Lepas dari urusan konstitusi, gégér yang dibuat SBY soal Yogya ternyata mirip dengan kegégéran yang dibuat PM Kerajaan Inggris, David Cameron. Kalau SBY kebelet menggusur sistem kerajaan dari wilayah republik, maka Cameron tampat bernapsu membangun demokrasi di wilayah kerajaan.
"We have not hired a Czar," tegas Cameron. "This is a big advance for people power!" pekiknya sebulan setelah dilantik dengan bersumpah setia kepada sang ratu. Membuat anggota gengnya (Partai Konservatif) di Whitehall bertepuk ragu kendati mengumbar senyum. Gégér merebak. Idea seputar Big Society yang dilempar Cameron tidak bisa tidak membuat Partai Buruh seperti dapat hadiah peluru untuk memberondong Cameron. Peluru yang terbuat dari kalimat barbarnya madam Thatcher yang selagi jadi kupu-kupu besi pernah judes begini: "There is no such thing as 'Society' " ... Yang menarik - dan bisa ditiru untuk kasus Yogya - adalah sambutan dingin khalayak kiri Inggris. Dengan kalem mereka selalu balik bertanya: "Anda percaya mereka (pemerintah-parlemen-kerajaan) benar-benar serius akan memprioritaskan agenda demokrasi sosial mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan?" ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
