Islam Agama Pencipta Bencana Yang Bisa Dimanfaatkan
Amerika berhasil memanfaatkan Islam untuk menghancurkan komunis yang
menjadi musuh ideologinya. Tapi dalam hal ini, Amerika sama sekali
tidak perlu berterima kasih kepada Islam dan tak perlu memberi tanda
jasa kepada Islam.
Islam itu ajaran yang mengadu domba umatnya sendiri, sehingga agama
ini mudah dimanfaatkan Amerika tanpa perlu keluar biaya untuk mengadu
domba karena mereka akan menjadikan umatnya domba2 yang siap diadu
tanpa harus dibayar, tanpa harus dipaksa, tanpa harus dididik lagi,
semua dilakukan dengan ikhlas dengan impian mendapat pahala dan
bidadari nantinya disorga.
Ciri2 dan ajaran Islam memang cuma untuk menimbulkan bencana, tidak
pernah ada ajaran Islam yang bisa menciptakan bahagia. Lalu kenapa
setelah berhasil menghancurkan komunis Amerika harus berterima kasih
kepada Islam??? Sama sekali tidak perlu, karena keberhasilan Islam
menghancurkan komunis itupun atas jasa teknologi senjata dari Amerika
sedangkan umat Islam hanyalah dibutuhkan jiwanya saja untuk dijadikan
korban2 yang diyakininya akan masuk ke sorga. Justru umat Islam
inilah yang harusnya berterima kasih kepada Amerika yang membantunya
melancarkan perjalanan menuju kesorga dengan membawa banyak pahala.
> "tawangalun" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sudahlah anda sendiri yang woro2 bahwa
> pengotak G-30-S itu Amerika,kenapa mesti
> mengecam Islam yang tinggal mbacutke.
> Kalau bukan karena Islam PKI belum bisa
> bubar,jadi Amerika harus matur nuwun .
>
Mana tulisan saya mengecam Islam dalam pembunuhan massal 1965 ???
Yang saya katakan bahwa Islam itulah yang harus bertanggung jawab atas
pembunuhan yang dilakukannya itu bukan bersembunyi dan menyalahkan
Tentara.
Kejadian ini khusus saya tulis untuk membuktikan bukan mengecam, bahwa
Islam memang biasa diajarkan untuk melemparkan tanggung jawab, seperti
911 dituduhnya Mossad, pemerkosaan massal amoy2 dituduhnya pemuda
Kristen, Amrozy terorist Bali dituduhnya agen CIA.
Bahwa ajaran Islam seperti itu tak perlu dikecam melainkan perlu
dilarang, perlu dimusnahkan, karena kalo cuma dikecam sama sekali
tidak ada manfaatnya.
Yang saya kecam justru Sukarno, si tolol ini. Dia menciptakan Nasakom
untuk mengganyang imperialist, dia pikir modal revolusi itu adalah
umat agama dan anggauta komunist. Jadi karena merasa berhasil
mempersatukan kekuatan revolusi kaum agama dan Komunist maka Sukarno
melarang Komunist dan kaum agama bentrok akibat diadu domba oleh
imperialist. Amerika cuma memperalat umat Islam untuk diberi jalan
mengejar pahala membantai semua umat yang bukan Islam agar nantinya
dimasa depan mereka yang jadi korban pembunuhan Islam akan berdendam
kepada Islam untuk diperalat lagi memusnahkan Islam !!!
Sementara itu, kekuatan komunis bagi Amerika cukup dipereteli secara
politik melalui ABRI saja dan Suharto telah menunaikan tugasnya dengan
baik. Sebaliknya, politik Amerika itu berjangka panjang, semua
korban2 Islam justru ditolong, diberi Asylum, diberi pendidikan,
diberi modal, diterima masuk jadi tentara US Force untuk kemudian
kembali disusupkan ke Indonesia untuk membalas dendam dan kebencian.
Semuanya ini jelas tak perlu ditutupi oleh Amerika, dan kalo memang
Islam di Indonesia mau menghindari rencana Amerika ini pun enggak
susah2 banget, gampangnya jangan main bunuh saja. Tapi karena memang
ajaran aselinya mewajibkan main bunuh, maka yang bekerja disini bukan
lagi otak tapi keimanan yang hasilnya akan memukul balik menjadi
bencana yang memusnahkan Islam itu sendiri, dan inilah yang
dimanfaatkan Amerika diseluruh dunia baik di Indonesia, Iraq,
Afghanistant, dan juga di Turki dimana umat Islam membantai orang2
Armenia yang bukan Islam. Setelah 911, ternyata bangsa Armenia yang
telah diselamatkan Amerika berusaha mengambil kesempatan untuk
membalas dendam membantai muslim diseluruh Timur Tengah. Namun bagi
Amerika waktunya belum tiba, Amerika masih butuh minyak Arab Saudia
agar aman dari gangguan.
Ajaran Islam itu menarik dipelajari oleh ahli2 strategi politik dan
militer di Amerika, karena ajaran Islam itu merupakan ajaran untuk
menanamkan dendam, menanamkan kebencian, menanamkan fitnah, dan
menanamkan segala bentuk kejahatan yang pernah dilakukan manusia
didunia ini. Itulah sebabnya, Amerika tak perlu lagi mengadu domba
karena mengadu domba itu enggak murah biayanya. Islam itu jaminan
mutu karena mereka saling beradu menjadi domba tanpa harus diadu domba.
Renungkanlah, Islam adalah agama bunuh diri, membunuh sesamanya, tak
perlu diperangi, tapi diberi kesempatan untuk mereka memerangi umatnya
sendiri seperti memusnahkan umat sesama Islam dari Ahmadiah, dari
Sunni, dari Syiah, dan semuanya saling memusnahkan sesama Islam saja.
GAMPANG DAN JELAS BUKAN ??? Bukan Amerika yang menciptakan Islam
tapi cuma Amerika yang bisa menarik manfaat ajarannya yang biadab
tanpa perlu Amerika memperktekan kebiadaban itu sendiri. Namun
Amerika berhasil menghancurkan musuhnya dengan cara2 biadab melalui
Islam sementara Amerika sendiri tetap memperlakukan semua umat manusia
secara paling beradab.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/