Refleksi :  Demo antikorupsi, polisi tembak mahasiswa; pantas banyak jenderal 
polisi berdompet tebal.


http://www.tempointeraktif.com/hg/makassar/2010/12/09/brk,20101209-297798,id.html

Demo Antikorupsi, Sudah 12 Mahasiswa Makassar Tertembak   
Kamis, 09 Desember 2010 | 14:42 WIB

  
Aparat menembaki mahasiswa saat terjadi bentrok didepan kampus Universitas 
Muslim Indonesia Makassar, Kamis (9/12). Bentrok terjadi saat mahasiswa 
menggelar unjuk rasa memperingati hari anti korupsi dan berusaha masuk ke dalam 
kantor Gubernur tapi dihalau oleh polisi. Puluhan mahasiswa luka terkena peluru 
karet pada bentrok tersebut. TEMPO/Kink Kusuma Rein




TEMPO Interaktif, Makassar - Korban terus bertambah dari pihak mahasiswa akibat 
bentrokan dengan polisi. Sebanyak delapan mahasiswa kembali terkena tembakan 
polisi. Sebelumnya empat mahasiswa terkena timah panas dan mereka dilarikan ke 
rumah sakit. Total yang tertembak hingga laporan ini ditulis pukul 16.25 
sebanyak 12 mahasiswa.

Para korban tersebut bernama Randi, Muhammad Fadli, Muhammad Nur, Fitria, 
Muhammad Fajri, Ashar, Herman, dan Astra. Dua diantara mereka diduga terkena 
peluru tajam, dan enam lainnya diduga terkena peluru karet.

Dugaan tersebut muncul setelah para mahasiswa menemukan selongsong peluru tajam 
di lapangan. Para mahasiswa itu ada yang terkena tembakan di bagian dada, 
kepala, dan tangan. 

Mereka kemudian dilarikan ke unit gawat darurat Rumah Sakit Ibnu Sina untuk 
mendapatkan perawatan. Sampai saat ini, mereka masih ditangani tim dokter.

Sebelumnya ada empat mahasiswa yang juga terkena tembakan polisi. Diduga mereka 
terkena peluru karet. Keempat mahasiswa tersebut adalah Oppi (mahasiswa 45 
Makassar), dan tiga mahasiswa UMI bernama Andi, Iwan, dan Ramadan.

Beberapa mahasiswa yang dimintai konfirmasi belum memberikan penjelasan soal 
kejadian itu. Mereka masih sibuk membalas serangan dari polisi.

Pantauan di lapangan, polisi menambah pasukan pengamanan. Satu kompi personel 
dari Brigadir Mobil Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan bersenjata lengkap 
didatangkan ke lokasi. Mereka membantu polisi yang sejak tadi terus mendesak 
para mahasiswa.

Sampai sore ini, mahasiswa terus saja beraksi. Mereka membalas serangan polisi 
dengan lemparan batu. Setelah bantuan dari Brigadir Modil datang, polisi 
semakin beringas. Mereka berhasil mendesak mahasiswa masuk ke dalam kampus. 
Terdengar beberapa kali tembakan polisi ke dalam kampus. 

Bentrokan ini bermula di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan, siang tadi. 
Para mahasiswa yang berunjuk rasa memperingati hari antikorupsi berusaha masuk 
ke dalam kantor tersebut, tapi dihalau oleh polisi. Bentrokan antara polisi dan 
mahasiswa kemudian terjadi.

ABD RAHMAN 





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke