From: "singo menggolo" <[EMAIL PROTECTED]>
cut--->
Jadi masuk akal juga bila ada pendapat bahwa:Amerika tidak mengalami KRISIS 
KEUANGAN,tetapi Amerika sedang melakukan PERANG dunia III dengan BOM 
EKONOMI!!.
++++
Aku setuju dengan statement diatas, hanya aku lebih melihat bukan Amerika 
yang melakukan perang ekonomi.
Aku melihat peranan RRT sebagai nomor satu yang membuat perang ekonomi, dan 
lawan nya Amerika.

Beberapa tahun yang lalu, Amerika sudah bisa dibilang memohon dengan 'amat 
sangat' kepada RRT untuk mendevaluasikan Ren Ming Bi nya, karena Amerika 
tidak bisa berkutik dengan masuknya barang produksi RRT ke Amerika.

Akibatnya Amerika mau tidak mau banyak melakukan relokasi pabrik ke RRT agar 
nilai produksinya masih bisa eksis dipasaran, dan sudah bisa diduga 
akibatnya pengangguran meningkat.
Pemerintah Amerika yang jelas tidak bisa memerintahkan RRT untuk 
mendevaluasikan nilai mata uangnya, bertambah pusing karena solusi masih 
belum ketemu, dan ditambah dengan kebijakan politik luarnegeri yang mirip 
memindahkan sampah ke dalam karpet, Irak digempur, padahal Irak memiliki 
hubungan yang cukup baik dengan RRT, dengan kondisi seperti ini naik lah 
harga minyak mentah dunia, dimana kenaikan harga minyak mentah dunia aku 
'perkirakan' bukan keinginan Amerika, karena untuk minyak mentah dunia bisa 
dibilang Amerika termasuk terboros didunia, akibatnya rakyat Amerika kena 
jedot lagi karena harus membeli BBM dengan harga tinggi, dengan demikian 2 
kali sudah Amerika kena Bom ekonomi.

Amerika dengan perputaran uang dipasar saham bisa dibilang memegang peranan 
penting, sehingga perubahan yang cukup besar akan mengakibatkan dunia 
Ekonomi goncang.
Siapa yang paling rugi bila dunia Ekonomi goncang ?, bisa dibilang seluruh 
pengusaha yang suka bermain di pasar saham yang paling pertama kena tembak, 
dalam hal ini bukan saja pengusaha Amerika, termasuk juga konglomerat dari 
negara lain yang memang suka bermain di dunia saham.

Saham jenis derivatif bisa dibilang produk dagangan jenis baru, dimana baru 
dikenal dalam kurun waktu 20 tahunan ( ? ), dan mulai di jadi kan target 
'perjudian' dibursa saham sejak menjelang tahun 2000 an ( berbarengan dengan 
rengekan Amerika untuk mendevaluasikan Remingbi nya ), dimana banyak pemain 
saham yang dengan gagah berani masuk ke bisnis usaha jenis ini, dengan 
obyect utama dibidang perumahan, jual beli saham bisa dibilang sangat mudah, 
cukup dengan modal dari bank account dan memiliki jaringan internet, jual 
beli bisa dibilang tinggal klik tombol komputer, karena peminatnya dari 
seluruh dunia yang memiliki jaringan internet, maka perputaran uang pun 
menjadi perputaran uang dunia.
Seseorang yang tidak memahami permainan saham, bisa dengan mudah menjadi 
tertarik dengan jual beli saham ini, karena obyect yang didagangkan bisa 
dibilang dalam bentuk investasi rumah. ( biarpun tidak jelas berapa nilai 
sebuah rumah, di iming iming bukan jual beli, melainkan kontrak, sehingga 
investasi tidak hilang, bila dijual maka untung hanya sekali sedang kontrak 
bisa terus menerus setiap tahun meningkat )

'Tangan tak terlihat/aku perkirakan Amerika' melihat bahwa saham jenis ini 
merupakan salah satu alat yang bisa membuat semua negara di dunia ikut 
terlibat bilamana dijadikan peluru.
Dan Bom....dijadikan alat ketiga untuk perang ekonomi, dengan target aku 
kena kamu-kamu-kamu juga harus kena.......tujuan utama penataan ulang sistim 
ekonomi di Amerika, terutama dibidang produksi konsumsi, dengan harapan 
pengurangan pengangguran.

Perang masih belum selesai, di Amerika masih sempoyongan RRT sudah mulai 
ancang ancang lagi dibidang pertanian/perkebunan dimana target 2009/2010 
seluruh petani di RRT mendapatkan penghasilan sebanyak 2 kali lipat 
dibandingkan dengan sekarang.
Dan produk pertanian bisa dibilang bom ke empat dari perang ekonomi.

Adapun krisis saat ini bisa dibilang negara negara non satelitnya Amerika 
'kurang' berdampak langsung, seperti blok UE sudah memiliki pasukan gerak 
cepat dengan menggelontorkan uang agar tidak terjadi rush besar besaran, 
demikian juga dengan negara negara yang memiliki cadangan devisa besar.

So what next ?............hiyyyy seyemmmmm

sur.
ps.
Solusi win win solution ?.......ikuti saran si jabrik Paul Krugman 
percayalah dia Nabi ku.


 nuwun sewu,

singo. 


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke