Mari Berdiskusi "Spritualitas" dalam memahaminya !!! (puthut)

puthut yulianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> hayo, perdefinisi, spiritualitas itu apa coba?
> 

Spiritual itu tak ada definisinya karena setiap orang boleh atau bisa
membuat artinya sendiri2 sehingga arti Spiritual yang banyak dan
ber-beda2 ini tidak pernah dinamakan definisi.

Spiritualitas itu sendiri artinya "kegiatan spiritual"

Spiritual itu sendiri bisa diartikan ber-macam2 (karena tak ada
definisinya) yang berkaitan dengan kepercayaan atau angan2 seseorang.

Demikianlah "spiritualitas" adalah kegiatan yang berhubungan dengan
kepercayaan seseorang baik dalam penyembahan, pelaksanaan kewajiban,
maupun penafsiran2 angan2 ajaran agama atau kepercayaannya.


> lagipula, tuturanmu ini benar-benar semakin nunjukin
> ketidakkonsistenan logika berpikirmu sendiri!!!


Lhooo.... bukan logika berpikir saya yang enggak konsisten, melainkan
memang istilah "spiritualitas" itu sendiri yang tidak punya definisi
sama sekali sehingga tak pernah istilah apapun yang tidak punya
definisi bisa menjadi konsistent.  Itulah sebabnya, agama itu cuma
omong kosong karena setiap istilah yang diciptakan ajarannya sama
sekali tidak pernah ada definisinya sehingga memang tidak pernah ada
agama manapun yang konsistent !!!!!



> semak pernyataanmu sendiri nich:
> pada email sebelumnya, kau nyatakan: "... dan manusia
> sendirilah yang menciptakan neraka untuk
> melampiaskan kebencian2 kepada manusia lainnya".
> pada email barusan, kau nyatakan: "Misalnya, tuhan
> pencipta Neraka...".
> hey mus!
> yang bener yang mana pernyataanmu???
> manusia yang menciptakan neraka ataukah tuhan?
> 


Meskipun saya menulis seperti diatas, tapi hal itu bukanlah pernyataan
saya, karena saya sendiri sudah berulangkali menegaskan bahwa saya
tidak percaya Tuhan, tidak percaya Allah, tidak percaya dewa-dewi.

Yang saya tulis diatas menyangkut "spiritualitas" dimana secara umum
umat beragama percaya bahwa "Tuhan mencipta Sorga dan Neraka".  Dan
kepercayaan umum umat beragama ini dalam kaitan "spiritualitas" itu
sendiri bisa saya tambahkan bahwa:

Tuhan hanya menciptakan sorga dan tidak pernah menciptakan neraka,
karena hanya kebencian manusialah yang mampu menciptakan neraka untuk
menimbulkan bencana bagi manusia lainnya yang tidak sama keyakinannya
dengan dirinya.

Seperti yang saya katakan, "spiritualitas" itu kegiatan spiritual yang
tidak ada definisinya, tidak memiliki konsistensi apapun juga yang
digunakan sebagai kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan ataupun
kepercayaan.  Padahal segala kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan
ataupun kepercayaan merupakan cara manusia dulu dalam menanamkan
nilai2 yang bersifat etika moral baik dengan cara teladan maupun dongeng2.

Oleh karena itu, dalam menanamkan nilai2 melalui dongeng2 agama, saya
menyalahkan segala dongeng2 yang menyatakan bahwa "Tuhan itu pencipta
sorga dan neraka..bla,..bla,..bla" karena dongeng2 inilah yang
menyebabkan jatuhnya korban manusia dalam sejarahnya.  Dan tanpa
menerangkan secara panjang lebar, saya memberi alternative lain yang
mengubah atau memperbaiki dongeng2 ini dengan menyatakan bahwa "Tuhan
itu cuma mencipta sorga dan hanya kebencian manusialah yang mampu
menciptakan neraka untuk menimbulkan bencana bagi manusia lainnya yang
tidak sama keyakinannya dengan dirinya".

Demikianlah, dengan alternative yang saya berikan diatas, saya
bermaksud memperbaiki atau menyempurnakan dongeng2 agama terutama
dongeng2 agama Islam dan agama Kristen yang dalam sejarahnya banyak
menumpahkan darah umat manusia yang tidak berdosa akibat kepercayaan
umat kepada dongeng yang menyatakan bahwa Allah/Tuhan menciptakan
sorga dan neraka.

Saya memberi alternative untuk mengubah dongeng2 ini untuk mencegah
dan menghentikan pertumpahan darah tanpa perlu melarang mereka yang
percaya.  Dalam hal ini bukan tujuan saya untuk membuat orang yang
tidak percaya menjadi percaya dongeng2 agama.

Mereka yang tidak percaya agama maupun dongeng2nya tidak perlu
mengadopsi alternative dongeng yang saya berikan untuk dipercayanya. 
Namun sebaliknya, untuk mereka yang percaya atau diracuni kepercayaan
agamanya, dengan merubah dongeng2 ini diharapkan bisa mencegah dan
menghentikan perilaku mereka yang menghalalkan pertumpahan darah atas
nama Allah atau Tuhannya.


> atau pernyataanmu itu tidak ada yang benar, juga tidak
> ada yang salah?
> iya, begitu?
> 


Kalo anda mau menganggapnya seperti itu, saya tidak akan
menyalahkannya.  Tapi kurang tepat !!!


> jadi, ini semua cuma angan-anganmu?
> ngomong dong....


Bukan, bukan angan2 saya, tetapi saya membantu umat beragama untuk
mengubah angan2nya.  Dari angan2 yang membawa bencana kemanusiaan
menjadi angan2 yang membagi kebahagiaan kepada semua manusia atas
dasar tidak mem-beda2kan agama kepercayaan dalam ber-angan2.

Kalo semua umat beragama cuma percaya "Allah/Tuhan menciptakan sorga
tak pernah menciptakan Neraka...", maka pengaruhnya terhadap sikap
semua umat beragama akan besar sekali tanpa harus mengubah doktrin2
ajaran agamanya sama sekali.  Dengan cara2 atau kegiatan spiritual
yang kita namakan "spiritualitas agama2" seperti inilah kita bisa
mengubah perilaku umat beragama dari kegiatan saling membunuh menjadi
saling membagi kebahagiaannya, bukan menyebarkan kebiadaban atau
malapetaka kepada sesama manusia yang lain agamanya.

Jadi enggak benar kalo ada yang menganggap saya cuma mengkritik ajaran
agama tanpa memberi alternative pemecahannya, karena semua tulisan2
saya sebenarnya bukanlah cuma mengkritik ajarannya, juga menunjukkan
alternative pemecahannya yang sama sekali bukan bersifat anti agama
untuk menjadikan umat pindah agama ataupun menjadi tidak beragama.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke