
 uang, sebagai salah satu kebutuhan esensi dalam kehidupan manusia, dan hal itu 
merupakan realita masa kini, yaitu kapitalisme! Lalu bagaimana juga denga 
realitas kelas yang terjadi pada masyarakat masa kini? Apakah harus dikeluarkan 
seperangkat perundangan dan peraturan agar tidak terjadi adanya masyarakat 
kelas? Ataukah harus dipasrahkan oleh semacam “takdir” yang terjadi 
ditengah-tengah masyarakat? Atau hanya mampu meminimalisirnya, dengan 
memberikan sedikit “candu tentang budaya ambigu”?  
   
  Lalu apakah berarti kita harus meniadakan seperangkat hukum dan aturan yang 
mengontrol masyarakat? Tentu saja tidak. Tetapi bukan berarti hukum dan aturan 
untuk mengontrol masyarakat, ditujukan “hanya untuk sekadar mengontrol 
masyarakat” hingga sampai kepada moralitasnya. Karena hal tersebut telah 
terbukti riil sebagai alat bagi pembodohan masyarakat. Dan apakah industri 
media yang lebih dominan dikuasai oleh kaum pemilik modal, dan merupakan alat 
efektif propaganda neoliberalisme, harus ditiadakan? Jika mampu, kenapa tidak. 
Tetapi untuk apakah hanya sekadar menerbitkan seperangkat hukum dan aturan, 
tetapi tidak mampu mengontrol revolusi kebebasan teknologi-informasi, yang pada 
akhirnya akan “memberikan racun secara diam-diam” kepada masyarakat juga? Tentu 
sangat ambigu bukan, jika kita hanya memberikan “tekanan” pada satu sisi 
kehidupan, tetapi sisi kehidupan lainnya dibiarkan begitu saja. Perlu sekadar 
catatan, bahwa hingga daerah-daerah (terpencil) agak jauh dari
 perkotaan-pun pada rata-rata daerah Indonesia, sebagian masyarakatnya sudah 
memiliki parabola (sebagai teknologi-informasi). Mereka bisa menonton bermacam 
acara dan siaran luar negeri dengan banyak channel pilihan, yang sebagiannya 
banyak menunjukkan hal-hal yang dianggap “pornografi dan pornoaksi”. Kenapa 
tidak kita paksa pemerintah untuk mem-block rata-rata satelit untuk tidak 
diarahkan frekwensinya juga ke Indonesia?  
   
  Tentunya jika kita memahami bahwasannya hal itu sangat sulit untuk dibendung, 
maka kita bukanlah harus melakukan beberapa praksis ambigu. Praksis yang paling 
utama adalah praksis pencerahan, agar masyarakat sadar dan cerdas akan realita 
yang tengah dihadapi olehnya. Realita kemiskinan, realita ketertindasan dan 
bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan, realita eksploitasi sistemik, realita 
peperangan, kapitalisme global, liberalisme pasar, neo-imperialisme, 
neo-kolonialisme, masalah keadilan dalam kehidupan sehari-harinya, hingga 
sampai pada generasi lanjutannya; hal itu merupakan realita masyarakat yang 
menyejarah. Disanalah hendaknya kita mulai membangun tentang budaya pencerdasan 
masyarakat. Mungkin dapat kita katakan jika kita hendak menaturalisasi budaya 
bangsa, maka kita harus membangun budaya yang esensinya untuk praksis 
pembebasan bagi masyarakat, tanpa membiaskan nilai-nilai tradisi-budaya yang 
ada.*** (selesai)  
   
  Mei 2006, Leonowens SP 
   

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke