---------- forwarded message ---------- From: zebaoth_jehova99 <[EMAIL PROTECTED]> Date: 12 Apr 2007 23:38:42 -0700 Subject: [debat_antar_agama] Re: Subject: [debat-alkitab] Setan menaruh kata-kata pada lidah Muhammad To: [EMAIL PROTECTED]
--- In [EMAIL PROTECTED], "zebaoth_jehova99" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Subject: [debat-alkitab] Setan menaruh kata-kata pada lidah Muhammad > (Ibn Ishaq > 165-167) > > Muhamad dan para penyembah berhala di Mekah > > Ketika masih di Mekah, Muhamad mencoba membujuk kaum Mekah bernama > Quraysh agar > menerima Islam. Mereka tidak mengacuhkannya tetapi Muhamad semakin > gigih > memaksakan pandangannya. > > Turunlah ayat ini: > > Have you thought of al-Lat and al-Uzza and Manat, the third ... these > are the > exalted Gharaniq [3] whose intercession is approved. (Ibn Ishaq, pp. > 165-166) > > Al-Lat, al-Uzza dan Manat adalah dewa2 berhala yg dipuja di Mekah. > Sebelumnya, Muhamad menentang mereka tetapi sekarang Muhammad > MENERIMA berhala2 > tsb dan menyatakan bahwa intersesi mereka disetujui Allah > (their "intercession > is approved"). Penjelasan Muslim kemudian ttg mengapa Muhamad > akhirnya menerima > berhala2 ini adalah bahwa Setan-lah yg memasukkan kata2 ini pada > lidah Muhamad. > > Setan ... menaruh kata2 ini pada lidah Muhamad "these are the exalted > Gharaniq > whose intercession is approved". (Ibn Ishaq, pp. 165-166) > > Muhamad melafalkan kata2 ini seakan2 datang dari Allah, padahal dari > Setan. > Itulah yg dimaksudkan dgn Ayat Setan. > > Kini setelah Muhamad menyatakan pengakuan atas berhala2 Quraysh, > mereka kemudian > menerimanya. Mereka senang dgn cara ia berbicara ttg dewa-dewi mereka > dan > mulailah mereka mendengarkannya. .. kata mereka, "Muhamad menanggapi > dewa-dewa > kami secara luar biasa". (Ibn Ishaq, p. 166) > > Berhasil juga akhirnya Muhamad menarik perhatian Quraysh. Mereka > menerima > Muhamad karena ia menerima dewa dewi mereka. Namun beberapa waktu > kemudian, ia > menyadari kesalahannya. Alasan Muslim ? Muhamad ditegur oleh Jibril > (ada yg > menganggapanya malaikat). > > Jibril datang kpd rasul dan berkata , "Apa yg kau lakukan, Muhamad? > Kau > membacakan kdp orang2 ini sesuatu yg tidak saya turunkan padamu dari > Allah dan > kau mengatakan apa yg tidak saya katakan." (Ibn Ishaq, p. 166) > > Muhamad sekarang berubah pikiran dan mengatakan bahwa Allah berpesan > kpdnya agar > berbicara menentang dan menolak berhala2 itu. > > Suku Quraysh-pun bereaksi: "Karena Allah, Muhamad menyesali apa yg > dikatakannya > ttg dewa2 kami dan mengubahnya dgn pernyataan baru." (Ibn Ishaq, p. > 166-167) > > Muhamad kini harus menjelaskan kpd baik pengikutnya maupun kaum > Quraysh mengapa > ia berubah pikiran ttg berhala mereka dan tidak lagi menerima mereka. > Alasannya > ada dlm ayat ini. > > Belum pernah Kami mengirim nabi yg keinginannya tidak ingin dirubah > oelh Setan. > Tetapi Allah membatalkan campur tangan Setan itu dan menegaskan > wahyuNya. > (Qur'an 22:52, Dawood) > > Peristiwa ttg Muhamad melanturkan kata2 Satan dan sementara menerima > berhala dan > polytheisme perlu dikomentari. > > 1. Ingat bahwa Quran sendiri yg mengatakan bahwa Setan suka > memalsukan keinginan > Muhamad (Qur'an 22:52). Ibn Ishaq, Wakidi, Ibn Sa'd dan Tabari bahkan > mengakui > peristiwa ini. Kalau peristiwa ini ditulis oleh orang2 yg menentang > Islam, maka > kita boleh curiga bahwa peristiwa ini dibuat2 guna menjelek2kan > Muhamad. Tetapi > mungkinkah Ibn Ishaq, Wakidi, Ibn Sa'd, dan Tabari meng-ada2 ttg > pengakuan > Muhamad akan dewa berhala ? Kemungkinan itu jelas kecil. > > 2. Qur'an juga mengatakan bahwa nabi2 lain dijebak Setan. Adam kejebak > (7:189-192), begitu pula Aaron (4:163, 7:150-153). Kedua nabi ini > dihukum karena > kelakuan buruk mereka. Mereka menyesal dan Tuhan memaafkan. Jadi > jelas seorang > nabi bisa saja kejebak. Qur'an mengatakannya dan nabi2 sebelumnya > melakukannya. > > 3. Qur'an juga mengatakan bawha beberapa surah Qur'an mengalami > perubahan. > > Dan tatlakal Kami merubah ayat dgn ayat lain - dan Allah tahu akan > apa yg > diturunkanNya - mereka akan mengatakan kpdmu (Muhamad), "Kau seorang > pemalsu !" > (Qur'an 16:101, Arberry) > > Ini karena orang2 mulai mengeluh ttg Muhamad karena ia merubah2 > ayat2nya. > > Contoh lain bgm Muhamad merubah dan menyesuaikan sebuah ayat. > > Diriwayatkan Al-Bara: Diwahyukan: "Tidak sederajad adalah muslim yg > duduk (di > rumah) dan mereka yg berjuang di jalan Allah." (Qur'an 4:95) > > Nabi mengatakan, "Panggil Zaid dan suruh ia membawa papan tulis, > tinta dan > tulang (utk menulis)." Lalu ia berkata, "Tulis: Tidak sederajad > adalah Muslim yg > blablabla ...", dan pada saat itu 'Amr bin Um Maktum, yg buta, duduk > dibelakang > nabi. Katanya, "O Rasulullah ! Apa perintahmu bagi diriku karena saya > buta ?" > Nah, sbg ganti ayat tsb, ayat ini diturunkan: > "Tidak sederajad adalah Muslim yg duduk (di rumah), KECUALI mereka yg > cacat > badan atau buta atau lumpuh, dgn mereka yg berjuang di jalan Allah." > (Qur'an > 4:95) (Sahih al-Bukhari: volume 6, book 61, number 512) > > Kesaksian diatas jelas menunjuk pada modifikasi Q4:95. Jadi Ayat2 > Setan bukanlah > satu2nya contoh modifikasi. Dan ternyata kebiasaan memodifikasi ayat > ini memang > bagian dari perkembangan Quran. > > 4. Muhamad berdosa. Menerima berhala dan polytheisme adalah dosa. > Memang > akhirnya Muhamad menyesal tetapi ini menunjukkan adanya keleahan dlm > hidupnya. > > Peristiwa ini tidak boleh diacuhkan. Ini menunjukkan bawha Muhamad, > spt anda dan > saya, harus juga mengaku bersalah dan meminta pengampunan: > > (Muhamad sembahyang) O Allah! Ampuni kesalahan dan kebodohan saya dan > kelakuan > saya yg melewati batas kebaikan; dan ampunilah segala kelakuan saya > yang Kau > lebih tahu dari saya. O Allah! Ampunilah kesalahan yg saya lakukan > secara > senda-gurau ataupun serius, dan maafkah kesalahan saya yg secara > tidak disengaja > maupun yg disengaja ... (Sahih Al-Bukhari: vol 8, book 75, number 408) > > Ketahuilah (O Muhammad) bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan minta > pengampunan > bagi dosamu dan bagi Muslim (Qur'an 47:19, Pickthall). > > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - --- -- > --- > > Appendix: The complete account of Muhammad speaking the Satanic > verses as > recorded by Ibn Ishaq. > > Now the apostle was anxious for the welfare of his people, wishing to > attract > them as far as he could. It has been mentioned that he longed for a > way to > attract them, and the method he adopted is what Ibn Hamid told me > that Salama > said M. b. Ishaq told him from Yazid b. Ziyad of Medina from M. b. > Ka`b > al-Qurazi: When the apostle saw that his people turned their backs on > him and he > was pained by their estrangement from what he brought them from God > he longed > that there should come to him from God a message that would reconcile > his people > to him. > > Because of his love for his people and his anxiety over them it would > delight > him if the obstacle that made his task so difficult could be removed; > so that he > meditated on the project and longed for it and it was dear to him. > > Then God sent down "By the star when it sets your comrade errs not > and is not > deceived, he speaks not from his own desire," and when he reached His > words > "Have you thought of al-Lat and al-`Uzza and Manat the third, the > others" [4], > Satan, when he was meditating upon it, and desiring to bring it ( sc. > reconciliation) to his people, put upon his tongue "these are the > exalted > Gharaniq [5] whose intercession is approved". When the Quraysh heard > that, they > were delighted and greatly pleased at the way in which he spoke of > their gods > and they listened to him; while the believers were holding that what > their > prophet brought from their Lord was true, not suspecting a mistake or > a vain > desire or slip, and when he reached the prostration and the end of > the Sura in > which he prostrated himself the Muslims prostrated themselves when > their prophet > prostrated confirming what he brought and obeying his command, and the > polytheists of Quraysh and others who were in the mosque prostrated > when they heard the mention of their gods, so that everyone in the > mosque > believer and unbeliever prostrated, except al-Walid b. al-Mughira who > was an old > man who could not do so, so he took a handful of dirt from the valley > and bent > over it. Then the people dispersed and the Quraysh went out, > delighted at what > had been said about their gods, saying, "Muhammad has spoken of our > gods in > splendid fashion. He alleged in what he read that they are the > exalted Gharaniq > whose intercession is approved". > > The news reached the prophet's companions who were in Abyssinia, it > being > reported that Quraysh had accepted Islam, so some men started to > return while > others remained behind. > > Then Gabriel came to the apostle and said , "What have you done, > Muhammad? You > have read to these people something I did not bring you from God and > you have > said what He did not say to you. > > " The apostle was bitterly grieved and was greatly in fear of God. So > God sent > down (a revelation), for he was merciful to him comforting him and > making light > of the affair and telling him that every prophet and apostle before > him desired > as he desired and wanted what he wanted and Satan interjected > something into his > desires as he had on his tongue. > > So God annulled what Satan had suggested and God established His > verses i.e. you > are just like the prophets and apostles. > > Then God sent down: "We have not sent a prophet or apostle before you > but when > he longed Satan cast suggestions into his longing. But God will annul > what Satan > has suggested. > > Then God will establish his verses, God being knowing and wise"[6]. > Thus God > relieved his prophet's grief, and made him feel safe from his fears > and annulled > what Satan had suggested in the words used above about their gods by > his > revelation "Are yours the males and His the females? > > That were indeed an unfair division" ( i.e. most unjust); "they are > nothing by > names which your fathers gave them" as far as the words "to whom he > pleases and > accepts" [7], i.e. how can the intercession of their gods avail with > Him ? > > When the annulment of what Satan had put upon the prophet's tongue > came from > God, Quraysh said: "Muhammad has repented of what he said about the > position of > your gods with Allah, altered it and brought something else." (Ibn > Ishaq, pp. > 165-167) > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
