http://www.antara.co.id/seenws/?id=44514

Kapolri Tegaskan Pembunuh Pendeta Irianto Sudah Diidentifikasi


Jakarta (ANTARA News) - Pelaku teror pembunuhan yang telah menewaskan Pendeta 
Irianto Kongkoli di Palu, Sulteng, pagi ini, sudah berhasil diidentifikasi 
pihak kepolisian, demikian penegasan Kepala Kepolisian Negara RI (Kapolri), 
Jenderal Pol. Sutanto, di Jakarta, Senin.

Usai menghadiri rapat tertutup dengan Tim Poso di DPR RI, Jakarta, bersama 
sejumlah pejabat, diantaranya Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan 
(Menko Polhukam), Widodo AS, Kapolri menjelaskanm bahwa pihaknya sudah 
mengetahui pelaku penembakan tersebut.

"Kami sudah mengidentifikasi pelaku, dan saat ini kami tinggal mencari 
posisinya ada di mana," kata Kapolri.

Ketika ditanya pers mengenai motif penembakan terhadap Sekretaris Sinode Gereja 
Kristen Sulawesi Tengah (GKST) itu, Sutanto belum dapat memastikan.

"Kami tidak bisa menduga-duga isi otak orang, dan tim penyidik sudah secara 
terus-menerus melakukan langkah-langkah," demikian Jenderal Pol. Sutanto. (*)


Copyright © 2006 ANTARA

16 Oktober 2006 16:18







+++++

Antara News  16 Oktober 2006 

Seorang Pendeta Tewas Ditembak di Palu

Palu (ANTARA News) - Pendeta Irianto Kongkoli MTh, Sekretaris Umum Sinode 
Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), Senin sekitar pukul 08.15 Wita, ditembak 
orang tak dikenal di Jln Monginsidi, Kecamatan Palu, Selatan.

Informasi yang dihimpun ANTARA di lokasi kejadian perkara (TKP) menyebutkan 
bahwa korban saat itu hendak berbelanja bahan bangunan di toko Sinar Sakti.

"Tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api dan korban langsung jatuh 
terkapar ke lantai dengan luka tembak di bagian kepala," ujar sumber yang 
enggan disebut namanya. 

Beberapa saat kemudian aparat dari Polda Sulteng dan Polresta Palu tiba dan 
langsung mengamankan TKP dengan memasang police line.

Korban bersama istrinya langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bala Keselamatan 
Palu terletak di Jln Wood Ward yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari TKP 
untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, korban yang mengalami luka tembak di bagian kepala itu akhirnya 
meninggal dunia.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih sementara berada di RS Bala 
Keselamatan.

Belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian setempat mengenai peristiwa 
penembakan tersebut. Tapi sesaat setelah kejadian, aparat langsung mengadakan 
razia dalam wilayah Kota Palu.(*)


Copyright © 2006 ANTARA

16 Oktober 2006 11:17


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke