Saat nonton tayangan empat mata di trans TV, saya terhibur, dengan dialog 
diselingi joke2 segar dari pelawak Thukul dan team empat mata
yang membuat kita tidak jenuh, saat butuh refreshing murah meriah yang kita 
miliki yakni nonton tv...

Disaat hampir semua TV menayangkan sinetron yang itu-itu saja (maksudnya: 
sinetron kita dibuat tanpa skenario jalan cerita yang pasti, bisa dirubah 
tengah jalan, atau malah sebelumnya belum ada skenario, karena dibuat mendadak 
sebelum shooting, karena kebutuhan agar dapat membuat episode menjadi panjang, 
sehingga menghasilkan sinema yang hampir seragam jalan ceritanya, bahkan sering 
tidak sesuai dengan judulnya lagi, meski dibalut dengan judul yang aneh2, mulai 
dari remaja sampai nuansa seolah agamis)

Kalau tidak sinetron yang itu2 saja, TV kita ya menayangkan film asing yang 
sudah diputar berkali2 baik oleh TV yang lain atau malah TV yang sama itu 
sendiri,

Tayangan empat mata menjadi salah satu acara yang selain bisa hilangkan 
kelelahan dengan hiburannya.

Tapi jika diperhatikan dan diikuti dengan cukup seksama, dibalik kelucuan 
maupun tema yang dibawakan bisa memberi kita info2 baru, ada sesuatu hal lain 
yang sering disentuh oleh acara ini...

Misalnya tayangan dengan menghasilkan bintang tamu pengasong, dimana bintang 
tamu yang dihadirkan bersama artis cantik dessy ratnasari itu tidak merasa 
minder, dan selain mendengarkan dialog dengan bintang2 yang hadir, sambil 
tergelak-gelak kita juga mendengar jawaban yang kocak dari pengasong, betapa 
dia pernah kena razia petugas tramtib dan aparat, 
sudah dihukum untuk push-up dan jalan sambil jongkok dengan jarak yang jauh, 
dagangan pengasong itu juga disita petugas.
dengan santai sambil cengar-cengir pengasong juga menceritakan bahwa petugas 
minta imbalan 300 ribu agar pengasong dapat menebus dan mengambil barang 
dagangannya lagi.. dengan maksud agar bisa berdagang lagi... dibayarlahlah uang 
tebusan 300rb rupiah tadi...
ternyata setelah diambil, barang dagangannya tinggal tempatnya, sedangkan 
rokok, permen dan seluruh dagangannya telah habis diambili oleh petugas...

bisa dibayangkan betapa sangat cerdas merancang acara yang spontan ini, penuh 
dengan kelucuan, tapi sesekali memberi renungan yang cukup dalam..
betapa mereka yang sudah mampu ternyata seringkali merampas hak warga lain yang 
lebih tidak mampu... lha iya harusnya orang kaya itu membantu orang miskin, eh 
ternyata dalam tayangan itu tergambar betapa orang kaya malah seringkali 
merampas hak dan penghidupan orang miskin... hebatnya lagi jika direnungkan 
dalam kehidupan kita sehari2... jangan2 kita secara tidak sadar sering 
melakukan hal yang sama....

hebatnya itu disajikan dalam acara yang penuh canda, dengan berbagai thema dan 
berbagai bintang tamunya, mulai bintang film, artis, penyanyi, dunia malam, 
dukun, guru  dsb... dan tidak dengan nada menggurui...
maka jika diamati betapa tayangan, yang kadang diselingi dengan wajah jelek 
thukul  yang sesekali seolah iseng menjahili bintang tamunya yang cantik, atau 
saling mengejek diantara bintang tamu, pembawa acara dan malah melibatkan 
penonton... cukup banyak pesan yang coba disampaikan oleh team empat mata 
termasuk thukul salah satunya...
mulai dari cinta tanah air, jangan pakai narkoba, penghijauan, keperdulian 
terhadap sesama, cinta kasih,  dsb...

 maka saya salut pada team empat mata, dan saya yakin ini adalah kerja team, 
meski yang ditonjolkan adalah mas thukul sebagai icon... ini team yang sangat 
cerdas...

selamat dan jalan terus tayangan bermutu bagi masyarakat indonesia

dengan ini sebenarnya tersirat harapan... betapa sebenarnya sumber daya manusia 
kita mampu, menghasilkan karya yang bermanfaat..., menghibur dan 
menyenangkan... sekaligus tidak menjerumuskan masyarakat

Sekali lagi saya berharap para pekerja ,pembuat, penentu  acara tayangan TV dan 
Film serta dunia hiburan yang lain...

masa depan anak cucu kita , 
masa depan masyarakat kita, 
masa depan bangsa kita....
salah satunya tergantung dari apa yang anda isi kepada kepala mereka dalam 
produk tayangan anda..
karena dalam perkembangan masyarakat ini TV menjadi salah satu media hiburan 
yang murah dan meriah... 
sehingga jika dipaksa menonton tayangan yang itu2 saja tanpa punya alternatif 
yang lain (karena semua stasiun TV menayangkan tontonan dengan tema, alur dan 
jenis yang sama)... bisa-bisa anak2 kita, cucu kita... hanya jadi pecundang 
dinegeri sendiri...




      
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke