REFLEKI: Sudah punya laptop bukan berarti tidak boleh punya satu lagi. Berapa 
banyak anggota DPRD diseluruah NKRI? Bila APBN tak mampu utuk memungkinkan 
setiap anggota mendapat satu laptop extra, masih bisa berhutang ke luarnegeri 
untuk tujuh turunnan. 

http://www.suarapembaruan.com/News/2007/03/29/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Anggota DPRD DIY Ternyata Sudah Punya Laptop
 

[YOGYAKARTA] Anggota DPR akhirnya harus gigit jari karena urung mendapatkan 
laptop. Namun ternyata di DI Yogyakarta, para anggota DPRD justru sudah 
memiliki laptop sejak tiga bulan lalu. 

Anggota DPRD DIY yang berjumlah 55 orang itu, masing-masing mendapat satu buah 
laptop seharga Rp 12 juta. 

Menurut Ketua Komisi B DPRD DIY, Basuki Rakhmat, laptop itu hasil pengadaan 
tahun 2006. "Jadi sebelum sekarang ribut-ribut kembali ke laptop seperti Tukul 
Arwana, kami sudah biasa memakai laptop," ujarnya, Rabu (28/3). 

Pengadaan laptop itu, lanjutnya, terkait pertimbangan kebutuhan kerja. "Dewan 
memerlukan akses data yang cepat. Laptop menjadi pilihan. Jadi memakai laptop 
ini bukan gagah-gagahan atau sekadar latah. Semua semata-mata karena 
pertimbangan kebutuhan demi menunjang kinerja dewan," ujarnya. 

Dengan laptop, lanjutnya, berarti anggota DPRD DIY bukanlah kelompok masyarakat 
yang gagap teknologi. Sejak dua tahun lalu, setiap anggota telah mendapatkan 
kursus untuk mengakses informasi melalui jaringan internet. Setelah mendapatkan 
kursus, anggota DPRD telah melek teknologi. 

"Sekarang banyak anggota punya email. Jadi kalau masyarakat ingin menyampaikan 
aspirasi dapat pula memanfaatkan email setiap anggota. Saya kira ini bentuk 
kemajuan," ucapnya. 

Meski begitu Basuki mengatakan komputer jinjing itu bersifat pinjam-pakai. 
Artinya, setelah masa bakti berakhir pada 2009, laptop dikembalikan ke 
Sekretariat DPRD. "Setiap unit laptop itu diberi tempelan keterangan bahwa 
laptop itu milik negara bukan milik pribadi," jelasnya 

Dari Sekretariat DPRD diketahui nilai proyek itu mencapai Rp 550 juta. 
Pengadaan laptop dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, sembilan laptop 
dibagikan pada 2005 kepada para pimpinan dan ketua komisi, kemudian 46 laptop 
lagi diberikan kepada anggota pada 2006. 


"Demam" Laptop 

Sementara itu, dari Padang dilaporkan, "demam" laptop juga telah sampai ke kota 
itu. Setelah ada proyek laptop di DPR, anggota DPRD Padang juga ikut-ikutan 
meminta laptop. DPRD Padang menganggarkan Rp 20 juta per unit laptop. Proyek 
itu segera ditenderkan karena anggarannya sudah dialokasikan dalam APBD 2007 
sebesar Rp 880 juta. 

Ketua DPRD Kota Padang, Hadison Apt menolak berkomentar ketika ditanya 
Pembaruan, Rabu (28/3), tentang rencana itu. "Saya sedang sibuk, sedang ada 
acara," katanya. Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Padang Syafril Basyir juga 
tidak mau berkomentar. Kendati demikian, menurutnya, rencana pembelian 44 unit 
laptop memang ada dan dananya akan diambil dari APBD 2007. 

Rencana itu mengundang protes dari sejumlah tokoh masyarakat. Irwan Syofyan, 
Ketua Kelompok Pedagang Pasar (KPP) Padang menilai harga laptop tersebut sangat 
mahal. Apalagi melihat kinerja anggota DPRD yang malas-malasan. Proyek itu 
hanya membuang-buang uang. "Pakai komputer sajalah, tidak usah beli laptop. 
Lha, anggota DPRD saja banyak yang tidak paham pakai komputer, apalagi laptop," 
katanya. 

Sebaliknya, anggota Komisi D DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Siti 
Zakiah SP mengatakan laptop sangat diperlukan, karena sarana seperti komputer 
sangat minim di DPRD Padang. Menurutnya, perjalanan dinas ke lapangan banyak 
yang ber- hubungan dengan laptop dan proyektor. 

"Saya memang sangat membutuhkan sekali laptop, karena biasanya kami menyewa 
proyektor saat bertugas," katanya. 

[152/BO/A-16] 


Last modified: 28/3/07 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke