Bangsa Amerika Bertekad Menjawab Kebiadaban Terorist Jihad Islam !!!

Sejarah telah membuktikan, bangsa Amerika tidak pernah mundur dalam
menghadapi tantangan ancaman dari manapun juga.  Dan sejarah juga
membuktikan bahwa Amerika selalu berhasil dan menang dalam membalas
serangan darimanapun datangnya.

Terorist Jihad Islam sudah lebih dulu membuka berbagai serangan2 yang
belum dibalas dengan keras oleh bangsa Amerika.  Namun kesabaran
bangsa Amerika sudah tiba dititik ambang batas kesabarannya. 
Kekerasan akan dijawab dengan penumpasan.  Syaria Islam yang biadab
akan dijawab dengan HAM dan Demokrasi yang melindungi seluruh umat
manusia tanpa mem-beda2kan agamanya.


> adi setiawan wawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Dalam kampanye capress Amerika menyatakan:
> "Jika diberikan kepada saya untuk membuat keputusan,
> saya akan memberitahu bahwa serangan ke atas negara
> kita akan di balas dengan serangan terhadap tempat
> suci Mekah dan Madinah," ujarnya dikutip CNN.
> Pernyataan ini disampaikan saat kampanye memperebutkan
> jabatan sebagai presiden Amerika di Iowa, AS.
> 
> Pernyataan Tom ini disampaikan dengan apa yang
> disebutnya sebagai 'tindakan pencegahan' terhadap
> gerakan Islam.
> 


Anda benar, inilah pernyataan nurani bangsa Amerika yang sejati, jadi
bohong pernyataan di berbagai mesjid yang menyatakan makin banyak
orang Amerika yang tertarik kepada Islam.

Yang pasti Tom membuat pernyataan seperti itu bukan berarti dia
berperasaan seperti itu, tetapi dia menyadari bahwa mayoritas bangsa
Amerika mempunyai perasaan seperti itu sehingga dia berusaha agar bisa
terpilih menjadi presiden mewakili mereka.

Jadi tulisan anda perlu disebarkan di mesjid2 agar umat Islam memahami
bahwa Syariah Islam tidak populer di Amerika.  Juga merupakan
peringatan untuk menghentikan dukungan maupun perlindungan kepada
semua terorist jihad Islam yang masih mencoba menegakkan Syariah Islam.

Tulisan anda juga merupakan jawaban dan juga bantahan yang menuduh
tindakan Bush yang menghancurkan Taliban dan membentuk kubu anti
terorist Jihad Islam tidak didukung orang2 Amerika dan dunia.

Tulisan anda membuktikan bahwa tindakan Bush didukung sepenuhnya oleh
bangsa Amerika dan dunia.  Apabila nanti Bush turun, penggantinya akan
lebih tegas menghadapi para terorist jihad Islam.  Tidak ada kata
ampun bagi mereka yang membunuh, memperkosa, dan menjarah umat lainnya
yang tidak berdosa.  Kita sedang dalam proses kearah sana.

Seluruh umat beragama, Kristen, Katolik, Hindu-Buddha, Confusius,
Zoroaster, Atheist, agnostic, dan juga Islam, akan bersatu padu dalam
penumpasan terorist jihad Islam yang memaksakan Syariah Islam dimuka
bumi ini.  Seluruh umat beragama termasuk umat Islam sudah
mengeluarkan pernyataan mereka di UN, yaitu menolak Syariah Islam
karena Syariah biadab ini melanggar HAM dan anti-demokrasi.

Sebagai umat Islam, kita wajib jujur mengakui kejahatan2 ajaran agama
kita sendiri yang bukan saja menebarkan kebencian dan bencana kepada
umat lainnya juga menebar bencana kepada sesama umat kita sendiri. 
Saya mengajak anda semua umat Islam di Indonesia untuk menyatakan
permohonan maaf kepada saudara2 kita dari jemaah Islam Ahmadiah untuk
perlakuan biadab dari sesama umat Islam atas nama Syariah Islam.  Juga
kita sebagai umat Islam telah terlupa untuk memohon maaf kepada semua
amoy2 yang menjadi korban pemerkosaan massal oleh ulama2 soleh yang
berusaha memperbanyak pahala mereka.  Semoga permohonan maaf saya ini
bisa meringankan dosa2 umat yang seagama dengan saya.

TIDAK ADA TEMPAT BAGI SHARIAH ISLAM untuk ditegakkan dimuka bumi ini
karena Syariah Islam melanggar HAM, melanggar nilai2 kemanusiaan, dan
penyebab semua malapetaka dan bencana kemanusiaan.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke