http://www.sinarharapan.co.id/berita/content/read/pt-pindad-akan-ekspor-senjata-ke-vietnam/

Senin 01. of November 2010 13:03 
PT Pindad Akan Ekspor Senjata ke Vietnam


     
Hanoi - PT Pindad akan meng­ekspor senjata ke Viet­nam. 

Menteri Pertahanan Pur­nomo Yusgiantoro bulan lalu telah memberikan contoh 
senjata serbu produksi PT Pindad ke Menteri Pertahanan Viet­nam. Pihak Vietnam 
memang belum memastikan akan meng­impor senjata tersebut, namun mereka merasa 
penting mela­kukan kerja sama pertahanan dengan Indonesia.


Duta Besar Indonesia di Vietnam, Pitono Purnomo, di sela-sela penyelenggaraan 
Kon­ferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Vietnam Con­vention Centre-Hanoi 
(VNCN), Sabtu (30/10) pagi, menga­takan, senjata produksi PT Pindad sudah 
dipaparkan oleh Menham Purnomo Yusgiantoro. Tindak lanjutnya adalah 
ditandatanganinya nota kesepahaman pertahanan antara Indonesia dengan Vietnam 
di Istana Presiden Vietnam, Rabu (27/10) lalu. "Mudah-mudahan ini (paparan 
Menhan-red) ada kemajuan karena pihak Viet­nam pun tampaknya memberikan sinyal 
perlunya kita bekerja sama dalam bidang ini," ujar Pitono. Ia menjelaskan, nota 
kese­pahaman tersebut memang hanya payung yang perlu  di­bicarakan lagi oleh 
tim teknis dari kedua negara. "Kami dari pihak kedutaan akan fasilitasi untuk 
itu," katanya. 


Nota kesepahaman perta­ha­nan ditandatangani oleh Purnomo bersamaan dengan nota 
kesepahaman bidang ke­lautan dan perikanan yang ditandatangani Menteri 
Ke­lautan dan Perikanan Fadel Muhammad. 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang ikut menyaksikan penandatanganan MoU itu 
bersama Presdien Vietnam Nguyen Minh Triet mengatakan, MoU tidak saja 
memperkuat bidang pertahanan dan kelautan-perikanan, tetapi juga mempererat 
hubungan antara kedua negara yang sudah terjalin selama ini.


Pitono juga mengaku kalau hubungan Indonesia-Vietnam selama ini praktis tak 
mengalami kendala berarti. Hanya persoalan nelayan Vietnam yang sesekali harus 
terdampar hingga perairan Indonesia karena tertiup angin dan badai serta tidak 
memiliki peralatan GPS dalam perahu atau kapal motor saat berlayar. Titik 
perhatian Indonesia dengan Vietnam saat ini terutama membangun kerja sama 
bidang ekonomi. Karena itu, pemerintah Indonesia me­ngajak Vitenam untuk 
sama-sa­ma mengelola sumber daya alam seperti migas dan batu ba­ra serta 
sektor-sektor lainnya. Ekspor Indonesia ke Viet­nam saat ini mencapai US$ 1,7 
miliar, sementara impor hanya kurang dari US$ 800 juta. Pitono mengatakan, 
umum­nya ekpor Indonesia ke Vitenam berupa alat-alat elektronik dan minyak, 
sementara impor dari Vietnam berupa hasil-hasil pertanian dan perkebunan.
(inno jemabut)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke