Refleksi : Apakah kerugian yang diderita akan menjadi alasan utama untuk  
diprivatisasi? Mengapa rugi?

http://www.lampungpost.com/aktual/berita.php?id=20930

      Jum'at, 5 November 2010 
     

      EKONOMI
     
     
     
     

10 BUMN Rugi Sepanjang 2010


      JAKARTA (LampostOnline): Sampai dengan kuartal III-2010 ada 10 BUMN yang 
masih mengalami kerugian. Total kerugian 10 BUMN tersebut mencapai sekitar 
Rp1,5 triliun.

      Berdasar data Kementerian BUMN, Jumat (5-11), kerugian terbesar diderita 
Perum Bulog, yaitu Rp684,885 triliun. (Lihat tabel). "Perum Bulog akan meraih 
keuntungan di akhir 2010 ini karena adanya dana public service obligation (PSO) 
yang diberikan pemerintah," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Jakarta, 
Jumat (5-11).

      Mustafa mengatakan Kementerian BUMN memiliki komitmen untuk melakukan 
restrukturisasi terhadap BUMN yang merugi, dengan melibatkan PT Perusahaan 
Pengelola Aset (PPA) dan BUMN itu sendiri. "Dari 10 BUMN yang rugi terbesar 
tersebut, 4 BUMN, yakni Kertas Kraft Aceh, PT PAL, Industri Sandang, dan Balai 
Pustaka sedang berada dalam penanganan atau due dilligence restrukturisasi oleh 
PT PPA," kata dia.

      Sebaliknya, dalam jangka waktu 9 bulan di 2010, 25 BUMN besar berhasil 
mencetak laba Rp 64,199 triliun. Dari jumlah tersebut, Pertamina menjadi 
penyumbang laba terbesar.

      "Kinerja 25 BUMN pada kuartal III-2010 secara garis besar ada 
pertumbuhan, dengan kenaikan aset dan ekuitas. Jumlah pendapatan usaha dan laba 
bersih juga meningkat," kata Mustafa.

      Dari 25 BUMN tersebut, ada 9 BUMN yang laba bersihnya di kuartal III-2010 
sudah menembus pencapaiannya di 2009. Sembilan BUMN tersebut, antara lain BNI 
118,93%, AP II 133,26%, KS 213,76%, dan Antam 157,29%. 

      Daftar 10 BUMN yang merugi Tahun 2010:

      * Perum Bulog rugi senilai Rp 684,885 miliar

      * PT Kertas Kraft Aceh rugi senilai Rp 155,806 miliar (selama semester 
I-2010)

      * PT PAL Indonesia rugi senilai Rp 132,876 miliar (selama semester I-2010)

      * PT Dirgantara Indonesia rugi senilai Rp 109,245 miliar

      * PT Industri Sandang Nusantara rugi senilai Rp 106,287 triliun (selama 
semester I-2010)

      * PT Asuransi Kredit Indonesia rugi senilai Rp 102,028 miliar

      * PT Pelni rugi senilai Rp 89,981 miliar

      * PT Balai Pustaka rugi senilai Rp 66,679 miliar (selama semster I-2010)

      * PT Kertas Leces rugi senilai Rp 53,807 miliar

      * PT Perkebunan Nusantara XIV rugi senilai Rp 49,771 miliar. (ANT/E-1/L-1)
     


 Cetak Berita

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke