Refleksi: Kalau di Jawa Barat tempat pemerintah pusat bermukin keadaan 
kemiskinan bertambah, bagaimana dengan tempat yang jauh di mata? Jauh dimata 
jauh dihati, yang miskin bertambah miskin, yang kaya bertambah kaya, demikian 
kata orang waras. 

http://www.suarapembaruan.com/News/2007/08/02/Nusantar/nus01.htm

SUARA PEMBARUAN DAILY 

Penduduk Miskin di Jawa Barat Bertambah

[BANDUNG] Jumlah penduduk miskin di Jawa Barat (Jabar) bertambah dibandingkan 
pada bulan Juli tahun 2005. Hingga bulan Maret 2007, jumlah penduduk miskin itu 
mencapai 5,46 juta jiwa. Jumlah ini setara dengan 13,5 persen dari seluruh 
penduduk Jawa Barat. 

"Jumlah penduduk miskin itu naik 0,32 persen dari data bulan Mei 2005 yang 
mencapai 5,14 juta jiwa," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, Lukman 
Ismail di Bandung, Rabu (1/8). 

Lukman mengatakan jumlah penduduk miskin di pedesaan lebih besar daripada di 
perkotaan. Berdasarkan survei yang dilakukan BPS, jumlah penduduk miskin di 
pedesaan mencapai 2,8 juta jiwa sedangkan di perkotaan jumlahnya 2,65 juta 
jiwa. 

Dari data yang ada, persentase penduduk miskin di pedesaan dan perkotaan tidak 
banyak berubah. Persentase penduduk miskin yang berada di pedesaan pada Juli 
2005 jumlahnya sekitar 52,4 persen sedangkan pada bulan Maret 2007, 
persentasenya sebesar 51,3 persen. "Garis kemiskinan yang diambil pada Maret 
2007 adalah sebesar Rp 158.579 per kapita per bulan. Angka ini naik 18,6 persen 
dibanding Juli 2005 yang sebesar Rp 133.701 per kapita," katanya. 

Komoditi makanan terhadap garis kemiskinan lebih mendominasi dibanding komoditi 
bukan makanan, seperti perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan. Untuk 
Maret 2007, sumbangan faktor makanan terhadap garis kemiskinan mencapai 73,68 
persen. 

Kondisi ini, lanjutnya, terpengaruh dengan adanya inflasi, yang selama 
Januari-Juli 2007 mencapai 1,8 persen. Khusus selama Juli 2007 terjadi inflasi 
gabungan tujuh kota di Jabar, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Bekasi, Bogor, 
Sukabumi dan Banjar, sebesar 0,57 persen. 

Tujuh kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi tertinggi pada pendidikan, 
rekreasi dan olahraga, sebesar 1,52 persen. Kelompok bahan makanan 1,36 persen, 
makanan jadi dan rokok 0,4 persen, kesehatan 0,33 persen, sandang 0,24 persen 
dan perumahan 0,15 persen serta komunikasi dan jasa keuangan 0,01 persen. 

Inflasi gabungan ke tujuh kota itu merupakan inflasi kelima yang terjadi selama 
2007. Inflasi pada Juli 2007 juga tercatat sebagai inflasi tertinggi, sehingga 
menyebabkan inflasi sejak Juli 2006-Juli 2007, atau 12 bulan terakhir total 
mencapai 5,08 persen. 


Menurun 

Sementara itu, Kepala BPS Sulawesi Selatan (Sulsel), Maryadi Mardian 
mengatakan, jumlah penduduk miskin di Provinsi Sulsel mengalami penurunan. 
Maret 2007 tercatat sebesar 1,083 juta atau 14,11 persen dari jumlah penduduk 
Sulsel 7, 7 juta jiwa, sedangkan periode Maret 2006 penduduk miskin sebanyak 1, 
111 juta atau 14,57 persen. 

"Dibanding tahun 2006, jumlah penduduk Sulsel yang hidup di bawah garis 
kemiskinan mengalami penurunan sekitar 28.000 orang," jelasnya. 

Maryadi tak merinci daerah mana saja dari 23 kabupaten dan kota di Sulsel yang 
memiliki penduduk miskin terbesar. Namun menurutnya, pengurangan jumlah 
penduduk miskin di daerah perkotaan lebih besar yaitu sekitar 14.000 orang, 
sedangkan di daerah pedesaan di Sulsel mencapai sekitar 13.000 orang. [153/148] 


Last modified: 1/8/07

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke