Refleksi : Kalau Indonesia negara kaum kafir, apa boleh buat bila termasuk negara terkorup, tetapi negara berazaskan a´gama dan ada Departemen Agama [Depag] dan boleh dibilang di setiap sudut jalan di kota maupun desa ada rumah ibadah. Penghuni negara serta para petinggi negara rajin beribadah dan melakukan ritual agama, persiden dan para petinggi rezim kalau berbicara di depan umum di dalam negeri mau pun di luarnegeri, di forum-forum internasional selalu pakai kata-kata agama bagai malaekat menyampaikan sabda dan wahyuNya, tetapi sekalipun demikian NKRI termasuk negara terkorup. Apakah tidak aneh bin ajaib?
http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/10/27/indonesia-masih-masuk-negara-terkorup Indonesia Masih Masuk Negara Terkorup Rabu, 27 Oktober 2010 - 21:33 WIB | More JAKARTA (Pos Kota) - Indonesia masih terpuruk di peringkat 110 negara bersih korupsi. Posisinya sebenarnya naik satu tingkat dari tahun lalu yang bertengger di urutan 111 dari 178 negara. Namun, meski naik sedikit, Indeks Persepsi Korupsinya (IPK) tetap saja jeblok yaitu 2,8. Bandingkan dengan 3 negara yang dianggap paling bersih dari korupsi yakni Denmark, Selandia Baru dan Singapura yang memiliki IPK tertinggi 9,3. "Jika dilihat secara makro, korupsi di Indonesia memang ada di semua lini. Permasalahan terbesarnya adalah karena lembaga-lembaga hukum di Indonesia juga justru mengalami masalah ini," ungkap juru bicara Transparency International (TI) Indonesia, Fraaky Simanjuntak kepada Pos Kota, Rabu (27/10). "Padahal mereka itu seharusnya yang jadi penegak dan pemberantas korupsi di Indonesia," tambahnya lagi. Survey yang dilakukan TI ini dilakukan pada 178 negara sejak Januari 2009 sampai September 2010. Nilai diberikan kepada tiap-tiap negara dengan skala 0 (untuk negara terkorup) hingga 10 untuk negara dengan tingkat korupsi terendah. PERINGKAT 5 DI ASTENG untuk Asia Tenggara, Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai negara yang bersih dari korupsi di bawah Thailand (3,5), Malaysia (4,4), Brunei Darussalam (5,5) dan Singapura (IPK=9,3). Singapura, seperti dilansir The Straits Times (TST) berhasil naik peringkat karena dianggap mampu menegakkan hukum. Kepala TI bagian pengawasan korupsi perusahaan, Francois Valerian, menyatakan, "Singapura mampu menegakkan peraturan dan hukum di sektor umum, administrasi dan juga dalam pemerintahannya." Juanita Riano, pengawas peringkat Indeks Persepsi Korupsi, mengatakan tidak ada perubahan metodologi dalam mengkompilasi daftar tahun ini. Dia menegaskan, indeks yang dipakai untuk mengukur persepsi korupsi tidak berarti negara tersebut bebas korupsi' (tst/embun/B) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
