Ini namanya fitnah. Tunggul Ametung merupakan kepala daerah bawahan Kerajaan Kediri pada masa pemerintahan Kertajaya (1185 - 1222). According to a Chinese source in the book of Chu-fan-chi written around 1200, Chou Ju-kua described that in the Southeast Asian archipelago there were two powerful and rich kingdoms: Srivijaya and Java (Kediri). In Java he found that people adhere two religions: Buddhism and Hinduism. http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara_pada_era_kerajaan_Islam
Jadi pada saat Tunggul Ametung berkuasa, agama Islam belum berkembang atau bahkan belum masuk ke Pulau Jawa. Jadi Tunggul Ametung tidak mengenal apa yang dinamakan shalat subuh. --- In [email protected], "muskitawati" <muskitaw...@...> wrote: > > Tunggul Ametung Juga Dibunuh Ken Arok Habis Shalat Subuh !!! > > Memang habis shalat subuh itu waktu yang tepat lagi sepi2nya cuma dikawal > pengawal terpercaya dan sahabat yang paling dekatnya saja. Tentu enggak > mungkin ada musuh yang bisa menyusup masuk untuk membunuh. Tapi kalo > pengawal sendiri atau sahabat terdekat tentu enggak perlu menyusup masuk > karena selalu berada disammping sang Raja, siapa bisa percaya kalo > pengawalnya atau sahabat terdekatnya bahkan isterinya ikut bersekongkol > membunuh sang caliph Tunggul Ametung dengan keris Allah. > > Nantinya, sahabat bisa bercerita dan nulis sejarah dengan kesaksian > pengawalnya yang paling dipercaya tentunya, bahwa si pembunuh itu adalah Kebo > Ijo yang masih pengawal sang Raja. Tapi pembunuh sebenarnya adalah Ken Arok > sahabat sang raja, atau Utzman orang yang paling dekat dengan Caliph Umar. > Beda dengan nabi Muhammad yang buta huruf, Umar, Utzman dan Yazid adalah > keluarga terpelajar yang ahli menulis dan membaca sehingga gampang merekayasa > tulisan sejarah bahwa Kebo Ijo lah sipembunuh Caliph ini tapi sudah beres > kita gantung. > > > "Tawangalun" <tawangalun@> wrote: > > Umar itu ditikamnya dimasjid ketika > > solat Subuh.Penikamnya bisa ditangkap > > dan ketahuan bahwa dia orang Majusi. > > La yg ditanya orang2 yg dekat Umar. > > Waktu Tunggul Ametung ditikam, pembunuhnya ketangkep basah dan ditangkap oleh > anak buah Ken Arok yang jadi saksinya juga. Dan Ken Arok adalah orang paling > dekat yang dipercaya oleh Tunggul Ametung. Ketangkep basah langsung > digantung, dan Ken Arok diangkat jadi rajanya. > > Jadi memang enggak usah didebat, karena sama halnya pembunuh umat ketangkep > basah oleh orang dekat Umar yaitu Utzman yang kemudian ternyata pembunuhnya > orang majusi yang langsung digantung dan Utzman menggantikan Umar. > > Cuma kusir saja yang beranggapan cerita Utzman lebih benar dari ceritanya Ken > Arok, keduanya sama2 pembunuh jadi wajar ceritanya juga sama. Buktinya bisa > dikonfirmasi dengan pembunuhan keluarga Muhammad sampai ke-akar2nya oleh para > pembunuh yang sama yang gagal menyebarkan cerita2 bohongnya. > > Saling bunuh turun temurun masih ada generasi penerusnya koq, masih ada > bukti2nya koq. Sunni dan Syiah yang saling membunuh sekarang ini khan masih > sambungan cerita pembunuhan zaman dulu. > > Sekarang keturunan raja Arap ini akan memegang kekuasaan turun temurun > kecuali dia dibunuh seperti Abu Bakar, seperti Umar, seperti Utzman, seperti > Yazid, tapi raja Arab Saudia sekarang ini caliph yang lebih kuat dari mereka2 > karena dibackingi Amerika. Siapa yang bisa membunuh raja Arab Saudia kalo > dibackingi Amerika ??? > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
